
Kisaran, 30 Juni 2025 — Anggota MPR RI, Nasril Bahar, memberikan apresiasi terhadap semangat kebangsaan yang ditunjukkan oleh jajaran pengurus Pemuda Muhammadiyah Asahan. Ia berharap semangat tersebut menjadi pijakan kuat bagi organisasi untuk memberikan warna baru dalam pembangunan daerah, khususnya di kalangan generasi muda.
Hal itu disampaikan Nasril dalam acara pelantikan pengurus Pemuda Muhammadiyah Asahan yang dirangkaikan dengan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Senin (30/6/2025), di Aula Hotel Marina, Kabupaten Asahan.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Ketua DPRD Asahan Efi Irwansyah Pane, Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaidi, S.I.K., M.M., M.H., unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah, para ketua OKP dan Ormas, serta ortom Muhammadiyah.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Asahan, M. Akhyar, MA, menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang dilantik. Ia menilai, soliditas dan semangat kader Pemuda Muhammadiyah hari ini menjadi jaminan bagi masa depan gerakan Muhammadiyah di Asahan.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Syarif Lubis, menegaskan pentingnya sinergi lintas daerah antar-pemuda Muhammadiyah. Ia menyampaikan optimisme bahwa Pemuda Muhammadiyah Asahan akan menjadi model kepemimpinan anak muda Muhammadiyah yang kuat dan berdampak.
Dalam materinya, Nasril Bahar menyampaikan bahwa Empat Pilar Kebangsaan merupakan empat tiang penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara yang memiliki posisi sejajar dan sama kuat. Keempat pilar tersebut, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, menurutnya harus menjadi jiwa dari seluruh sistem perundang-undangan, lembaga pendidikan, pertahanan, serta sendi kehidupan kebangsaan.
“Empat pilar kebangsaan inilah yang seharusnya menjiwai semua peraturan perundangan, institusi pendidikan, pertahanan serta sendi kehidupan bernegara,” ujar Nasril.
Ia juga menyampaikan empat prinsip pemuda negarawan yang menurutnya sejalan dengan visi Pemuda Muhammadiyah, yaitu Islam Berkemajuan, Keilmuan, Kewirausahaan Sosial, dan Politik Kebangsaan. Keempat prinsip tersebut, lanjutnya, menjadi fondasi dalam membentuk karakter pemuda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Fachri Mizan Harsono resmi dilantik sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Asahan, didampingi Perdana Ramadhan sebagai Sekretaris dan Hikmat Putra Tarigan sebagai Bendahara. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu membawa kemajuan dalam gerakan Pemuda Muhammadiyah di wilayah Asahan.





