
Jakarta, Anggota DPR RI Ahmad Yohan, M.Si yang bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) penyerahan bantuan kepada 15 kelompok UMKM di Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Alor (Drs. Amon Djobo, M.AP) didampingi oleh kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Alor dan asisten 1 Kabupaten Alor serta staf Ahli DPR RI Komisi XI (Abdul Syukur Oumo, S.Si., M.Sos).
Dalam sambutan yang mewakili anggota DPR RI (Ahmad Yohan, M.Si), Abdul Syukur Oumo, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah penyerahan bantuan UMKM erja sama anggota DPR RI (Ahmad Yohan, M.Si) dan Bank Indonesia (BI) dan hari ini diserahkan kepada 15 kelompok UMKM di Kabupaten Alor dengan masing-masing kelompok beranggotakan 10 orang dan mendapat bantuan sebesar 35 juta Rupiah tiap kelompok. Dari 15 kelompok UMKM ini, masih ada 4 kelompok yang belum masuk bantuannya ke rekening kelompok karena kendala teknis di rekening, saya masih membangun komunikasi semoga 1 atau 2 hari ini bisa teratasi.
“Perlu diketahui bahwa sejak pak Ahmad Yohan dilantik sampai hari ini sudah 14 Milyar dialokasikan untuk program bantuan sosial di kabupaten Alor”, ujarnya di Aula Kantor Dinas Perindustrian Kabupaten Alor, Selasa, 5/9/23.
Lebih Lanjut, Bupati kabupaten Alor Drs. Amon Djobo, M.AP dalam sambutannya memberi arahan dan motivasi kepada para kelompok UMKM yang memenuhi Aula Dinas Dinas Perindustrian Kabupaten Alor. Amon menyampaikan pengalaman selama 10 Tahun sebagai Bupati Alor angka kemiskinan saat itu sekitar 27% dan lebih tinggi dari Propinsi NTT secara keseluruhan dan hari ini angka kemiskinan sudah turun menjadi 20%.
“selama menjabat sebagai Bupati Alor, Bapak Ahmad Yohan adalah orang yang berbudi baik dan punya kehendak baik untuk daerah ini, termasuk Ibu Juli Laiskodat. Beliau ini muslim tapi bantu gereja 150 juta, 100 juta, 50 juta, 40 juta termasuk masjid-masjid coba bayangkan itu. Bantu kita di saat Covid 19 dengan pembagian sembako, masker dan lain-lain”, ucapnya.

Orang nomor satu di Alor ini mengatakan ketika kapal Cantika Express mengalami kecelakaaan banyak masyarakat Alor menjadi korban.
“Semua orang kasi kecil badan ko, beliau yang termasuk bantu. Bapa mama, waktu bapak Wakil Bupati Kakak Alm meninggal di Jakarta saya telpon pak Yohan, beliau langsung jawab saya di perjalanan menuju rumah sakit, bapak tenang dan tunggu saja di Alor, beliau bantu itu”. Kenang Amon.
Amon mengajak mari kita hargai budi baik orang yang punya jasa baik untuk daerah ini. Mari kita pilih Ahmad Yohan untuk terpilih kembali dan bisa bantu kita lagi. “Ini bukan kampanye” ujarnya.
Dalam motivasinya kepada peserta atau penerima bantuan, Amon mencontohkan anak kampung Nurdin yang punya usaha dari kios hingga menjadi toko letaknya 150 meter dari kampong Nurdin sekarang sudah usaha jual semen, besi dan bahan bangunan lainnya yang didatangkan dari Kupang.
“Makanya bantuan ini kalau 35 juta dibagi 10 anggota misalnya seorang dapat 3,5 juta bisa pakai usaha jual ikan, tomat, marungga dan lainnya, yang penting kita juga ada aktivitas ekonomi, kita juga sudah punya harga diri. Pagi-pagi Cina buka toko na kita ju buka kios to. Biar kita ju orang panggil Ako hitam ju bae”, tutupnya, disambut tepuk tangan dan gelak tawa audiens yang hadir.
Untuk diketahui, setelah sambutan dan arahan Bupati Alor, kegiatan pun diakhiri dengan penyerahan secara simbolis kepada ketua-ketua kelompok UMKM dan lanjutkan dengan sesi foto bersama.





