Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Polemik Status Lahan, Bappeda Sidoarjo Siap Merubah Tata Ruang Relokasi Perumahan Korban Lumpur Di Desa Kedungsolo

by Aulia Rachman Siregar
Juni 11, 2016
in Daerah
Reading Time: 1min read
Polemik Status Lahan, Bappeda Sidoarjo Siap Merubah Tata Ruang Relokasi Perumahan Korban Lumpur Di Desa Kedungsolo

INDONESIA VISIONER, SIDOARJO – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Bappeda) Kabupaten Sidoarjo, Ir Sulaksono angkat bicara terkait masalah relokasi rumah korban lumpur Sidoarjo warga Desa Renokenongo di Perumahan Renojoyo Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong. Masalah relokasi lahan korban lumpur Sidoarjo sejak Tahun 2007, murni dilakukan panitia Desa dan REI (Real Estate Indonesia).

Kala itu era kepemimpinan Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso. Lumpur Sidoarjo menyembur 29 Mei 2006. “Setelah dibayar Sidoarjo Warga Renokenongo beli lahan sendiri. Dan dibebaskan sendiri. Karena warga Renokenongo ingin berkumpul satu desa lagi,”jelas mantan Kepala PU Cipta Karya dan Tata Ruang Sidoarjo dikonfirmasi dikantornya.

Dan waktu itu, Tata Ruang masih hijau. Jadi tidak pernah ada perubahan Tata Ruang hingga sekarang masih hijau. Jika ada permasalahan, menginginkan Tata Ruang Hijau jadi lahan Kuning untuk perumahan. Dia siap untuk merubahnya.

“Perubahan Tata Ruang hanya tinggal selangkah saja. Dari Hijau ke lahan Perumahan. Kita tidak pernah tahu soal lahan itu ada TKD nya. Karena era itu saya belum menjabat Kepala Bappeda,”ujar Sulaksono.

Menurut pengamatan Sulaksono, proses pembebasan lahan relokasi korban lumpur berdasarkan kesepakatan bersama. Karena mengingat untuk penanganan dampak sosial musibah Lumpur Sidoarjo yang darurat (emergency).” Waktu itu peresmian peletakan batu pertama dilakukan oleh Gubernur Jatim, “kisah Sulaksono.
Mengenai lahan 10 hektar ada seluas 2,8 hektar tanah TKD. Dia sama sekali tidak mengetahuinya. Bahkan sertifikat induknya milik siapa juga tidak mengetahuinya. (SKM-VIS)

Previous Post

Pemakaman Ali segera dimulai

Next Post

Setelah 70 Tahun Berlalu, Penduduk Krayan Kalimantan Utara Bisa Nikmati BBM Produksi PT Pertamina

Related Posts

Massa Bakar Kantor PT Timah di Belitung, Penambang Tolak Penghentian Pembelian Bijih
Daerah

Massa Bakar Kantor PT Timah di Belitung, Penambang Tolak Penghentian Pembelian Bijih

Agustus 9, 2026
Demo Massal di Belitung, Penambang Timah Desak Pemerintah Segera Terbitkan Perpres dan Buka Pembelian
Daerah

Demo Massal di Belitung, Penambang Timah Desak Pemerintah Segera Terbitkan Perpres dan Buka Pembelian

Agustus 9, 2026
Wamenpar: Festival Lembah Baliem Perkuat Ekonomi Masyarakat Papua Pegunungan
Daerah

Wamenpar: Festival Lembah Baliem Perkuat Ekonomi Masyarakat Papua Pegunungan

Agustus 9, 2026
PHK 1.900 Karyawan GNI, Suami Istri Terdampak Efisiensi
Daerah

PHK 1.900 Karyawan GNI, Suami Istri Terdampak Efisiensi

Agustus 9, 2026
Kebakaran Bromo Mengganas, TNBTS Tutup Total Akses Wisatawan
Daerah

Kebakaran Bromo Mengganas, TNBTS Tutup Total Akses Wisatawan

Agustus 9, 2026
Polda Metro Tegaskan Jakarta Aman dan Terkendali: Aktivitas Masyarakat Normal, Ekonomi Lancar
Daerah

Polda Metro Tegaskan Jakarta Aman dan Terkendali: Aktivitas Masyarakat Normal, Ekonomi Lancar

Agustus 8, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Mantan Asisten Bongkar Kelakuan Richard Lee: “Tega, Tak Berperikemanusiaan!”

Dokter Tirta Buka Suara soal Nakes Hina Pasien BPJS: Jangan Jumawa, Bijaklah Bermedia Sosial!

Selebgram Nabila Gardena Terseret Isu Korupsi Timah, Kuasa Hukum: “Tidak Ada Bukti Keterlibatan”

OJK: Blokir Ribuan Aplikasi Tak Cukup, 30 Pinjol Ilegal Baru Muncul Setiap Hari

Massa Bakar Kantor PT Timah di Belitung, Penambang Tolak Penghentian Pembelian Bijih

Demo Massal di Belitung, Penambang Timah Desak Pemerintah Segera Terbitkan Perpres dan Buka Pembelian

TERPOPULER

Mantan Asisten Bongkar Kelakuan Richard Lee: “Tega, Tak Berperikemanusiaan!”

Dokter Tirta Buka Suara soal Nakes Hina Pasien BPJS: Jangan Jumawa, Bijaklah Bermedia Sosial!

Selebgram Nabila Gardena Terseret Isu Korupsi Timah, Kuasa Hukum: “Tidak Ada Bukti Keterlibatan”

OJK: Blokir Ribuan Aplikasi Tak Cukup, 30 Pinjol Ilegal Baru Muncul Setiap Hari

Massa Bakar Kantor PT Timah di Belitung, Penambang Tolak Penghentian Pembelian Bijih

Demo Massal di Belitung, Penambang Timah Desak Pemerintah Segera Terbitkan Perpres dan Buka Pembelian

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved