Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Gagas Nusantara Apresiasi UMKM Fesyen Berbasis Limbah: Bukti Inovasi Lokal Mendunia

by Visioner Indonesia
April 30, 2025
in BUMN
Reading Time: 2min read
Foto. Binaan UMKM Pertamina

Jakarta, ((VISIONER)30 April 2025 — Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menyampaikan apresiasi atas capaian UMKM fesyen berkelanjutan Dara Baro yang berhasil menembus pasar internasional melalui pemanfaatan limbah sisa kain wastra Nusantara. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan kekuatan inovasi lokal dalam menjawab tantangan lingkungan dan ekonomi secara bersamaan.

“Dara Baro membuktikan bahwa kreativitas berbasis kearifan lokal dapat menghasilkan produk berdaya saing global. Ini adalah contoh nyata bahwa pelestarian budaya dan lingkungan dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi,” ujar Romadhon dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Dara Baro, UMKM perempuan binaan Pertamina, mengusung konsep fesyen berkelanjutan dengan memanfaatkan sisa kain seperti jumputan, tenun, dan batik. Melalui teknik Boro asal Jepang, mereka mengolah limbah tekstil menjadi busana bernilai tinggi yang telah menarik perhatian pasar Jepang dan Prancis. 

Romadhon menilai, pendekatan ini sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular yang semakin relevan di tengah krisis iklim global. “Inisiatif seperti ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi dan memperkuat identitas budaya,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi peran Pertamina dalam membina UMKM melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). “Dukungan korporasi terhadap UMKM, khususnya yang dipimpin oleh perempuan, sangat penting dalam mendorong inklusi ekonomi dan pemberdayaan masyarakat,” kata Romadhon.

Menurut data Pertamina, hingga akhir 2024, perusahaan telah membina lebih dari 12.000 pelaku UMKM perempuan melalui berbagai program, termasuk Rumah BUMN dan UMK Academy.

Romadhon berharap, keberhasilan Dara Baro dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk mengembangkan produk yang berkelanjutan dan berorientasi ekspor. “Kita perlu mendorong lebih banyak inovasi yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan budaya dalam model bisnis UMKM,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM berkelanjutan. “Sinergi antar pemangku kepentingan akan mempercepat transformasi ekonomi menuju arah yang lebih inklusif dan ramah lingkungan,” tutup Romadhon.

Previous Post

Bulog Cetak Prestasi Gemilang 2024, Gagas Nusantara Dorong Kemandirian Pangan

Next Post

Dicopot Usai Kerusuhan, Kompol Syafnil Tetap Tegar: “Saya Tidak Pernah Lari dari Tanggung Jawab”

Related Posts

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan
BUMN

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Agustus 21, 2026
Nasib Saham BUMN yang Merugi: Suspensi & Ancaman Delisting
BUMN

Nasib Saham BUMN yang Merugi: Suspensi & Ancaman Delisting

Agustus 21, 2026
Daftar BUMN Rugi Bertahun-tahun: WIKA Paling Terpuruk, Danantara Frustasi
BUMN

Daftar BUMN Rugi Bertahun-tahun: WIKA Paling Terpuruk, Danantara Frustasi

Agustus 21, 2026
Gandeng BUMN Peduli, Danantara Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
BUMN

Gandeng BUMN Peduli, Danantara Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Agustus 17, 2026
Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026
BUMN

Emas Antam Naik di Hari Kemerdekaan RI, Jadi “Kado Manis” bagi Investor

Agustus 17, 2026
Prabowo Ingin Bentuk Pengadilan Ad Hoc BUMN, Respons Menkum: “Itu Hanya Contoh”
BUMN

Prabowo Ingin Bentuk Pengadilan Ad Hoc BUMN, Respons Menkum: “Itu Hanya Contoh”

Agustus 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved