Indonesia Visioner
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Warga Tewas Setelah Demo 27 Agustus, Kompolnas: Harus Diusut Tuntas!

by Visioner Indonesia
September 1, 2026
in HUKUM
Reading Time: 2min read
Warga Tewas Setelah Demo 27 Agustus, Kompolnas: Harus Diusut Tuntas!

Jakarta, 1 September 2026 – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta kepolisian mengusut tuntas kasus tewasnya seorang warga bernama Jajang (35) usai mengikuti aksi demonstrasi di kawasan Slipi, Jakarta Barat, pada Kamis (27/8/2026) . Anggota Kompolnas, M. Choirul Anam, menyatakan bahwa kasus ini harus diusut secara profesional, baik melalui proses internal Polri maupun pidana umum, untuk memberikan kepastian dan keadilan bagi korban .

“Peristiwa yang menimpa Jajang ini jangan dibiarkan menggantung. Harus diusut tuntas. Harus diproses secara tegas, termasuk melalui proses pengadilan pidana umum,” tegas Anam dalam keterangannya, Senin (31/8/2026) .

Kronologi Kematian Jajang

Jajang dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit sekitar pukul 22.00 WIB setelah diduga mengalami benturan saat aksi demonstrasi berlangsung. Sekretaris Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Ade Dharmawansyah, mengungkapkan bahwa Jajang mengalami luka di kepala bagian belakang, pembengkakan di otak, dan patah tulang di tiga titik .

Kuasa hukum keluarga, Abdullah, menyatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat Jajang mencoba melarikan diri dari kejaran petugas dan terjatuh dari flyover. “Kami mendengar kejadian tersebut terjadi usai Jajang menghindar dari kejaran petugas, lalu terjatuh,” ujar Abdullah .

Kompolnas Minta Proses Hukum dan Visum

Anam meminta kepolisian menerapkan mekanisme perlindungan saksi dan korban secara profesional. “Kami minta di dalam proses hukum yang sedang berjalan, kepolisian dapat menerapkan mekanisme perlindungan saksi dan korban secara profesional, humanis, dan akuntabel,” ujarnya .

Ia juga mendorong agar tim medis forensik segera melakukan visum untuk memastikan penyebab kematian Jajang serta mengamankan rekaman CCTV untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian .

DPR dan Aktivis Desak Investigasi

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya menyatakan keprihatinan dan meminta aparat keamanan menahan diri dalam menghadapi aksi demonstrasi. Sementara itu, aktivis dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, mengungkapkan bahwa Jajang datang dari Pati untuk mengikuti aksi dan dikabarkan terjatuh dari flyover Slipi .

Kematian Jajang menambah daftar korban dalam demonstrasi tersebut. Sebelumnya, polisi telah menahan 45 tersangka dan mengamankan 160 anak di bawah umur. Komisioner Kompolnas menyatakan Polri telah melaporkan kasus ini ke Divisi Propam dan akan memeriksa anggota di lapangan secara internal . Keluarga korban juga telah melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya untuk menuntut keadilan .

Previous Post

KPK Duga Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Terjadi di Kampus Lain

Next Post

Ibam Kecewa Vonis Nadiem Diperberat: “Keadilan Bukan Ditentukan Suara Mayoritas!”

Related Posts

UU ITE Digugat ke MK: Kewenangan Pemerintah Putus Akses Dinilai “Cek Kosong”
HUKUM

UU ITE Digugat ke MK: Kewenangan Pemerintah Putus Akses Dinilai “Cek Kosong”

September 1, 2026
Romli Atmasasmita: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif, JAN: Modal Kuat Jaga Kepercayaan Publik
HUKUM

Romli Atmasasmita: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif, JAN: Modal Kuat Jaga Kepercayaan Publik

September 1, 2026
Amran “Bersih-bersih” Kementan, 13 Pejabat Dicopot Gara-gara Judol!
HUKUM

Amran “Bersih-bersih” Kementan, 13 Pejabat Dicopot Gara-gara Judol!

September 1, 2026
Ibam Kecewa Vonis Nadiem Diperberat: “Keadilan Bukan Ditentukan Suara Mayoritas!”
HUKUM

Ibam Kecewa Vonis Nadiem Diperberat: “Keadilan Bukan Ditentukan Suara Mayoritas!”

September 1, 2026
KPK Duga Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Terjadi di Kampus Lain
HUKUM

KPK Duga Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Terjadi di Kampus Lain

September 1, 2026
Polri Dinilai Berhasil Cegah Eskalasi Kerusuhan Saat Demonstrasi 27 Agustus
HUKUM

Polri Dinilai Berhasil Cegah Eskalasi Kerusuhan Saat Demonstrasi 27 Agustus

September 1, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

UU ITE Digugat ke MK: Kewenangan Pemerintah Putus Akses Dinilai “Cek Kosong”

Kampung Nelayan hingga Swasembada Garam, KKP Perketat Pengawasan 6 Program Utama

KKP Dorong Sinergi BUMN Percepat Swasembada Garam Nasional 2027

“Prabowo Tutup 290 BUMN, Klaim Hemat Dana hingga Rp50 Triliun”

Dua Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 1.088 Personel Polisi Dikerahkan

Romli Atmasasmita: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif, JAN: Modal Kuat Jaga Kepercayaan Publik

TERPOPULER

UU ITE Digugat ke MK: Kewenangan Pemerintah Putus Akses Dinilai “Cek Kosong”

Kampung Nelayan hingga Swasembada Garam, KKP Perketat Pengawasan 6 Program Utama

KKP Dorong Sinergi BUMN Percepat Swasembada Garam Nasional 2027

“Prabowo Tutup 290 BUMN, Klaim Hemat Dana hingga Rp50 Triliun”

Dua Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 1.088 Personel Polisi Dikerahkan

Romli Atmasasmita: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif, JAN: Modal Kuat Jaga Kepercayaan Publik

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE

Indonesia Visioner - All Rights Reserved