Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Green Movement Pertamina Dinilai Jadi Titik Balik Transisi Energi Nasional

by Visioner Indonesia
Mei 9, 2025
in BUMN
Reading Time: 2min read
Direktur Utama Pertamina.’foto

Jakarta (Visioner) – Peluncuran Green Movement oleh PT Pertamina (Persero) dinilai sebagai langkah awal yang penting dalam mendorong transformasi energi nasional berbasis keberlanjutan. Gerakan ini mencakup inisiatif reforestasi, efisiensi energi, dan kampanye perilaku hijau di seluruh lingkungan kerja Pertamina.

Langkah ini hadir di tengah tuntutan global atas peralihan dari energi fosil menuju energi bersih. Dunia telah bergerak cepat, dan posisi Indonesia dipertaruhkan dalam kompetisi menuju ekonomi hijau. Dalam konteks itu, kehadiran BUMN energi seperti Pertamina untuk mengambil posisi strategis dinilai sangat krusial.

Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menilai Green Movement bukan sekadar kampanye lingkungan biasa, melainkan cermin dari arah baru perusahaan energi negara yang ingin keluar dari bayang-bayang masa lalu.

“Pertamina tidak sedang mengganti citra, tapi sedang menguji ulang peran. Ini bukan soal branding, ini soal bertahan di masa depan,” ujarnya di Jakarta, Jumat, (9/5).

Ia menyebut bahwa selama ini energi nasional terlalu lama bergantung pada cara berpikir lama: pasokan dijaga, lingkungan dikorbankan. Kini, ia melihat tanda-tanda perubahan itu mulai terbuka. Dan pertanyaannya bukan lagi perlu atau tidak, tapi cukup cepat atau tidak.

Romadhon mendorong agar gerakan hijau ini diterjemahkan ke dalam kebijakan dan investasi konkret di sektor energi baru terbarukan, termasuk perluasan riset, penguatan kapasitas SDM hijau, dan kemitraan regional. “Kita butuh lebih dari seremoni. Kita butuh infrastruktur, arah investasi, dan keberanian mengubah portofolio energi,” katanya.

Menurutnya, dunia usaha, terutama BUMN energi, harus keluar dari paradigma lama yang menganggap keberlanjutan sebagai beban. Justru di sanalah peluang ekonomi dan geopolitik masa depan sedang diperebutkan. Siapa yang cepat beradaptasi, dialah yang menentukan peta.

Romadhon juga mengingatkan bahwa publik akan menilai keseriusan Pertamina bukan dari poster kampanye, tapi dari perubahan yang benar-benar menyentuh keseharian. Dari ladang migas ke ladang surya, dari rapat direksi ke praktik lapangan.

“Gagas Nusantara mendukung penuh langkah ini. Bagi kami, Green Movement adalah panggilan untuk menjadikan energi bukan sekadar komoditas, tapi perwujudan tanggung jawab antargenerasi,” pungkasnya.

Previous Post

Lakukan Aksi Demonstrasi, KCB Minta Kementerian Perhubungan Atensi Dugaan Gratifikasi di BPTD Kelas II Jatim

Next Post

Investasi Hijau: Peluang Emas untuk Ekonomi dan Lingkungan Indonesia

Related Posts

Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa
BUMN

Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa

Agustus 22, 2026
Aset BUMN Idle Rp50 Triliun per Tahun, Pemerintah Buka Kolaborasi Swasta: Ini Daftar Proyek Prioritas
BUMN

Aset BUMN Idle Rp50 Triliun per Tahun, Pemerintah Buka Kolaborasi Swasta: Ini Daftar Proyek Prioritas

Agustus 22, 2026
Pemerintah Wajib Batasi BBM Orang Kaya, Tahun Depan Jadi Prioritas
BUMN

Pemerintah Wajib Batasi BBM Orang Kaya, Tahun Depan Jadi Prioritas

Agustus 22, 2026
“Prabowo: Swasta Boleh Kelola Aset BUMN, Tapi Siapa yang Awasi?”
BUMN

“Prabowo: Swasta Boleh Kelola Aset BUMN, Tapi Siapa yang Awasi?”

Agustus 22, 2026
Ubah Sampah Jadi Rupiah, Program PLN EPI Raup Cuan Hingga Rp1,5 Juta Per Bulan
BUMN

Ubah Sampah Jadi Rupiah, Program PLN EPI Raup Cuan Hingga Rp1,5 Juta Per Bulan

Agustus 22, 2026
Aset BUMN Banyak yang Nganggur, Pemerintah Libatkan Swasta untuk Optimalisasi
BUMN

Aset BUMN Banyak yang Nganggur, Pemerintah Libatkan Swasta untuk Optimalisasi

Agustus 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

TERPOPULER

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved