Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Lahirnya Holding Tambang setelah PT Pertamina kuasai PGN

by Aulia Rachman Siregar
Juni 13, 2016
in Migas
Reading Time: 3min read
Lahirnya Holding Tambang setelah PT Pertamina kuasai PGN
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id Jakarta-Persetujuan pembentukan holdingBadan Usaha Milik Negara (BUMN) Tambang masih terus dikebut. Terakhir, kementerian terkait masih membahas Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai landasan hukum sebelum disahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).


“Holding tambang sekarang itu rencananya istilahnya itu PAK (Pembahasan Antar Kementerian), jadi waktu pembahasan RPPnya setelah itu ke Presiden,” kata Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno di Gedung Peruri, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2016).

Landasan hukum tersebut ditargetkan selesai tidak lama lagi. Ia menargetkan holdingBUMN sektor tambang bisa terbentuk 1 bulan setelah lahirnya holding BUMN energi atau usai PT Pertamina mengambil alih PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

“Secepatnya lah, kata bu menteri (Rini Soemarno) kan Pertamina sebelum Lebaran mungkin kita yang tambang sebulan sesudahnya lah, abis Lebaran. Tanggalnya belum tahu, tergantung Pak Presiden,” ungkap Fajar.

Kementerian BUMN akan menunjuk PT Inalum (Persero) sebagai induk. Inalum dipilih sebagai champion atau induk karena 100% sahamnya masih dikuasai negara.

Meski menjadi induk, nama holding BUMN Tambang tidak otomatis langsung bernama Inalum. Kementerian BUMN masih belum memutuskan nama baru, Holding New Company (Indonesia Resources Company).

Di dalam holding baru ini, terdapat PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Timah Tbk (TINS), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Freeport Indonesia sebagai anak usaha. 

Khusus Freeport, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian BUMN saat ini menguasai 9,36% saham perusahaan tambang emas asal Amerika Serikat yang beroperasi di Papua itu. Selain itu, Kementerian BUMN juga tertarik menambah komposisi saham di Freeport yang rencananya melakukan divestasi atau menawarkan sahamnya sebanyak 10,64% sebelum 2019.

Fajar mengaku proses divestasi Freeport Indonesia saat ini masih berada di Kementerian ESDM. Kementerian BUMN saat ini dalam posisi siap bila ditugaskan membeli 10,64% saham Freeport Indonesia.

“Kan sekarang masih di Kementerian ESDM. Kalau sudah ada keputusan, harus beli dan lain-lain, kita sudah siapin semuanya. Kalau dari BUMN, kata Bu Rini siap. Kita tunggu dari ESDM,” ujarnya.

Tags: Pertaminapgntambang
Previous Post

Gol Modric Jadikan Kroasia Pimpin Group D

Next Post

KADER MILITAN PARTAI GOLKAR MALUKU

Related Posts

Timur Tengah Kembali Panas, Rupiah & Mata Uang Asia Lemas
Ekonomi

Gejolak Harga Energi Berlanjut, Rupiah Masih Tertekan

April 27, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol
Ekonomi

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

April 21, 2026
Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga
BUMN

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

April 21, 2026
Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi
Ekonomi

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

April 21, 2026
Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz
Ekonomi

Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz

April 19, 2026
PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon
BUMN

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

TERPOPULER

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved