Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Begini DPP-KPN Memaknai Hari Lahir Pancasila

by Visioner Indonesia
Juni 1, 2019
in Daerah
Reading Time: 2min read
Begini DPP-KPN Memaknai Hari Lahir Pancasila
0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAKASSAR – Sabtu, (1/6/2019), Dewan Pengurus Pusat Kesatuan Pemuda Nusantara (DPP-KPN) punya pandangan sendiri dalam memaknai hari bersejarah lahirnya Pancasila yang jatuh pada 1 Juni dini hari.

Ketua Umum DPP-KPN Dedy Jaya.S.Kom mengutip perkataan gurunya, Arianto Achmad selaku Majelis Tinggi Organisasi (MTO) berkata “Tiada ideologi sebaik Pancasila, karena ia hakikat yang bertahan hidup dalam fikiran karena kekokohan argumentnya yang turun ke hati karena keagungan Ruhnya.”

Dedy, mengatakan sebagai pemuda dan warga negara Indonesia, tidak selayaknya membiarkan sejarah lahirnya Pancasila berlalu begitu saja. Sebab, Pancasila yang menjadi ideologi bangsa kita merupakan buah murni hasil pemikiran dari bangsa Indonesia.

“Sesungguhnya pancasila lahir murni dari bumi pertiwi ini. Pancasila bukanlah adopsi atau serapan dari Ideologi-ideologi dunia, baik kapitalisme-demokrat maupun sosialis-komunis,” jelasnya, saat di temui di sekretariat DPP-KPN.

Dedy juga menegaskan bahwa Pancasila selain menjadi ideologi bangsa Indonesia juga memiliki nilai luhur yang agung yang harus digali. ” Dan Pancasila sebagai ideologi dalam tafsir kami ia memiliki basis epistemologi atau sumber pengetahuan yang jelas,” ungkapnya.

Untuk itu, sambung Dedy, pemuda-pemudi harus sadar akan tanggung jawabnya sebagai genersi harapan bangsa. Pemuda, kata Dedy, tak boleh mengabaikan Ideologi Pancasila apa lagi bersifat tidak peduli terhadap ideologi bangsa kita.

Sebab sekarang banyaknya paham dan ideologi trans-nasional yang hendak meronrong Ideologi Pancasila dan menjadi ancaman besar bagi bangsa ini.

Pancasila sebagai ideologi bangsa sebagaimana tafsiran kami bahwa pancasila harus bersifat Nasionalis, Pluralis dan Religius, mengapa demikian sebab kita tidak dapat pungkiri dengan banyaknya suku, ras, budaya dan agama, dengan demikian ia harus memiliki tafsir dimana hal tersebut dapat menyatu, jika tidak maka kita akan mendapati benturan-benturan atas perbedaan tersebut, dengan demikian Pancasila yang kami maknai ia tidak hanya bersifat nasionalis tapi juga harus bersifat pluralis, dimana kita dapat menerima seutuhnya perbedaan dan persamaan tersebut, pluralisme yang kami anut bukan pluralisme parenial sebab pluralisme semacam ini tidak akan dapat menjelaskan titik temu kedua hal tersebut dikareanakan cara pandangnya melihat realitas, pluralisme yang kami yakini sebagai kader Kesatuan Pemuda Nusantara, pluralisme yang kami yakini sampai saat ini itu harus bersifat religius, pandangan ini tentu sangat baru dalam dunia pemikiran, meski demikian hanya dengan cara pandang seperti inilah yang mampu menciptakan keharmonisan dalam tumbuh NKRI dan terciptanya Peradaban Pancasila yang mulia.

Sebagai pemuda harus menciptakan sebuah terobosan baru dan menjadi bagian vital dalam pergulatan pemikiran di zaman mutakakhir ini. Jika tidak maka kita hanya akan menjadi pemuda yang menjadi sebab ketidak terciptanya persatuan dan keutuhan bangsa ini.

Sebagai Pemuda yang nenjadi bagian terpenting dalam gerak kemajuan sebuah bangsa harus menciptakan perubahan yang mengikuti koteks zaman, bukan perubahan yang revolusioner sebagaimanan kaum marxian yang melihat keniscayaan sebuah perubahan dan juga tidak pada bentuk demontrasi yang hendak menjadi anti tesa dari pemerintahan sebab pemuda maupun masyarakat tidak semestinya dibenturkan.

Sebagai Organisasi Pemuda Yang Ber-Ideologi Pancasila harus menjadi garda terdepan demi menjaga keutuhan NKRI baik secara pemikiran maupun itu dalam bentuk fisik.

Sebagimana kami yakini Pancasila adalah penerapan setiap agama dalam konteks ke indonesiaan.

Kesatuan Pemuda Nusantara sebagai organisasi yang menjadi lokomotif pemuda Indonesia untuk membumikan pancasila.

Karena itu saya katakan dan tak henti-hentinya mengatakan menumbuhkan kesadaran pancasila sangat penting untuk generasi muda dan
Pemuda harus berperan aktif dan memperjuangkan serta membumikan ideologi pancasila. Kalau bukan kita, siapa lagi. Pungkasnya. (Adt).

Previous Post

Peringati Hari Kelahiran Pancasila: Mytha Maya Santi Ajak Generasi Millenial Jangan Lupakan Sejarah

Next Post

Ini Harapan Kabid PTKP HMI Cab. Jeneponto di Hari Lahir Pancasila

Related Posts

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026
Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu
Daerah

Kemhut Sita Kembali 1.875 Hektare Hutan Ilegal di Bengkulu

Maret 18, 2026
Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita
Daerah

Kasus Anton Timbang, Visioner Indonesia Desak Media Jaga Akurasi Berita

Maret 17, 2026
Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng
Daerah

Sentuhan Humanis Brimob NTT: Menabur Kedamaian di Balik Seragam Loreng

Maret 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

TERPOPULER

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved