
Jakarta/30/05/2023. Organisasi mahasiswa Daerah di Jakarta yang mengatasnamakan sebagai Ikatan Mahasiswa Sampang (IMS) Jabodetabek, soroti pengelolaan APBD kabupaten Sampang agar tepat sasaran dan sesuai pemenuhan pembangunan Sampang.
Faris selaku genarasi kabupaten sampang dan Mahasiswa disalah satu kampus di jakarta, sekaligus sebagai sekretaris umum Ikatan Mahasiswa Sampang (IMS) se Jabodetabek.
Menurut Faris, “Langkah yang diambil oleh bupati sampang yakni H Slamet junaidi demi pembangunan sampang cukup dinilai lebih baik, sampai hari ini bisa langsung dirasakan masyarakat sampang. bahkan pinjaman yang diajukan kepada pemerintah pusat melalui PT SMI Persero tanpa menjamin aset milik daerah dalam bentuk apapun Sehingga dipastikan tidak akan terjadi penyitaan”.
Imbuh Faris tuturnya Dalam pinjaman pemerintah daerah sampang yang menjadi sorotannya baginya itu sah-sah saja karena pada prinsipnya dalam peraturan yg berlaku Pinjaman daerah merupakan alternatif sumber pendanaan APBD yang digunakan untuk menutup defisit APBD, pengeluaran pembiayaan, dan/atau kekurangan kas (PP No 56 Tahun 2018).
Faris turut juga mempertanyakan istansi daerah diantaranya seperti pejabat desa Sampang dan wakil rakyat daerah DPRD Kabupaten sampang.
Tegas Faris “Saya disini justru mempertanyakan posisi dari DPRD Kab sampang yang cukup banyak menduduki bangku legislatif karena sampai detik ini tidak ada kontribusi yang signifikan, tidak ada yang nampak ditengah-tengah masyarakat mendengarkan, memberikan solusi bahkan terkesan abai sebagai representasi masyarakat sampang”.
Lanjut Faris ucapnya “dan juga kepala Desa harus mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) secara Optimal karena BUMDES memiliki peran penting yang mampu mewujudkan desa mandiri, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja, menumbuhkan ekonomi masyarakat, memberikan kemudahan akses usaha, dan meningkatkan pendapatan asli desa (PADes). Sehingga hasil pendapatan Desa bisa dialihkan ke kas daerah untuk menutupi defisit APBD sebagai Solusi Alternatif”.
Tegas Faris, “Kabupaten sampang yang berada di pulau Madura tepatnya di provinsi Jawa timur ini, bukan hanya tanggung jawab bupati melainkan, kita semua sebagai masyarakat dan pemerintah harus bersama memikirkan solusi dan mengambil tindakan yang kongkrit demi mewujudkan kesejahteraan, dan menjadikan sampang Hebat Bermartabat”.
