Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Aliansi CERDAS Gelar Aksi di Depan Gedung KPK, Soroti Dugaan Program PKBM Fiktif di Kabupaten Sumenep 

by Visioner Indonesia
Juli 31, 2025
in Default
Reading Time: 3min read
0
SHARES
79
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Kritik sejumlah Aktivis Mahasiswa di gedung KPK terhadap lemahnya pengawawasan Pemerintah terhadap terjadinya Dugaan Program PKBM Fiktik di beberapa wilayah polosok Kabupaten Sumene.

Jakarta | VISIONER – Sejumlah Mahasiswa Dan pemuda yang tergabung dalam aliansi CERDAS (Cendekiawan Edukasi dan Relawan Daya Aksi Sosial) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Jakarta Selatan, Rabu (30/7). Mereka mendesak lembaga antirasuah tersebut untuk segera turun tangan dan mengusut dugaan-dugaan praktik program fiktif pada sejumlah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dengan membawa spanduk dan poster bernada kritik, para demonstran menyuarakan kekecewaan atas lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap pelaksaan anggaran yang di cair untuk program pendidikan non-formal tersebut. Dalam orasinya, para aktivis menyebut bahwa dugaan penyalahgunaan dana PKBM bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mengkhianati hak pendidikan masyarakat kecil di berbagai wilayah pelosok Sumenep.

Penyampaian Aspirasi tersebut sebagai kritikan terhadap kebijakan Pemerintah Sumenep yang di nilai kurang ProAktif dan terkesan tidak tegas dan melemah dalam segi pengawasan oleh setiap Dinas dinas di kabupaten Sumenep.

“Kami datang ke KPK karena sudah tidak percaya pada mekanisme pengawasan internal di daerah. Program PKBM yang seharusnya menjadi harapan warga berkesempatan belajar justru diduga dijadikan ladang korupsi oleh oknum tak bertanggung jawab,” tegas Koordinator Umum CERDAS, Dzulqarnain, dalam orasinya.

Menurut CERDAS, ada indikasi kuat bahwa sejumlah lembaga PKBM di Kabupaten Sumenep dalam pelaksaan diduga fiktif atau diduga memanipulasi seakan menjalankan aktivitas pendidikan yang nyata, namun tetap menerima kucuran dana dari pemerintah pusat. Data yang dibawa oleh massa aksi juga mencantumkan beberapa nama PKBM yang diduga tidak memiliki peserta didik aktif, bahkan tidak memiliki fasilitas belajar yang memadai.

Selain itu, aliansi tersebut menuding adanya dugaan keterlibatan oknum pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep yang dinilai membiarkan atau bahkan diduga kuat memfasilitasi pencairan dana ke lembaga-lembaga bermasalah tersebut.

Dalam penyampaian aspirasi tersebut, Aktivis mahasiswa tak luput juga mendesak Bupati Sumenep sebagai simbol kepemerintahan Kabupaten sumenep.

“Kami minta KPK segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Sumenep serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses verifikasi dan pencairan dana PKBM,” tambah Dzulqarnain.

Massa aksi juga menyerahkan berkas laporan dan dokumen pendukung dugaan penyelewengan tersebut ke bagian Pengaduan Masyarakat KPK. Mereka berharap KPK segera melakukan investigasi mendalam dan menjadikan Kabupaten Sumenep sebagai prioritas pengawasan dalam program pendidikan berbasis masyarakat.

Aksi yang berlangsung damai ini mendapat pengamanan dari aparat kepolisian. Setelah melakukan orasi selama hampir dua jam, massa membubarkan diri secara tertib dengan janji akan kembali turun ke jalan jika tidak ada tindak lanjut dari KPK dalam waktu dekat.

Previous Post

Mahasiswa Kembali Geruduk Gedung KPK, Desak Pemeriksaan Aries A. Paewai Atas Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan Jatim

Next Post

KCB Jatim Siap Laporkan Dugaan Manipulasi SRUT Ke APH, Tegas Minta Pejabat Korup Dipidana

Related Posts

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol
Default

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

Juli 4, 2026
Default

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Juli 4, 2026
Default

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN BERSAMA ANGGOTA MPR RI ZULFIKAR ARSE SADIKIN, S.I.P., M.Si

Juli 2, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA APRESIASI LANGKAH MENTERI IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN DALAM MENDORONG PEMBINAAN WARGA BINAAN MELALUI PROGRAM AMNESTI DAN KOMPONEN CADANGAN (KOMCAD

Juli 1, 2026
Default

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Juni 21, 2026
Default

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Juni 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

TERPOPULER

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved