Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

PAN tak Ingin Ada ‘Calon Boneka’ di Pilkada Serentak

by Redaksi
Agustus 8, 2015
in HUKUM
Reading Time: 1min read
yandri susanto

Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku siap berkoalisi dengan partai politik lain, untuk mengusung pasangan calon di tujuh daerah yang memiliki calon tunggal pada pilkada serentak. Namun, pengajuan calon tersebut terkendala, dan juga membutuhkan koalisi dengan parpol lain.

“Contoh di Surabaya, kader PAN diusung menjadi calon wali kota sungguhan tapi wakilnya lari. Kemudian di Tasikmalaya memang PAN mendukung incumbent, tapi masih ada enam partai lagi yang belum mengusung,” ujar Ketua DPP PAN, Yandri Susanto, Jumat (7/8).

Ia melanjutkan hal serupa terjadi di Samarinda, Blitar, Timur Tengah Utara, Pacitan dan Kota Mataram, dimana jumlah kursinya belum memadai. “Kita sudah tetapkan calon juga tapi PAN cuma dua kursi disana, tidak bisa. Di Timur Tengah Utara PAN cuma satu kursi, Mataram itu satu kursi, di Pacitan dua kursi dan di Blitar itu kita tujuh kursi,” ungkapnya.

Karenanya, Yandri mengatakan yang terjadi saat ini di tujuh daerah tersebut, PAN tengah berkomunikasi dengan parpol lain untuk mengajukan calon. Ia juga memastikan pengajuan pasangan calon dipersiapkan dengan matang, sehingga tidak ada istilah ‘calon boneka’.

“Sekarang kami sedang bangun komunikasi itu, intinya kita punya nyali untuk bertarung, tidak ada yang pasti di dunia politik, yang dinyatakan pasti menang tapi kalah, yang dinyatakan kalah pasti bisa menang,” ujar anggota Komisi II DPR RI tersebut. Republika

Previous Post

Volkswagen Salip Toyota Sebagai Produsen Mobil Dunia

Next Post

Bunga-bunga Cinta Bung Karno

Related Posts

KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta
HUKUM

KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta

Agustus 23, 2026
KPK Duga Ada Peran Guru di Kasus Korupsi Penerimaan Maba Unsoed, Harga Kursi Rp50-500 Juta
HUKUM

KPK Duga Ada Peran Guru di Kasus Korupsi Penerimaan Maba Unsoed, Harga Kursi Rp50-500 Juta

Agustus 22, 2026
KPK OTT Rektor Unsoed: Jual Beli Kursi di Tiga Fakultas, Kampus Lain Ikut Dievaluasi
HUKUM

KPK OTT Rektor Unsoed: Jual Beli Kursi di Tiga Fakultas, Kampus Lain Ikut Dievaluasi

Agustus 22, 2026
Menteri LH: 355 Perusahaan Berpotensi Disegel Akibat Karhutla, 4 Korporasi Sudah Diselidiki
HUKUM

Menteri LH: 355 Perusahaan Berpotensi Disegel Akibat Karhutla, 4 Korporasi Sudah Diselidiki

Agustus 22, 2026
4 Korporasi Diselidiki Terkait Karhutla Kalbar, Mensesneg Ancam Cabut Izin
HUKUM

4 Korporasi Diselidiki Terkait Karhutla Kalbar, Mensesneg Ancam Cabut Izin

Agustus 22, 2026
Polisi: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Incar Bank Swasta, Pakai Skema 3:1
HUKUM

Polisi: Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Incar Bank Swasta, Pakai Skema 3:1

Agustus 22, 2026

TERKINI

KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta

Menteri P2MI Beberkan Modus Jebakan PMI di Balik Gaji Fantastis: Ini Langkah Nyata Pengawasan

Polda Metro Hadirkan Layanan SIM Gratis hingga Servis Motor untuk Ribuan Ojol di Kopdar Kebangsaan

Wapres Gibran Gendong Bayi Korban Gempa di Flores, Janji Bantu Biaya Kuliah Hingga Selesai

Desil Difokuskan untuk Subsidi BBM Bakal Dikaji Ulang, Pemerintah Tunggu Sensus Ekonomi Rampung

Momen Prabowo Telepon di Tengah Rapat, Minta Pengiriman Bantuan Karhutla Kalteng Dipercepat

TERPOPULER

KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta

Menteri P2MI Beberkan Modus Jebakan PMI di Balik Gaji Fantastis: Ini Langkah Nyata Pengawasan

Polda Metro Hadirkan Layanan SIM Gratis hingga Servis Motor untuk Ribuan Ojol di Kopdar Kebangsaan

Wapres Gibran Gendong Bayi Korban Gempa di Flores, Janji Bantu Biaya Kuliah Hingga Selesai

Desil Difokuskan untuk Subsidi BBM Bakal Dikaji Ulang, Pemerintah Tunggu Sensus Ekonomi Rampung

Momen Prabowo Telepon di Tengah Rapat, Minta Pengiriman Bantuan Karhutla Kalteng Dipercepat

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved