Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Polemik Status Lahan, Bappeda Sidoarjo Siap Merubah Tata Ruang Relokasi Perumahan Korban Lumpur Di Desa Kedungsolo

by Aulia Rachman Siregar
Juni 11, 2016
in Daerah
Reading Time: 1min read
Polemik Status Lahan, Bappeda Sidoarjo Siap Merubah Tata Ruang Relokasi Perumahan Korban Lumpur Di Desa Kedungsolo
0
SHARES
188
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

INDONESIA VISIONER, SIDOARJO – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Bappeda) Kabupaten Sidoarjo, Ir Sulaksono angkat bicara terkait masalah relokasi rumah korban lumpur Sidoarjo warga Desa Renokenongo di Perumahan Renojoyo Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong. Masalah relokasi lahan korban lumpur Sidoarjo sejak Tahun 2007, murni dilakukan panitia Desa dan REI (Real Estate Indonesia).

Kala itu era kepemimpinan Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso. Lumpur Sidoarjo menyembur 29 Mei 2006. “Setelah dibayar Sidoarjo Warga Renokenongo beli lahan sendiri. Dan dibebaskan sendiri. Karena warga Renokenongo ingin berkumpul satu desa lagi,”jelas mantan Kepala PU Cipta Karya dan Tata Ruang Sidoarjo dikonfirmasi dikantornya.

Dan waktu itu, Tata Ruang masih hijau. Jadi tidak pernah ada perubahan Tata Ruang hingga sekarang masih hijau. Jika ada permasalahan, menginginkan Tata Ruang Hijau jadi lahan Kuning untuk perumahan. Dia siap untuk merubahnya.

“Perubahan Tata Ruang hanya tinggal selangkah saja. Dari Hijau ke lahan Perumahan. Kita tidak pernah tahu soal lahan itu ada TKD nya. Karena era itu saya belum menjabat Kepala Bappeda,”ujar Sulaksono.

Menurut pengamatan Sulaksono, proses pembebasan lahan relokasi korban lumpur berdasarkan kesepakatan bersama. Karena mengingat untuk penanganan dampak sosial musibah Lumpur Sidoarjo yang darurat (emergency).” Waktu itu peresmian peletakan batu pertama dilakukan oleh Gubernur Jatim, “kisah Sulaksono.
Mengenai lahan 10 hektar ada seluas 2,8 hektar tanah TKD. Dia sama sekali tidak mengetahuinya. Bahkan sertifikat induknya milik siapa juga tidak mengetahuinya. (SKM-VIS)

Previous Post

Pemakaman Ali segera dimulai

Next Post

Setelah 70 Tahun Berlalu, Penduduk Krayan Kalimantan Utara Bisa Nikmati BBM Produksi PT Pertamina

Related Posts

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026
Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu
Daerah

Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu

Maret 18, 2026
Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita
Daerah

Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita

Maret 17, 2026
Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng
Daerah

Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng

Maret 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved