Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Green Movement Pertamina Dinilai Jadi Titik Balik Transisi Energi Nasional

by Visioner Indonesia
Mei 9, 2025
in BUMN
Reading Time: 2min read
0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Direktur Utama Pertamina.’foto

Jakarta (Visioner) – Peluncuran Green Movement oleh PT Pertamina (Persero) dinilai sebagai langkah awal yang penting dalam mendorong transformasi energi nasional berbasis keberlanjutan. Gerakan ini mencakup inisiatif reforestasi, efisiensi energi, dan kampanye perilaku hijau di seluruh lingkungan kerja Pertamina.

Langkah ini hadir di tengah tuntutan global atas peralihan dari energi fosil menuju energi bersih. Dunia telah bergerak cepat, dan posisi Indonesia dipertaruhkan dalam kompetisi menuju ekonomi hijau. Dalam konteks itu, kehadiran BUMN energi seperti Pertamina untuk mengambil posisi strategis dinilai sangat krusial.

Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menilai Green Movement bukan sekadar kampanye lingkungan biasa, melainkan cermin dari arah baru perusahaan energi negara yang ingin keluar dari bayang-bayang masa lalu.

“Pertamina tidak sedang mengganti citra, tapi sedang menguji ulang peran. Ini bukan soal branding, ini soal bertahan di masa depan,” ujarnya di Jakarta, Jumat, (9/5).

Ia menyebut bahwa selama ini energi nasional terlalu lama bergantung pada cara berpikir lama: pasokan dijaga, lingkungan dikorbankan. Kini, ia melihat tanda-tanda perubahan itu mulai terbuka. Dan pertanyaannya bukan lagi perlu atau tidak, tapi cukup cepat atau tidak.

Romadhon mendorong agar gerakan hijau ini diterjemahkan ke dalam kebijakan dan investasi konkret di sektor energi baru terbarukan, termasuk perluasan riset, penguatan kapasitas SDM hijau, dan kemitraan regional. “Kita butuh lebih dari seremoni. Kita butuh infrastruktur, arah investasi, dan keberanian mengubah portofolio energi,” katanya.

Menurutnya, dunia usaha, terutama BUMN energi, harus keluar dari paradigma lama yang menganggap keberlanjutan sebagai beban. Justru di sanalah peluang ekonomi dan geopolitik masa depan sedang diperebutkan. Siapa yang cepat beradaptasi, dialah yang menentukan peta.

Romadhon juga mengingatkan bahwa publik akan menilai keseriusan Pertamina bukan dari poster kampanye, tapi dari perubahan yang benar-benar menyentuh keseharian. Dari ladang migas ke ladang surya, dari rapat direksi ke praktik lapangan.

“Gagas Nusantara mendukung penuh langkah ini. Bagi kami, Green Movement adalah panggilan untuk menjadikan energi bukan sekadar komoditas, tapi perwujudan tanggung jawab antargenerasi,” pungkasnya.

Previous Post

Lakukan Aksi Demonstrasi, KCB Minta Kementerian Perhubungan Atensi Dugaan Gratifikasi di BPTD Kelas II Jatim

Next Post

Investasi Hijau: Peluang Emas untuk Ekonomi dan Lingkungan Indonesia

Related Posts

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026
1,2 Juta Barel Minyak dari Tanker Iran Sitaan RI Dilelang Rp879 M
BUMN

1,2 Juta Barel Minyak dari Tanker Iran Sitaan RI Dilelang Rp879 M

April 27, 2026
Sistem Kelistrikan Jakarta Pulih, PLN Investigasi Penyebab
BUMN

Sistem Kelistrikan Jakarta Pulih, PLN Investigasi Penyebab

April 24, 2026
Komisi VI DPR RI Soroti Keandalan Listrik PLN di Jakarta
BUMN

Komisi VI DPR RI Soroti Keandalan Listrik PLN di Jakarta

April 24, 2026
BP BUMN kawal pertumbuhan ekonomi yang fundamental dan inklusif
BUMN

BP BUMN kawal pertumbuhan ekonomi yang fundamental dan inklusif

April 24, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved