Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

DPR Joget, Rakyat Menderita: Polri Jadi Korban di Tengah Aksi Anarkis

by Visioner Indonesia
Agustus 29, 2025
in Nasional
Reading Time: 2min read
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Ketua Umum Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi, menilai tindakan DPR belakangan ini memperlihatkan kurangnya empati terhadap penderitaan rakyat. Ia menyoroti kenaikan tunjangan anggota DPR yang justru berbarengan dengan pertunjukan joget-joget anggota dewan di media sosial, sementara rakyat tengah bergelut dengan kesulitan ekonomi.

“Kenaikan tunjangan dan aksi joget-joget DPR jelas menunjukkan ketidakpekaan. Rakyat sedang menderita, tapi yang mereka lihat wakilnya malah bersenang-senang. Tak heran akhirnya masyarakat marah dan turun ke jalan,” ujar Edi Homaidi, Jumat (29/8).

Ia menegaskan, aksi protes yang kemudian berujung anarkis adalah konsekuensi dari ulah DPR sendiri. Situasi itu bahkan memunculkan korban, salah satunya seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tertabrak kendaraan taktis (rantis) dalam kekacauan aksi.

Edi menambahkan, dalam setiap gelombang demonstrasi, aparat kepolisian selalu berada di garis depan. Mereka harus berjibaku menghadapi massa, seringkali dalam posisi serba salah.

“Polri di lapangan jadi pihak yang dikorbankan. Maju kena, mundur kena. Mereka bekerja keras menjaga ketertiban, tapi justru DPR yang harusnya jadi sumber solusi malah seakan lepas tangan,” tegasnya.

KMI juga menyoroti sikap DPR yang dianggap tidak bertanggung jawab ketika rakyat menyampaikan aspirasi. “Demo buruh kemarin saja tidak ada satu pun perwakilan DPR yang mau menerima delegasi. Ini memperlihatkan lembaga legislatif semakin jauh dari rakyat,” lanjut Edi.

Ia menegaskan, sikap cuci tangan DPR hanya memperparah ketidakpercayaan publik. Padahal, perwakilan rakyat seharusnya menjadi penyalur aspirasi sekaligus jembatan solusi, bukan justru sumber masalah.

“Kami mendesak DPR untuk segera menghentikan gaya hidup pamer kemewahan dan mulai kembali pada jati dirinya sebagai wakil rakyat. Kalau tidak, polarisasi dengan masyarakat akan makin lebar, dan aparat keamanan akan terus menjadi tameng korban,” pungkasnya.

Previous Post

Penurunan Pengangguran Jakarta Jadi 6,18 Persen, JAMMA Dorong Kebijakan Berkelanjutan

Next Post

Dicopotnya Sahroni: Politik Tanpa Etika Hanya Akan Jadi Panggung Dagelan

Related Posts

Dasco Pimpin Koordinasi BI dan Pemerintah, Dua Jurus Strategis Jaga Stabilitas
Nasional

Dasco Pimpin Koordinasi BI dan Pemerintah, Dua Jurus Strategis Jaga Stabilitas

Juni 6, 2026
“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas
Nasional

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

Juni 3, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana
Nasional

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026
Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

TERPOPULER

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved