Ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan mengakhiri pertarungan sengit yang disajikan oleh pasangan Prancis, Baptiste Careme/Ronan Labar lewat rubber game 19-21, 21-17, dan 21-18 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2015).
Kemenangan ini diluar dugaan, Baptiste/Ronan memberikan pertarungan sengit kepada Ganda putra Indonesia Hendra/Ahsan. Pada babak pertama, Juara Dunia 2013 itu dipaksa menyerah dengan skor 19-21. “Jujur, kami kaget dengan permainan Prancis. Penampilan mereka di luar dugaan, mereka tampil bagus di sepanjang pertandingan,” kata Ahsan usai pertandingan, Rabu (12/8/2015).
Namun di babak kedua, Ganda putra Indonesia Hendra/Ahsan mulai menemukan ritme permainan terbaiknya. Baptiste/Ronan sendiri tak mengendurkan permainan dan terus menekan. Namun, set kedua menjadi milik wakil Merah-Putih 21-17.
Sementara dipartai penentuan, kejar-kejaran angka tak dapat dihindarkan. Hendra/Ahsan yang sempat unggul 2-0 justru harus berbalik tertinggal saat papan skor menunjukkan angka 6-4.
Seolah ingin menghabisi lawan dipoin-poin akhir, Baptiste/Ronan seolah ingin mencetak sejarah dengan mengalahkan peraih medali emas Asian Games 2014 itu. Meski akhirnya, wakil Indonesia-lah yang mengklaim tiket babak ketiga.
“Dengan hasil tadi, kami harus siap dari awal pertandingan. Jangan sampai kejadian tadi terulang. Prancis menang di set pertama, kemudian di set kedua dan ketiga poinnya mepet. Di pertandingan selanjutnya kami harus siap dari awal,” sambungnya.
Nantinya, Hendra/Ahsan akan menghadapi pemenang dari duel antara pemain Jepang, Kenta Kazuno/Kazushi Yamada dan pasangan asal Kanada, Adrian Liu/Derrick Ng. “Kami kira semua pemain dan kekuatan bulutangkis sudah sama kuat, apalagi Jepang. Pertandingan melawan Prancis saja merepotkan. Kami harus lebih siap dari awal,” tandasnya.
Wasit Pecundangi Ganda Putra
Sementara itu Pasangan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan tak mampu mengimbangi permainan ketat pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.
Andrei/Hendra dipaksa menyerah hanya dalam dua set, 21-17 dan 21-17. Di set pertama, ganda putra Denmark langsung menekan dan tak memberi kesempatan bagi wakil Indonesia. Tak berbeda jauh dengan babak kedua, pasangan Denmark yang merupakan unggulan ke-15 di turnamen ini masih mendominasi pertandingan.
Andrei/Hendra sendiri tak memungkiri apabila keduanya banyak melakukan kesalahan. Namun, di sisi lain keputusan wasit memberikan kartu merah kepada Hendra membuyarkan fokus mereka di lapangan.
( Baca : Ini Daftar Atlet yang Berlaga di Turnamen Bulutangkis Djarum )


