Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Penurunan Pengangguran Jakarta Jadi 6,18 Persen, JAMMA Dorong Kebijakan Berkelanjutan

by Visioner Indonesia
Agustus 28, 2025
in Daerah
Reading Time: 3min read

JAKARTA, — Tingkat pengangguran di Jakarta tercatat menurun menjadi 6,18 persen pada tahun 2025. Penurunan ini dipandang sebagai capaian penting dari kebijakan ekonomi yang digerakkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung. Data terbaru menunjukkan bahwa tren penurunan pengangguran terjadi seiring dengan pertumbuhan lapangan kerja baru di sektor jasa, UMKM, serta industri kreatif.

Gubernur Pramono menjelaskan, penurunan angka pengangguran merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat. Menurutnya, penciptaan iklim investasi yang sehat dan program pelatihan tenaga kerja menjadi dua kunci penting yang terus didorong. Dengan demikian, peluang kerja semakin terbuka luas, khususnya bagi generasi muda.

Jaringan Masyarakat Madura Jakarta (JAMMA) menyampaikan apresiasi atas capaian ini. Penurunan angka pengangguran di ibu kota patut diapresiasi karena mencerminkan kerja keras pemerintah dalam membuka akses lapangan kerja. Namun, Ketua Umum JAMMA Edi Homaidi, juga mengingatkan bahwa angka tersebut belum sepenuhnya ideal, sehingga dibutuhkan strategi yang lebih konsisten agar dampaknya bisa dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penyerapan tenaga kerja yang lebih baik di sektor UMKM dan perdagangan. Hal ini menunjukkan bahwa sektor informal dan usaha skala kecil masih menjadi penyokong utama kesempatan kerja bagi masyarakat Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri tengah menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat daya saing UMKM sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja.

Edi menekankan bahwa pemerintah perlu memberi perhatian lebih terhadap pekerja informal dan UMKM. Pasalnya, kelompok ini seringkali memiliki keterbatasan akses pada permodalan dan teknologi. JAMMA menilai, jika penguatan sektor ini dilakukan secara sistematis, maka pengangguran bisa ditekan lebih jauh dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga disebut tengah merancang program perluasan pelatihan berbasis keterampilan digital untuk menjawab tantangan era industri 4.0. Pemerintah berharap, keterampilan digital dapat membuka akses kerja baru di bidang teknologi informasi, e-commerce, hingga industri konten kreatif.

JAMMA mendukung langkah tersebut, namun mengingatkan agar program pelatihan tidak berhenti pada seremonial belaka. JAMMA menilai, yang lebih penting adalah keberlanjutan, pendampingan, serta evaluasi pasca-pelatihan agar peserta benar-benar bisa terserap dalam dunia kerja. “Pelatihan harus menyiapkan peserta untuk siap pakai, bukan hanya mendapat sertifikat,” tegas Edi.

Sejumlah akademisi menilai bahwa tren penurunan pengangguran di Jakarta ini harus dibarengi dengan kebijakan yang adaptif terhadap perubahan struktur ekonomi. Tanpa itu, angka pengangguran bisa kembali naik ketika terjadi guncangan ekonomi, misalnya karena pelemahan global atau disrupsi teknologi. Oleh sebab itu, ketahanan tenaga kerja perlu menjadi agenda prioritas.

Edi kembali menekankan pentingnya konsistensi kebijakan dalam jangka panjang. Bagi JAMMA, keberhasilan menekan angka pengangguran tidak boleh bersifat sementara. Harus ada keberlanjutan program, monitoring yang transparan, serta keberanian pemerintah untuk menindak tegas praktik-praktik ketenagakerjaan yang tidak adil. Dengan cara itu, capaian 6,18 persen bisa diturunkan lagi ke angka yang lebih ideal dan memberi manfaat nyata bagi seluruh warga Jakarta.

Previous Post

Literasi Expo 2025: Wakapolri Tegaskan Budaya Baca sebagai Landasan SDM Unggul Polri

Next Post

DPR Joget, Rakyat Menderita: Polri Jadi Korban di Tengah Aksi Anarkis

Related Posts

Massa Bakar Kantor PT Timah di Belitung, Penambang Tolak Penghentian Pembelian Bijih
Daerah

Massa Bakar Kantor PT Timah di Belitung, Penambang Tolak Penghentian Pembelian Bijih

Agustus 9, 2026
Demo Massal di Belitung, Penambang Timah Desak Pemerintah Segera Terbitkan Perpres dan Buka Pembelian
Daerah

Demo Massal di Belitung, Penambang Timah Desak Pemerintah Segera Terbitkan Perpres dan Buka Pembelian

Agustus 9, 2026
Wamenpar: Festival Lembah Baliem Perkuat Ekonomi Masyarakat Papua Pegunungan
Daerah

Wamenpar: Festival Lembah Baliem Perkuat Ekonomi Masyarakat Papua Pegunungan

Agustus 9, 2026
PHK 1.900 Karyawan GNI, Suami Istri Terdampak Efisiensi
Daerah

PHK 1.900 Karyawan GNI, Suami Istri Terdampak Efisiensi

Agustus 9, 2026
Kebakaran Bromo Mengganas, TNBTS Tutup Total Akses Wisatawan
Daerah

Kebakaran Bromo Mengganas, TNBTS Tutup Total Akses Wisatawan

Agustus 9, 2026
Polda Metro Tegaskan Jakarta Aman dan Terkendali: Aktivitas Masyarakat Normal, Ekonomi Lancar
Daerah

Polda Metro Tegaskan Jakarta Aman dan Terkendali: Aktivitas Masyarakat Normal, Ekonomi Lancar

Agustus 8, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

PT Timah Buka Suara Soal Aksi Massa di Belitung Timur: “Utamakan Dialog dan Keterbukaan”

Febrie Adriansyah Klaim Jadi Korban Kriminalisasi, Pakar: Buktikan di Pengadilan

Usut Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Dokter RS Muhammadiyah Pekan Depan

Keluarga Resmi Laporkan Kematian Sutrimo ke Polisi, Minta Ekshumasi

Wali Band Bikin Penonton The Sounds Project 2026 Nangis dan Doa Bareng

Mantan Asisten Bongkar Kelakuan Richard Lee: “Tega, Tak Berperikemanusiaan!”

TERPOPULER

PT Timah Buka Suara Soal Aksi Massa di Belitung Timur: “Utamakan Dialog dan Keterbukaan”

Febrie Adriansyah Klaim Jadi Korban Kriminalisasi, Pakar: Buktikan di Pengadilan

Usut Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Dokter RS Muhammadiyah Pekan Depan

Keluarga Resmi Laporkan Kematian Sutrimo ke Polisi, Minta Ekshumasi

Wali Band Bikin Penonton The Sounds Project 2026 Nangis dan Doa Bareng

Mantan Asisten Bongkar Kelakuan Richard Lee: “Tega, Tak Berperikemanusiaan!”

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved