Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Lahirnya Holding Tambang setelah PT Pertamina kuasai PGN

by Aulia Rachman Siregar
Juni 13, 2016
in Migas
Reading Time: 3min read
Lahirnya Holding Tambang setelah PT Pertamina kuasai PGN

Visioner.id Jakarta-Persetujuan pembentukan holdingBadan Usaha Milik Negara (BUMN) Tambang masih terus dikebut. Terakhir, kementerian terkait masih membahas Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai landasan hukum sebelum disahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).


“Holding tambang sekarang itu rencananya istilahnya itu PAK (Pembahasan Antar Kementerian), jadi waktu pembahasan RPPnya setelah itu ke Presiden,” kata Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno di Gedung Peruri, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2016).

Landasan hukum tersebut ditargetkan selesai tidak lama lagi. Ia menargetkan holdingBUMN sektor tambang bisa terbentuk 1 bulan setelah lahirnya holding BUMN energi atau usai PT Pertamina mengambil alih PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

“Secepatnya lah, kata bu menteri (Rini Soemarno) kan Pertamina sebelum Lebaran mungkin kita yang tambang sebulan sesudahnya lah, abis Lebaran. Tanggalnya belum tahu, tergantung Pak Presiden,” ungkap Fajar.

Kementerian BUMN akan menunjuk PT Inalum (Persero) sebagai induk. Inalum dipilih sebagai champion atau induk karena 100% sahamnya masih dikuasai negara.

Meski menjadi induk, nama holding BUMN Tambang tidak otomatis langsung bernama Inalum. Kementerian BUMN masih belum memutuskan nama baru, Holding New Company (Indonesia Resources Company).

Di dalam holding baru ini, terdapat PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Timah Tbk (TINS), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Freeport Indonesia sebagai anak usaha. 

Khusus Freeport, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian BUMN saat ini menguasai 9,36% saham perusahaan tambang emas asal Amerika Serikat yang beroperasi di Papua itu. Selain itu, Kementerian BUMN juga tertarik menambah komposisi saham di Freeport yang rencananya melakukan divestasi atau menawarkan sahamnya sebanyak 10,64% sebelum 2019.

Fajar mengaku proses divestasi Freeport Indonesia saat ini masih berada di Kementerian ESDM. Kementerian BUMN saat ini dalam posisi siap bila ditugaskan membeli 10,64% saham Freeport Indonesia.

“Kan sekarang masih di Kementerian ESDM. Kalau sudah ada keputusan, harus beli dan lain-lain, kita sudah siapin semuanya. Kalau dari BUMN, kata Bu Rini siap. Kita tunggu dari ESDM,” ujarnya.

Tags: Pertaminapgntambang
Previous Post

Gol Modric Jadikan Kroasia Pimpin Group D

Next Post

KADER MILITAN PARTAI GOLKAR MALUKU

Related Posts

Antrean BBM Subsidi Warnai Momen HUT RI di Pangkalpinang
Daerah

Antrean BBM Subsidi Warnai Momen HUT RI di Pangkalpinang

Agustus 17, 2026
Orang Kaya Akan Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah
BUMN

Orang Kaya Akan Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah

Agustus 15, 2026
Harga BBM Pertamina Sabtu 8 Agustus 2026: Ada Perubahan? Begini Daftar Terbaru
BUMN

Harga BBM Pertamina Sabtu 8 Agustus 2026: Ada Perubahan? Begini Daftar Terbaru

Agustus 8, 2026
Sulap Sampah Jadi Energi Bersih, Pertamina Perkuat Transisi Energi
Daerah

Sulap Sampah Jadi Energi Bersih, Pertamina Perkuat Transisi Energi

Agustus 5, 2026
Kunjungi Tiga Fasilitas Strategis, Komut Pertamina Perkuat Sinergi One Pertamina
BUMN

Kunjungi Tiga Fasilitas Strategis, Komut Pertamina Perkuat Sinergi One Pertamina

Agustus 5, 2026
PLN Masuk ke Sekolah, Siswa Diajak Sulap Sampah Jadi Energi
Migas

PLN Masuk ke Sekolah, Siswa Diajak Sulap Sampah Jadi Energi

Agustus 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Kubu Febrie: Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan

DPR-Pemerintah Finalisasi Regulasi Ojol dan Angkutan Barang, RUU LLAJ Prioritaskan Keselamatan

Peringatan Keras untuk NU: Jangan Biarkan Kepentingan Kuasa Menggerogoti Khittah!

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan

TERPOPULER

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Kubu Febrie: Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan

DPR-Pemerintah Finalisasi Regulasi Ojol dan Angkutan Barang, RUU LLAJ Prioritaskan Keselamatan

Peringatan Keras untuk NU: Jangan Biarkan Kepentingan Kuasa Menggerogoti Khittah!

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved