INDONESIA VISIONER – Sidoarjo, Hujan yang mengguyur wilayah Sidoarjo mengakibatkan ruas jalan Raya Porong lama tergenang air setinggi 50 Cm atau selutut orang dewasa. Akibatnya arus lalu lintas dari Surabaya menuju Malang tersendat.
Dari pantauan, Kamis (30/6/2016), ruas jalan yang tergenang sepanjang 200 meter mulai dari tol buntung hingga tikungan Sesa Siring. Banjir mulai menggenangi jalan Raya Porong lama sejak pukul 01.00 WIB.
Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintasi genangan air terpaksa mengurangi kecepatannya. Banyak juga roda dua yang mogok akibat memaksakan melintas di genangan air.
“Banjir jalan raya Porong ini mulai dini hari sekitar pukul 01.00,” kata Samsul (43), warga Renokenonggo yang setiap hari berjualan di pinggir jalan Porong Lama.
Untuk mengatasi genangan air, BPLS sudah menyiapkan 7 unit pompa untuk mengalirkan air ke Kali Ketapang.
Tanggul Jebol
Selain menggenangi jalan raya porong, hujan deras juga mengakibatkan tanggul penahan lumpur Sidoarjo di titik 67 Desa Gempolsari jebol. Air yang memenuhi pond lumpur mengalir ke Desa Pologunting, Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo.
“Sampai saat ini tanggul yang jebol sudah bisa diatasi. Jebolnya tanggul penahan lumpur itu karena curah hujan yang sangat deras di sekitar tanggul,” kata Humas BPLS Henhy Listriya Adi, Kamis (30/6/2016).
Henky juga menegaskan jika banjir yang menggenangi jalan raya Porong bukan dari dampak jebolnya tanggul. “Air yang menggenangi jalan raya Porong lama dari arah Surabaya ke Malang itu bukan dari dampak jebolnya tanggul, melainkan dari curah hujan yang deras,” ujarnya.
Masih kata Henky sampai saat ini volome air yang berada di jalan raya Porong sudah mengalami penburunan, dari BPLS sudah menyiapkan 7 unit pompa untuk mengalirkan air ke Kali Ketapang.
Sementara itu Humas Daerah Operasi 8 PT KAI Suprapto menjelaskan, saat ini jalur rel kereta api masih aman. “Semua rute perjalanaan kereta api tidak terganggu,” jelasnya. (SKM-VIS)






