Prihatin Melihat Tumpukan Sampah di Daerah, Mahasiswa Belajar Pengolahan Sampah ke “BSM” Bank Sampah Malang

Prihatin Melihat Tumpukan Sampah di Daerah, Mahasiswa Belajar Pengolahan Sampah ke “BSM” Bank Sampah Malang

- in Daerah
316
0

Visioner.id Jatim – Prihatin melihat tumpukan sampah di daerah, mahasiswa belajar pengolahan sampah ke “BSM” Bank Sampah Malang.
Dalam beberapa tahun terakhir tumpukan sampah semakin terlihat di beberapa titik terutama pesisir pantai desa pagerungan besar.

Tumpukan sampah tersebut sangat mengganggu estetika lingkungan terutama ekosistem laut yang berada disekitar desa pagerungan besar, melihat kondisi seperti itu kalangan pemuda dan mahasiswa terus melakukan beberapa gerakan – gerakan dalam penanggulangan sampah dengan cara mengajak masyarakat setempat untuk melakukan kerja bakti dengan harapan masyarakat lebih disiplin dan menyadari pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

Namun kegiatan-kegiatan tersebut dirasa masih kurang efektif karena masyarakat tetap saja membuang smapah ke laut, karena sejauh ini memang masyarakat sendiri tidak disediakan fasilitas khususnya TPA. Melihat kondisi tersebut diskusi mengenai sampah lingkungan sering dilakukan oleh kalangan pemuda dan mahasiswa sehingga muncul gagasan untuk membuat bank sampah yang diharapkan dapat mengurangi sampah dan dapat berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat.

“Kalo kita lihat dari segi ekonomi menguntungkan soalnya kita sampah belinya cuma berapa, kita hanya mengolah sampah dengan biaya berapa dan kita jual ke pabrik berapa, istilahnya cuma kita memindah tempat, dan juga dari segi sosial juga dapat dengan mengurangi tumpukan sampah di msyarakat”. Ujar Anas salah satu pegawai pada saat wawancara dengan mahasiswa di BSM, sukun, malang, jawa timur, sabtu (12/12/2020) sore.

Ia menambahkan bahwa dalam proses perealisasian bank sampah ini melalui beberapa kesulitan terutama dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat.
“Dalam tahap awal bank sampah melakukan sosialisasi tentang pemilahan sampah ke beberapa kelurahan yang ada dimalang, dan memang pada tahap ini butuh waktu untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan”. Ujar Anas.

Setelah wawancara dengan pihak bank sampah malang mengajak mahasiswa untuk melihat proses pengolahan sampah yang ada di BSM, dari tahap pemilahan sampah kembali yang masuk dari nasabah, pencacahan, hingga proses packing dan siap di jual ke pabrik pengolah sampah. (Fauzi).

Facebook Comments