Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Mendagri Tito: 11 Kabupaten Aceh Membaik, 7 Perlu Dipulihkan

by Visioner Indonesia
Januari 4, 2026
in Nasional
Reading Time: 2min read

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut terdapat 7 kabupaten di Aceh yang membutuhkan perhatian khusus untuk bisa pulih.

Provinsi tersebut adalah salah satu yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatra.

Meski begitu, Tito mengklaim terdapat 11 kabupaten di Aceh yang dinilai kondisinya berangsur pulih lebih baik.

Menurut dia, imbas dari banjir-longsor tersebut, sebanyak 18 kabupaten di Serambi Mekkah terkena dampak dengan kategori paling berat.

“Untuk Aceh, memang yang paling berat terdampak dari 18 kabupaten, 11 sudah jauh membaik. Tujuh lagi ini memerlukan atensi spesifik untuk dapat dipulihkan,” ungkap Tito dalam konferensi pers yang digelar di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026).

Dia pun membeberkan ketujuh kabupaten Aceh yang memerlukan perhatian khusus. Antara lain Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Pidie Jaya.

Dari 7 kabupaten tersebut, Tito menilai Aceh Tamiang adalah wilayah yang paling berat terkena dampaknya.

Pasalnya, dia memiliki dua indikator yaitu daerah itu dikatakan pulih saat pemerintahan daerahnya berjalan normal dan ekonominya bergerak, dengan ditandai aktivitas jual beli di pasar, restoran, hotel, warung, hingga kafe.

“Nah, dari semua itu yang paling berat betul adalah Aceh Tamiang,” tutur Tito.

Menurut pantauannya dua pekan lalu, kondisi di Aceh Tamiang belum pulih. Namun ketika terdapat kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke wilayah tersebut pada Kamis (1/1/2026), sebagian kecil ekonomi di sana menunjukkan membaik dengan sejumlah warung, restoran, dan kafe-kafe sudah mulai buka.

“Namun, Bapak Presiden sudah mendorong semua kekuatan. TNI ditambah lagi ribuan orang, kemudian polisi juga kalau saya tidak salah ditambah seribu lagi di sana, tapi belum cukup karena dampak yang lumayan luas, bukan lumayan lagi, luas,” jelas Tito.

Dia juga memandang Aceh Tamiang wilayahnya seperti mangkuk, dikelilingi oleh Gayo Lues dan Aceh Timur yang berada di ketinggian.

“Sehingga banjir melanda ke daerah cekungan ini. Nah ini perlu dilakukan gotong-royong untuk bisa membangkitkan di sana,” ujar Tito

Previous Post

Gubernur ajak warga jaga kerukunan beragama ciptakan Papua harmonis

Next Post

BPBD DKI Laporkan 5 RT Terendam Banjir Rob di Kepulauan Seribu

Related Posts

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana
Daerah

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Agustus 20, 2026
Momen Hangat Prabowo, Jokowi, dan Gibran Tampak Mesra
Nasional

Momen Hangat Prabowo, Jokowi, dan Gibran Tampak Mesra

Agustus 17, 2026
Megawati Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP, Doakan Korban Gempa NTT
Nasional

Megawati Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP, Doakan Korban Gempa NTT

Agustus 17, 2026
Saan Mustopa Dorong Percepatan Hunian Tetap bagi 4.000 Pengungsi Gempa NTT
Nasional

Saan Mustopa Dorong Percepatan Hunian Tetap bagi 4.000 Pengungsi Gempa NTT

Agustus 17, 2026
Negara Kita Diuji Kebakaran Hutan dan Bencana Alam
Nasional

Negara Kita Diuji Kebakaran Hutan dan Bencana Alam

Agustus 17, 2026
HUT RI ke-81, Ketua KPK Ingatkan Integritas dan Ajak Bantu Korban Gempa NTT
Nasional

HUT RI ke-81, Ketua KPK Ingatkan Integritas dan Ajak Bantu Korban Gempa NTT

Agustus 17, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved