Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

BGN Ungkap Dua Risiko dalam Program MBG, Pemerhati Kebijakan Minta Pengawasan Diperketat

by Visioner Indonesia
Agustus 19, 2025
in Nasional
Reading Time: 2min read
0
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,- Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap dua risiko utama yang mengancam keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yaitu keracunan makanan dan potensi penyalahgunaan anggaran. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa risiko keracunan lebih dikhawatirkan karena berdampak langsung pada kesehatan penerima manfaat. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan anggaran program sudah dilakukan dengan sistem yang ketat dan transparan, menggunakan virtual account yang memudahkan pengawasan serta verifikasi harga bahan baku agar tidak terjadi mark up oleh mitra.

Pengelolaan dana yang dilakukan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dan pengalokasian anggaran dengan pagu yang jelas untuk setiap jenis bahan baku, membuat pengawasan penyalahgunaan anggaran relatif lebih mudah dikendalikan. Anggaran untuk satu porsi makanan, seperti telur, diatur sesuai harga pasar normal, sehingga jika ada klaim berlebihan, mitra diwajibkan mengembalikan kelebihan dana tersebut.

Meski pengelolaan anggaran sudah ketat, risiko keracunan makanan masih menjadi perhatian serius karena dapat mengancam kesehatan anak-anak yang menjadi penerima manfaat program. Keracunan bisa timbul akibat pengelolaan makanan yang tidak higienis atau distribusi yang kurang tepat, sehingga BGN berupaya memperketat standar operasional dan pengawasan di lapangan.

Romadhon Jasn, Direktur Gagas Nusantara dan pemerhati kebijakan publik, mengapresiasi transparansi BGN dalam pengelolaan dana, namun menekankan pentingnya peningkatan pengawasan kualitas makanan dan kapasitas sumber daya manusia di lapangan. “Ia menilai keberhasilan program MBG harus ditinjau dari aspek kesehatan dan keselamatan pangan, bukan hanya pengelolaan anggaran semata,” ungkapnya ke awak media, Selasa (19/8/2025)

Romadhon juga menyarankan agar pelatihan intensif, penerapan standar operasional ketat, dan pengawasan berkelanjutan menjadi prioritas utama. Keterlibatan masyarakat dan pemanfaatan teknologi pengawasan juga diperlukan agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.

Menurutnya, keamanan dan kualitas makanan merupakan kunci utama agar program MBG dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda Indonesia. Dengan melibatkan semua pemangku kepentingan secara aktif, program ini diharapkan tidak hanya efektif secara administratif, tetapi juga berdampak positif secara langsung terhadap kesehatan penerima.

Sebagai program pemerintah yang strategis, MBG harus terus diperbaiki dari berbagai aspek, termasuk penguatan pengawasan, peningkatan kapasitas pelaksana, serta transparansi yang terbuka agar terbebas dari penyimpangan dan masalah kesehatan.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan program MBG mampu memberikan kontribusi maksimal dalam meningkatkan status gizi anak-anak dan masyarakat yang menjadi sasaran, serta menjadikan Indonesia lebih sehat dan produktif di masa depan.

Previous Post

Madu Paluta, Madu Asli di Wilayah Padang Lawas Utara

Next Post

Ketum DPP Mahasantri Sambut Hangat Irjen Pol. Edi Suheri sebagai Kapolda Metro Jaya yang Baru

Related Posts

Dasco Pimpin Koordinasi BI dan Pemerintah, Dua Jurus Strategis Jaga Stabilitas
Nasional

Dasco Pimpin Koordinasi BI dan Pemerintah, Dua Jurus Strategis Jaga Stabilitas

Juni 6, 2026
“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas
Nasional

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

Juni 3, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana
Nasional

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026
Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

TERPOPULER

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved