Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Oknum Ojek Pangkalan Pelaku Kekerasan Terhadap Gojek Akan Ditindak Tegas

by Redaksi
Juli 27, 2015
in HUKUM
Reading Time: 2min read
ojek pangkalan akan ditindak tegas jika melakukan kekerasan terhadap gojek
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kehadiran Ojek online yang saat ini digarap oleh perusahaan Go-Jek dan Grabbike rupanya dianggap sebagai ancaman bagi para pelaku ojek konvensional. Kehadiran ojek online yang bisa kita jumpai berseliweran di jalanan kota-kota besar di Indonesia ini rupanya mendapat reaksi yang cukup keras dari para pengojek pangkalan.

Penolakan terhadap kehadiran Go-Jek dan Grabbike bisa dilihat dari banyaknya spanduk-spanduk yang terpasang di beberapa tempat ojek pangkalan. Spanduk itu berisi pernyataan tegas menolak kehadian ojek online di daerah mereka. Driver Go-Jek dan Grabbike tidak boleh menaik atau turunkan penumpang di tempat usaha ojek-ojek pangkalan. Selain itu kabar miris juga beredar di dunia maya bahwa driver Go-Jek sudah ada yang kena ancaman baik psikis maupun kekerasan fisik dari pengojek pangkalan di beberapa titik lokasi.

Menghadapi fenomena ini Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengancam akan menindak dengan tegas siapa saja yang melakukan tindakan kekerasan baik yang menyerang mental atau fisik driver Go-Jek. “Siapa yang melakukan penganiayaan pasti kami tangkap. Sambil diberi pemahaman kepada sesama pengemudi ojek ini,” katanya di Polda Metro Jaya, Senin (27/7).

Persaingan Ojek Pangkalan dengan Ojek Online

Tito juga menghimbau kepada ojek pengkalan agar tidak merasa tersaingi oleh kehadiran Go-Jek. Ia melihat dua tipe penyedia layanan ojek ini tetap memiliki pangsa pasarnya sendiri. Jika segmentasi konsumennya berbeda seharusnya tidak terjadi persaingan antara ojek konvensional maupun ojek-ojek online. Ojek pangkalan menurut Tito memiliki konsumen kalangan bawah, sedangkan Go-Jek dan Grabbike memiliki segmentasi pasar kalangan menengah.

Bagi yang tidak memiliki Android dan hanya butuh transportasi antar komplek atau di dalam perkampungan tentu mereka tidak akan menggunakan jasa ojek online melainkan memilih menggunakan jasa ojek pangkalan, begitu juga sebaliknya. Para pekerja yang berkantor di lokasi-lokasi strategis tentu lebih memilih menggunakan Go-Jek atau Grabbike karena lebih efesien dari segi harga yang pasti dan bisa dibooking lewat layanan yang terdapat di telpon genggam mereka.

Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga mengharapkan jika terjadi persaingan bisnis, sebaiknya dilakukan dengan cara-cara yang sehat, bukan dengan jalan kekerasan.

Tags: GojekGrabbikeOjek Pangkalan
Previous Post

Pasca Pembakaran Masjid di Papua, Kapolres Langsung Diganti

Next Post

Sekjen DPD KNPI DKI Jakarta Tegaskan Mau Tinggal di Jakarta Boleh Asal Tertib

Related Posts

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa
HUKUM

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa

Juli 4, 2026
JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan
HUKUM

JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan

Juni 29, 2026
Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”
HUKUM

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Juni 9, 2026
RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?
HUKUM

RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?

Juni 6, 2026
Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi
HUKUM

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Mei 26, 2026
RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara
HUKUM

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Mei 21, 2026

TERKINI

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

TERPOPULER

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved