Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Himsar Jaya Pertanyakan Status WTP yang Diperoleh Kabupaten Sarolangun

by Visioner Indonesia
Juli 26, 2020
in Daerah
Reading Time: 2min read
Himsar Jaya Pertanyakan Status WTP yang Diperoleh Kabupaten Sarolangun
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan status wajar tanpa pengecualian (WTP) kepada pemda Kabupaten Sarolangun dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019. Status WTP ini diperoleh untuk kesekian kalinya oleh Pemda Sarolangun dibawah Kepemimpinan Bupati Cek Endra.

Namun, meskipun status WTP Sarolangun tidak serta merta bebas dari temuan. Seperti diberitakan beberapa media, BPK mendapati temuan senilai 9,8 Miliar di Dinas pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dibawah kendali kepala dinas PUPR Sarolangun saat ini, yaitu Ibnu Ziad.

Melihat kondisi temuan tersebut, Himpunan Mahasiswa Sarolangun Jakarta Raya (Himsar Jaya) menilai ada kejanggalan dalam proses pemberian penghargaan WTP tersebut.

“Kami merasa sangat aneh, di satu sisi Sarolangun berprestasi dengan diberikannya WTP oleh BPK, disisi lain ada temuan dengan angka yang fantastis yaitu 9,8 Miliar dengan dugaan terjadi di 13 proyek di dinas PUPR Kabupaten Sarolangun. Angka itu tidak kecil, apalagi kalau diperbandingkan dengan APBD Sarolangun yang cukup minim. Angka itu bisa membangun 100 buah rumah untuk masyarakat tidak mampu” ujar Fazin, selaku Ketua Umum Himsar Jaya, Minggu (26/07/2020).

Fazin melanjutkan, pihaknya menaruh kecurigaan tentang proses pemberian predikat WTP tersebut.

“Kalau begini kan kita curiga, jangan-jangan status WTP ini bisa dibisniskan, dulu waktu DKI Jakarta dipimpin pak Ahok, beliau yang berteriak bahwa ada isu bisnis terkait status WTP, ada dugaan jual beli status WTP. Tentu kita berharap itu tidak terjadi di Sarolangun,” kata Fazin.

Terkait temuan BPK tersebut, Himsar jaya sudah berupaya meminta keterangan lebih jelas dari Dinas PUPR. Namun hal tersebut tidak direspon.

“Kami kan mau tabayun kalau istilah nya sekarang, kok bisa ada temuan sebesar itu, tapi tidak ada respon dari kepala dinas, terakhir komunikasi kami terputus karena lontaran kritik kami, dan kepala dinas seperti menutupi. Kalau sudah begini kan semakin besar kecurigaan kita kalau ada korupsi yang nilai nya fantastis.” Jelas Fazin.

Untuk mengawal kasus ini, Himsar Jaya berencana melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung)Republik Indonesia.

“Kami akan diskusi dulu, dan akan mencari informasi sebanyak mungkin terkait temuan ini, bahkan mungkin nanti kami akan bersurat ke BPK Provinsi dengan landasan undang-undang keterbukaan informasi publik, kami ingin tahu proyek mana saja. Kalau sudah jelas duduk perkaranya, kami akan terus mengawal ke KPK dan Kejagung. Sebenarnya dari BPK sudah pasti ke KPK atau Kejagung, tapi untuk proses nya kami akan mengawal perkara ini. Kemungkinan minggu depan di bulan agustus kami akan turun aksi,” tutup Fazin.

Previous Post

Perlukah Reformasi Partai Politik?

Next Post

Tidak Profesional dan Manipulatif, Masyarakat Elat Desak Pemerintah Berhentikan Pejabat Desa Elat

Related Posts

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026
Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu
Daerah

Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu

Maret 18, 2026
Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita
Daerah

Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita

Maret 17, 2026
Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng
Daerah

Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng

Maret 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

TERPOPULER

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved