Indonesia Visioner
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

BGN Ungkap Dua Risiko dalam Program MBG, Pemerhati Kebijakan Minta Pengawasan Diperketat

by Visioner Indonesia
Agustus 19, 2025
in Nasional
Reading Time: 2min read

JAKARTA,- Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap dua risiko utama yang mengancam keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yaitu keracunan makanan dan potensi penyalahgunaan anggaran. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa risiko keracunan lebih dikhawatirkan karena berdampak langsung pada kesehatan penerima manfaat. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan anggaran program sudah dilakukan dengan sistem yang ketat dan transparan, menggunakan virtual account yang memudahkan pengawasan serta verifikasi harga bahan baku agar tidak terjadi mark up oleh mitra.

Pengelolaan dana yang dilakukan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dan pengalokasian anggaran dengan pagu yang jelas untuk setiap jenis bahan baku, membuat pengawasan penyalahgunaan anggaran relatif lebih mudah dikendalikan. Anggaran untuk satu porsi makanan, seperti telur, diatur sesuai harga pasar normal, sehingga jika ada klaim berlebihan, mitra diwajibkan mengembalikan kelebihan dana tersebut.

Meski pengelolaan anggaran sudah ketat, risiko keracunan makanan masih menjadi perhatian serius karena dapat mengancam kesehatan anak-anak yang menjadi penerima manfaat program. Keracunan bisa timbul akibat pengelolaan makanan yang tidak higienis atau distribusi yang kurang tepat, sehingga BGN berupaya memperketat standar operasional dan pengawasan di lapangan.

Romadhon Jasn, Direktur Gagas Nusantara dan pemerhati kebijakan publik, mengapresiasi transparansi BGN dalam pengelolaan dana, namun menekankan pentingnya peningkatan pengawasan kualitas makanan dan kapasitas sumber daya manusia di lapangan. “Ia menilai keberhasilan program MBG harus ditinjau dari aspek kesehatan dan keselamatan pangan, bukan hanya pengelolaan anggaran semata,” ungkapnya ke awak media, Selasa (19/8/2025)

Romadhon juga menyarankan agar pelatihan intensif, penerapan standar operasional ketat, dan pengawasan berkelanjutan menjadi prioritas utama. Keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan teknologi pengawasan juga diperlukan agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.

Menurutnya, keamanan dan kualitas makanan merupakan kunci utama agar program MBG dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda Indonesia. Dengan melibatkan semua pemangku kepentingan secara aktif, program ini diharapkan tidak hanya efektif secara administratif, tetapi juga berdampak positif secara langsung terhadap kesehatan penerima.

Sebagai program pemerintah yang strategis, MBG harus terus diperbaiki dari berbagai aspek, termasuk penguatan pengawasan, peningkatan kapasitas pelaksana, serta transparansi yang terbuka agar terbebas dari penyimpangan dan masalah kesehatan.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan program MBG mampu memberikan kontribusi maksimal dalam meningkatkan status gizi anak-anak dan masyarakat yang menjadi sasaran, serta menjadikan Indonesia lebih sehat dan produktif di masa depan.

Previous Post

Madu Paluta, Madu Asli di Wilayah Padang Lawas Utara

Next Post

Ketum DPP Mahasantri Sambut Hangat Irjen Pol. Edi Suheri sebagai Kapolda Metro Jaya yang Baru

Related Posts

Ironi RI Kaya Kelapa Tapi Impor Puluhan Ribu Ton Santan dari Singapura
Ekonomi

Ironi RI Kaya Kelapa Tapi Impor Puluhan Ribu Ton Santan dari Singapura

September 1, 2026
Kampung Nelayan hingga Swasembada Garam, KKP Perketat Pengawasan 6 Program Utama
Nasional

Kampung Nelayan hingga Swasembada Garam, KKP Perketat Pengawasan 6 Program Utama

September 1, 2026
“Prabowo Tutup 290 BUMN, Klaim Hemat Dana hingga Rp50 Triliun”
BUMN

“Prabowo Tutup 290 BUMN, Klaim Hemat Dana hingga Rp50 Triliun”

September 1, 2026
Gus Kikin Ungkap Banyak Kecocokan dengan Prabowo, “Saya Juga Banyak Unsur 8”
Nasional

Gus Kikin Ungkap Banyak Kecocokan dengan Prabowo, “Saya Juga Banyak Unsur 8”

Agustus 31, 2026
Miftachul-Gus Kikin ‘Paket Istana’, Muzani: Kami Tidak Pernah Cawe-cawe!
Nasional

Miftachul-Gus Kikin ‘Paket Istana’, Muzani: Kami Tidak Pernah Cawe-cawe!

Agustus 31, 2026
Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya, Tapi Mengapa Diam?
Nasional

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya, Tapi Mengapa Diam?

Agustus 31, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Ironi RI Kaya Kelapa Tapi Impor Puluhan Ribu Ton Santan dari Singapura

Destry Damayanti Resmi Gubernur BI, Perry Warjiyo Beri Pesan: Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak

Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke TNI Tertinggi, DPR Terendah

Irjen Agus Suryonugroho Purnabakti: Seragam Polantas Adalah Janji kepada Masyarakat

Muhadjir Effendy Akui Teken Surat Pengalihan Kuota Haji di Sidang Korupsi

Ario Soejono, Putra Tulungagung yang Jadi Menteri Pertama di Pemerintahan Belanda

TERPOPULER

Ironi RI Kaya Kelapa Tapi Impor Puluhan Ribu Ton Santan dari Singapura

Destry Damayanti Resmi Gubernur BI, Perry Warjiyo Beri Pesan: Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak

Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke TNI Tertinggi, DPR Terendah

Irjen Agus Suryonugroho Purnabakti: Seragam Polantas Adalah Janji kepada Masyarakat

Muhadjir Effendy Akui Teken Surat Pengalihan Kuota Haji di Sidang Korupsi

Ario Soejono, Putra Tulungagung yang Jadi Menteri Pertama di Pemerintahan Belanda

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE

Indonesia Visioner - All Rights Reserved