Jakarta, IndonesiaVisioner-
Kabupaten Banyuwangi, siap menggelar sebanyak 53 festival, disepanjang tahun 2016. Untuk meningkatkan wisatawan luar negeri dan domestik.
53 festival yang menampilkan berbagai potensi Banyuwangi, mulai dari kekayaan seni budaya, event olahraga dan pariwisata serta kearifan lokal, sengaja ditonjolkan sebagai sarana promosi untuk menarik wisatawan agar bisa berkunjung dikabupaten yang berada paling ujung Timur di Jawa.

Foto : Indie/Pemkab Banyuwangi
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Saat dikonfirmasi Visioner, kamis (17/3/2016) mengatakan, Banyuwangi Festival merupakan kalender wisata tahunan yang digelar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi, dimana tahun 2016 penyelenggaraannya dilaksanakan hampir merata di setiap kecamatan, yang diharapakn bisa, berdampak positif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kalau kunjungan wisatanya meningkat, secara otomatis produk ekonomi kreatif penduduk, disekitaran tempat wisata akan laku terjual, yang berdampak terhadap peningkatan kehidupan perekonomian mereka,” ungkap Abdullah Azwar Anas.
Dalam Banyuwangi Festival 2016, sejumlah tradisi asli Banyuwangi, seperti Barong Ider Bumi, Tumpeng Sewu, Tari Seblang, Kebo – Keboan, Puter Kayu, dan Arung Kanal hingga tradisi lainnya, bisa dikenal ke khalayak luas, sehingga tidak hanya kunjungan wisata yang meningkat, namun produk ekonomi kreatif masyarakat bisa ikut merasakan dampaknya.
Bupati Anas menambahkan, 53 festival yang digelar pada tahun 2016 tersebut, bisa memenuhi target kunjungan wisatawan ke Banyuwangi, yang ditarget mencapai 50000 wisatawan mancanegara dan 2 juta wisatawan domestik.
“Dengan adanya banyuwangi Festival, target kunjungan wisatawan ke Banyuwangi pada tahun 2016 bisa terpenuhi,” tambah Anas. (Mr.Vis)






