Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Tokoh Pemuda dan Praktisi Hukum Kabupaten Lahat Minta KPK Audit Harta Kekayaan Bupati Cik Ujang Yang Dinilai Sengaja Dimanipulasi

by Visioner Indonesia
Agustus 8, 2023
in Default
Reading Time: 2min read

Harta kekayaan Bupati Lahat, Cik Ujang, menjadi sorotan karena diduga memanipulasi LHKPN yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Melaporkan data harta kekayaan merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai pejabat negara karena sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi serta Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 07 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

Dugaan manipulasi dalam melaporkan harta kekayaan ini telah menimbulkan pertanyaan serius tentang transparansi dan akuntabilitas Bupati Lahat.

Hal itu disampaikan oleh tokoh pemuda dan praktisi hukum Mahendra Reza Wijaya, Selasa (8/8/2023).

“Cik Ujang merupakan pejabat publik yang digaji rakyat maka maklum kalau misalkan rakyat curiga soal LHKPN yang dilaporkan ke KPK,” katanya.

Menurutnya, LHKPN Cik Ujang tidak terlalu banyak perubahan sejak awal menjadi Bupati Lahat 2018 sampai menjelang akhir masa jabatannya 2023.

Bahkan, lanjut Mahendra, harta kekayaan Cik Ujang semakin berkurang saat laporan LHKPN terakhir.

Diketahui, LHKPN Cik Ujang yang tertera di laman KPK pada 31 Desember 2022 sebesar Rp 10.268.789.186 dan tidak jauh berbeda dengan tahun 2019 saat awal mejabat Bupati sebesar Rp 10.585.502.615.

“Gaji dan tunjangan bupati itu sangat besar dan semua itu dibayar dari keringat rakyat jadi wajar kalau misalkan rakyat monitor,” ungkapnya.

“Masalahnya, kenapa harta kekayaan Cik Ujang tidak ada beda setelah 5 tahun menjabat bupati bahkan LHKPN terakhir lebih sedikit dari sebelum-sebelumnya,” lanjutnya.

Bukan hanya itu, kata Mahendra, dugaan manipulasi LHKPN Cik Ujang karena banyak usaha yang dimiliki tidak dimasukkan saat sebelum dan sesudah menjabat Bupati Lahat.

“Setelah saya cek dari tahun 2019 sampai 2022 ternyata LHKPN Cik Ujang banyak kejanggalan dimana banyak usaha yang tidak dimasukkan,” ucapnya.

“Masyarakat lahat tau bahkan kalau ditanya ke tukang becak pun tau kalau Cik Ujang itu punya perusahaan angkutan batu bara yang ditaksir sudah mencapai ribuan unit, ada pula dua SPBU, tanah di mana-mana dan diduga masih banyak usaha yang lain,” terangnya.

Karena itu, Mahendra mendesak KPK mengusut dan mengaudit harta kekayaan Cik Ujang karena diduga sengaja banyak yang tidak dimasukkan ke LHKPN.

“Saya pikir memang disengaja tidak mau dimasukkan ke LHKPN untuk menghindari kecurigaan publik dan terhindar dari sorotan KPK,” tuturnya.

“Kalau misalkan atas nama orang lain, KPK juga harus selidiki dan ini menjadi pertanda dan petunjuk kuat bahwa telah terjadi penyelahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi atau sumber kekayaannya dari hasil korupsi sehingga sengaja dirahasiakan atas nama orang lain,” tandasnya.

Previous Post

Aktivis Sumsel Jakarta Mendesak KPK Periksa dan Tersangkakan Ketua Demokrat Sumsel Sekaligus Bupati Lahat Diduga keras Memanipulasi LHKPN 

Next Post

Mengenal Dekat Andi Gumilar, Pembicara Seminar dan Pelatihan dengan Pengalaman Luas

Related Posts

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73
Default

Pasca Demo Penambang, Gubernur Babel Pastikan Harga Timah Rp200 Ribu per Kg Sn 73

Agustus 9, 2026
Default

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

Juli 31, 2026
PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
BUMN

PB IKA BEM Nusantara Konkretkan Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta

Menteri P2MI Beberkan Modus Jebakan PMI di Balik Gaji Fantastis: Ini Langkah Nyata Pengawasan

Polda Metro Hadirkan Layanan SIM Gratis hingga Servis Motor untuk Ribuan Ojol di Kopdar Kebangsaan

Wapres Gibran Gendong Bayi Korban Gempa di Flores, Janji Bantu Biaya Kuliah Hingga Selesai

Desil Difokuskan untuk Subsidi BBM Bakal Dikaji Ulang, Pemerintah Tunggu Sensus Ekonomi Rampung

Momen Prabowo Telepon di Tengah Rapat, Minta Pengiriman Bantuan Karhutla Kalteng Dipercepat

TERPOPULER

KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta

Menteri P2MI Beberkan Modus Jebakan PMI di Balik Gaji Fantastis: Ini Langkah Nyata Pengawasan

Polda Metro Hadirkan Layanan SIM Gratis hingga Servis Motor untuk Ribuan Ojol di Kopdar Kebangsaan

Wapres Gibran Gendong Bayi Korban Gempa di Flores, Janji Bantu Biaya Kuliah Hingga Selesai

Desil Difokuskan untuk Subsidi BBM Bakal Dikaji Ulang, Pemerintah Tunggu Sensus Ekonomi Rampung

Momen Prabowo Telepon di Tengah Rapat, Minta Pengiriman Bantuan Karhutla Kalteng Dipercepat

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved