Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Kembali Turun Aksi Jilid II, BEM-I Pertanyakan Hasil Audit BPK PT. Taspen Yang Selalu Mendapatkan WTP

by Visioner Indonesia
September 8, 2022
in Nasional
Reading Time: 3min read
Kembali Turun Aksi Jilid II, BEM-I Pertanyakan Hasil Audit BPK PT. Taspen Yang Selalu Mendapatkan WTP
0
SHARES
69
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa-Indonesia (BEM-I) melakukan aksi demontrasi dengan tuntutan Meminta Ketua BPK RI untuk menindak lanjuti potensi dan dugaan menyimpangan dana yang dilakukan oleh dirut PT. Taspen sebesar 300 T dengan PDTT (Audit Investigatif) didepan kantor BPK RI, Jakarta Selatan.(07/09/2022).

“Wajar saja hal ini perlu mendapatkan perhatian serius khususnya Ketua BPK RI Ismayatun agar jangan sampai Mega Skandal Dugaan petensi penyimpangan dana dan  korupsi terjadi di PT.Taspen terlebih lagi untuk kepentingan pendanaan Calon Presiden 2024.”, ujar Yaser Hatim Koordinator Lapangan BEM-I.

Terkait hal itu menurut Yaser Hatim akan menjadi penting ketika argumentasi yang disampaikan PT. Taspen sudah menerapkan prinsip Good Governance dan telah di audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan yang selalu mendapatkan predikat WTP dari tahun 2018 – 2021. 

BEM-I mengkaji kembali bahawa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi referensi dan tameng BUMN yang sering bermasalah seperti dalih pernyataan PT. Taspen dan terbukti ketika isu dugaan penyimpangan dana dan korupsi masuk kedalam ranah hukum. 

Menurut pendapat mereka hal ini sudah terjadi pada PT.Jiwasraya dan Asabri dimana selalu mendapatkan predikat WTP namun kenyataannya apa yang diduga masyarakat menjadi kenyataan uang negara hilang trilyunan di kasus megaskandal korupsi pencucian uang Jiwasraya dan Asabri dengan dalih investasi. 

“Negara memandatkan BPK untuk mengawal  pengelolaan keuangan negara agar tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaannya palagi sampai dikorupsi.” ucap Yaser Hatim.

Namun kami prihatin dan meragukan dengan Predikat WTP yang disematkan BPK tidak sesuai dengan kenyataannya, jangan sampai ada permainan, kongkalikong dan patgulipat di Internal BPK sendiri karena kami yakin masyarakat Indonesia meragukan proses yang dilakukan BPK dalam memeriksa karena dari sisi proses belum lama ini terjadi OTT yang dilakukan KPK terhadap penyuapan yang dilakukan Bupati Bogor terhadap pegawai BPK sebagai pemeriksa. 

“Apalagi dari sisi Hasil Pemeriksaan jangan sampai terulang megaskandal Jiwasraya dan Asabri dan jangan sampai juga opini miring terhadap predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK menjadi Wajar Tapi Penyuapan!!! Ketua BPK Ismayatun Harus bertanggung jawab karena kejadian tersebut terjadi di Kepemimpinan Ismayatun.”, Tutup Yaser.(red)

Berikut Tuntutan BEM-I :

1. Meminta Ketua BPK RI sdr. Ismayatun untuk menindak lanjuti potensi dan dugaan penyimpangan dana yang dilakukan oleh dirut PT. Taspen sebesar 300 T dengan membentuk tim audit langsung dibawah Ketua untuk melakukan PDTT (Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu)

2. Mempertanyakan hasil audit BPK dibawah Kepemimpinan sdri.Ismayatun Kepada PT. Taspen yang selalu mendapatkan WTP dari tahun 2018 – 2021 karena adanya dugaan patgulipat antara pimpinan anggota 7 BPK RI dengan Pimpinan PT. Taspen.

3. Meminta Ketua BPK RI sdri.Ismayatun melakukan konferensi press untuk mengklarifikasi dan menjelaskan secara terang benderang kepada masyarakat Indonesia (ASN/pegawai Polri) yang menitipkan hasil jerih payahnya (uang pensiun) sebagai abdi negara kepada PT. Taspen, karena 300 T bukan angka yang kecil apalagi disalahgunakan untuk kepentingan dana calon presiden 2024.

 4. Meminta komitmen Ketua dan Pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan  Jangan Jadi Pemberi Label dan Ladang Transaksi Predikat WTP.

5. Apabila Tuntutan Kami Tidak Disikapi dan Ditindak Lanjuti Dengan Serius Kami Meminta KPK/Kejaksaan Agung/ Tipikor Mabes Polri Segera Melakukan Pemanggilan dan Pemeriksaan terhadap Ketua BPK-RI Ismayatun dan Dirut PT. Taspen ANS Kosasih karena diduga adanya kongkalikong dan patgulipat dalam pemberian WTP dan Penyimpangan Pengelolaan dana pensiun ASN 300T untuk Capres 2024.

Previous Post

Demo Tambang di Mabes Polri, Mahasiswa Minta Kapolri Periksa Direktur PT GKP

Next Post

Kembali Geduk KPK RI, JAGA Jakarta Desak KPK Segera Periksa Pimpinan Jaris & K dan PT JIP

Related Posts

Dasco Pimpin Koordinasi BI dan Pemerintah, Dua Jurus Strategis Jaga Stabilitas
Nasional

Dasco Pimpin Koordinasi BI dan Pemerintah, Dua Jurus Strategis Jaga Stabilitas

Juni 6, 2026
“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas
Nasional

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

Juni 3, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana
Nasional

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026
Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

TERPOPULER

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved