Adanya reshuffle kabinet kerja oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) tak tergiur jika ada tawaran masuk kabinet pemerintahan Jokowi-JK. Ical pun , menyerahkan sepenuhnya soal perombakan kabinet kepada Jokowi.
Usai buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPR Setya Novanto, Jalan Widya Chandra III, Jakarta, Selasa (23/6) Ical menegaskan bahwa tidak dibahas soal reshuffle kabinet. Tetapi lebih banyak membicarakan soal makanan dan hidangan buka puasa. “Enggak ada (reshuffle), enggak ada. Bahasan hanya makan enak,” Tegasnya.
Ia pun yakin Presiden Jokowi memiliki penilaian sendiri soal waktu yang tepat untuk merombak kabinet. Ia memastikan bahwa kader Partai Golkar tidak akan masuk dalam kabinet.
Dukung Dana Aspirasi DPR
Terkait Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau yang dikenal sebagai dana aspirasi, Ical berpendapat dana aspirasi diperlukan. “Dana aspirasi perlu. Itu untuk kepentingan dapil, bukan anggota DPR,” Cetusnya
Menurut Ical, dana pembangunan infrastruktur yang ada saat ini masih kurang untuk mengejar pembangunan di daerah. Meskipun, dana yang masuk ke desa itu sudah jalan dan bagus untuk terus dilanjutkan.
Sedangkan untuk UP2DP ini, kata Ical, adalah program yang diusulkan anggota DPR namun dijalankan oleh pemerintah. Jadi, yang akan bekerja untuk program pembangunan dapil adalah pemerintah. “Kan pemerintah yang melaksanakan, iya lah, pemerintah dong yang kerja,” Imbuhnya
Ia menambahkan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari usulan dana aspirasi tersebut. Mengingat katanya, bukan DPR yang menggunakan anggaran itu. “Kan pemerintah yang laksanakan. Iya lah. Pemerintah dong yang kerja,” kata ARB.
Untuk diketahui, pada sidang paripurna Selasa siang (23/6, tiga fraksi menolak yakni Fraksi NasDem, Fraksi PDI Perjuangan, dan Fraksi Hanura. Walau tiga fraksi yang tergabung dalam koalisi pendukung pemerintah ini tidak sepakat, tetapi Fraksi PKB yang juga pendukung pemerintah, setuju dengan dana aspirasi ini. Sementara sisanya yakni Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi PKS, Fraksi Gerindra, Fraksi PPP, dan Fraksi PAN, menyetujuinya.
Baca: Wasekjen PKB: Tak Ada Alasan Untuk Menolak Dana Aspirasi DPR






