Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Skandal TKA: Massa Tuding Imigrasi & Kemnaker Main Peras

by Visioner Indonesia
Juni 25, 2025
in HUKUM
Reading Time: 2min read

Jakarta,-Puluhan massa dari Jaringan Pemuda Peduli Demokrasi (JAPRI) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (24/6), mendesak pengusutan praktik pemerasan terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) yang diduga melibatkan oknum pejabat di lingkungan Imigrasi dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Dalam aksinya, massa membawa spanduk besar bertuliskan tuntutan mereka:

“Hentikan Praktik Mafia TKA dan Bongkar Aktor Intelektualnya, Bersihkan Kemnaker & Imigrasi.”

Aksi ini dilatarbelakangi laporan dan temuan dugaan pungutan liar yang sistematis terhadap TKA, yang diduga melibatkan jaringan pejabat dari tingkat atas hingga bawah di lingkungan Ditjen Imigrasi dan Kemnaker.

Koordinator aksi, dalam orasinya menyebut bahwa praktik tersebut bukan hanya merugikan tenaga kerja asing, tapi juga mencoreng wibawa institusi negara.

“Kami mendesak KPK agar segera memeriksa pihak-pihak terkait di imigrasi yang diduga kuat melakukan pemerasan terhadap TKA. Ini bukan oknum biasa, ini sistemik dan diduga melibatkan aktor intelektual di balik layar,” tegasnya di tengah kerumunan massa.

Tiga Tuntutan Utama JAPRI kepada KPK:

  1. Segera periksa pihak Imigrasi yang diduga terlibat dalam praktik pemerasan TKA di Kemnaker
  2. Periksa Direktur Jenderal Imigrasi, Sekretaris Ditjen Imigrasi, Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan, serta jajaran pejabat Imigrasi lainnya
  3. KPK jangan diam! Ungkap peran dan segera tetapkan pihak yang terlibat sebagai tersangka
    1. Aksi ini berlangsung tertib, dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Perwakilan JAPRI juga menyerahkan surat resmi kepada bagian pengaduan masyarakat KPK sebagai bentuk laporan dan dorongan untuk membuka penyelidikan.
    1. Lebih lanjut, JAPRI menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal isu ini hingga KPK mengambil tindakan nyata.

“Kami tidak akan berhenti sampai para mafia TKA dibongkar dan ditindak tegas. Negara tidak boleh kalah dengan praktik rente yang merugikan buruh asing maupun martabat hukum kita,” ujar salah satu orator.

Aksi ini sekaligus menjadi alarm bagi publik bahwa praktik rente dan jual beli kewenangan di sektor ketenagakerjaan dan keimigrasian harus dihentikan.

Previous Post

Kapolri Ziarah ke Makam BJ Habibie dan Jenderal Hoegeng: Makna Penghormatan untuk Nilai Integritas dan Pelayanan

Next Post

Waspada Hoaks Rekrutmen Pertamina: Literasi Digital dan Transparansi Jadi Kunci

Related Posts

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas
HUKUM

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Agustus 20, 2026
Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT
Daerah

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Agustus 20, 2026
Kubu Febrie: Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan
HUKUM

Kubu Febrie: Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan

Agustus 19, 2026
Polda Metro Bongkar Sindikat Materai Palsu, 16 Orang Jadi Tersangka
HUKUM

Polda Metro Bongkar Sindikat Materai Palsu, 16 Orang Jadi Tersangka

Agustus 19, 2026
Polri Tegaskan Status Tersangka Febrie Adriansyah Sah, Punya 2 Alat Bukti dan Keterangan Ahli
HUKUM

Polri Tegaskan Status Tersangka Febrie Adriansyah Sah, Punya 2 Alat Bukti dan Keterangan Ahli

Agustus 19, 2026
21 Orang Bawa Flare dan Bom Molotov Diamankan Jelang Demo UI, JAN Apresiasi Langkah Cepat Polri
HUKUM

21 Orang Bawa Flare dan Bom Molotov Diamankan Jelang Demo UI, JAN Apresiasi Langkah Cepat Polri

Agustus 18, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

TERPOPULER

Eks Dirut PGN Divonis 4 Tahun Bui terkait Korupsi Jual Beli Gas

Orang Dekat Pimpinan DPR Aceh Dihukum Cambuk 22 Kali karena Berzina

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved