Masalah bobot dan bentuk tubuh serta kesehatan selalu menjadi perbincangan hangat, terutama di kaum Ibu. Tidak sedikit yang mencari masalah ini dengan melakukan diet. Diet dipercaya bisa memberikan bentuk tubuh yang ideal sekaligus menyehatkan. Di Indonesia sendiri sempat heboh beberapa jenis diet, salah satunya diet OCD ala Deddy Corbuzier, tapi pada artikel ini kita akan mengulas diet ala masyarakat di kawasan Mediterania atau yang dikenal dengan diet Mediterania.
Manfaat diet mediterania menurut studi dari University of South Australia bisa meningkatkan kualitas kebahagiaan seseorang dan merupakan cara yang tepat untuk mengurasi stres akibat tekanan psikologi. “Ada korelasi yang signifikan antara diet Mediterania dengan penyakit mental,” tutur dr Natalie Parletta seperti dikutip dari laman Daily Mail.
Makanan yang dikonsumsi saat menjalani diet mediterania menurut para pakar sangat bagus kadar gizinya dan menyehatkan. Diet mediterania menganjurkan pelakunya untuk banyak memakan sayur, buah, kacang, sereal, kentang, lemak tak jenuh, dan sedikit makan daging. Makanan-makanan ini bisa mencegah serangan virus masuk ke dalam tubuh.
Manfaat Diet Mediterania
Hebatnya lagi, menurut penelitian dalam British Journal of Cancer, makanan yang biasa dikonsumsi para pelaku diet mediterania, jika diterapkan dalam pola makan yang rutin, bisa mencegah serangan kanker rahim pada wanita. “Penelitian kami menunjukkan dampat diet seimbang yang sehat bisa mengurangi risiko wanita terkena kanker rahim, dan ini menambah alasan tentang apa yang kita konsumsi mempengaruhi risiko terkena kanker,” jelas Christina Bosetti penulis utama dari IRCCS (Istituto di Ricerche Farmacologiche) dikutip dari laman Mirror.
Selain bisa mencegah kanker rahim, manfaat diet mediterania juga bisa mencegah terjadinya kehilangan daya ingat ketika umur semakin tua. “Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa dalam populasi yang lebih tua, diet Mediterania yang dilengkapi dengan asupan kacang-kacangan dan minyak zaitun murni bisa melawan penurunan fungsi kognitif yang berkaitan dengan usia,” tulis peneliti jurnal JAMA Internal Medicine dikutip dari laman Kompas.
Konsumsi utama dari bahan-bahan makanan dalam pola diet mediterania seperti kacang-kacangan, minyak zaitun dan lemak, menurut penulis buku The Microbioma Diet bisa meningkatkan fungsi otak dan mencegah neurodegenerative. Begitulah manfaat diet mediterania selain bisa membuat bentuk tubuh ideal, juga bisa mencegah datangnya berbagai macam penyakit.


