Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Gempa (PVMG) Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono, mengatakan ada peningkatan energi kegempaan vulkanik dan aktivitas Gunung Raung.
Aktivitas Gunung Raung di Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, Jawa Timur, tersebut telah memuntahkan material pijar dari puncaknya sejak Minggu malam, (28/6 2015). “Atas peningkatan aktivitas itu, dikutip laman National Geografik Indonesia, status Gunung Raung ini dinaikkan dari level waspada menjadi siaga, namun demikian masyarakat diimbau tetap tenang,” kata Surono kepada BBC Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa letusan-letusan Gunung Raung ini berupa lontaran material pijar yang jatuh ke dalam kawah gunung, tidak sampai keluar.
“Kami merekomendasikan agar masyarakat tidak beraktivitas atau mendekat dalam radius 3 kilometer dari kawah Gunung Raung, karena dikhawatirkan terkena lontaran material pijar,” tambahnya.
Aktivitas Gunung Raung Meningkat
Dilain tempat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur memetakan tiga daerah terdampak letusan Gunung Raung. Ketiga daerah itu adalah Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember. Dari tiga daerah itu, ada 139.382 jiwa yang terancam.
Kepala BPBD Jawa Timur, Sudarmawan menjelaskan, di Banyuwangi, potensi terdampak ada 18 desa di lima kecamatan, Bondowoso di empat desa di dua kecamatan, sementara di Jember ada di tiga desa di satu kecamatan.
“Kami bersama BPBD kabupaten setempat sudah menyiapkan 33 jalur evakuasi dan shelter,” katanya, Senin (29/6).
Berdasarkan pemetaan potensi terdampak letusan aktivitas Gunung Raung itu, ada sekitar 139.382 nyawa penduduk yang terancam, masing-masing sebanyak 115.878 jiwa di Banyuwangi, 1.836 di Bondowoso, dan 21.668 di Jember. “Kami sudah Masukkan mereka dalam rencana kontigensi,” ujarnya.
Sudarmawan mengimbau, masyarakat di tiga daerah itu tetap tenang dan tidak termakan kabar-kabar yang menyesalkan dan membuat panik terkait Gunung Raung. Mereka diminta hanya mempercayai informasi resmi yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan BPBD.
Gunung setinggi 3.332 mdpl di perbatasan Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember itu naik status dari waspada menjadi Siaga sejak pukul 09.00 WIB tadi pagi. Minggu (28/6) malam, Gunung Raung mengeluarkan bunyi dentuman keras. Suara dentuman itu terdengar hingga radius 20 kilometer. (Muhammad Rizky Pradila / AP)


