Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Ketua PPK Dendi Budiman Menduga Isu Pemerasan Pimpinan KPK Sebagai Playing Victim

by Visioner Indonesia
Oktober 20, 2023
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
217
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ketua Perkumpulan Pemuda Keadilan (PPK) Dendi Budiman menenggarai adanya upaya pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini dianggap terlihat jelas setelah pimpinan KPK dituduh melakukan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

“Apa yang terjadi dan dialami oleh KPK hari ini seperti mengulang tragedi lama saat Antasari Azhar memimpin KPK. Jadi saya pikir apa yang dialami oleh Firli Bahuri hari ini sarat akan kriminalisasi pimpinan KPK,” kata Dendi di Jakarta, Kamis (19/10/2023).

Dendi menyayangkan dinaikkannya status kasus pimpinan KPK dari penyelidikan menjadi penyidikan di Polda Metro Jaya. Padahal kata dia, kepemilikan senjata api SYL belum juga diproses

“Kan begini, kok bisa dalam waktu kurang dari sepekan sudah ada 45 orang yang diperiksa oleh Polda Metro Jaya. Kok semangat betul Karyoto mengusut ini perkara, ada apa sebenarnya. Sementara pada saat yang sama ada kasus kepemilikan senjata api milik SYL yang hingga kini belum juga diproses,” katanya.

Dendi menilai tidak mungkin pimpinan KPK melakukan pemerasan kepada SYL jika pada akhirnya SYL sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

“Kalau soal peras memeras, saya menduga justru ini playing victim. Karena begini, kalau betul Firli meminta uang sebesar itu, harusnya ini kasus tidak mungkin berlanjut. Justru saya menduga ini ada semacam pemutar balikan fakta. Jadi SYL menawarkan uang alias gratifikasi untuk meloloskan kasus yang sedang menimpa dirinya, kan begitu,” ucap dia

“Sudahlah, sekarang ini sudah saatnya kita ini berfokus pada bagaimana melakukan penguatan KPK. Memang KPK belum sempurna dibawah komando Firli, maka itu perlu kita koreksi dan sama-sama kita benahi,” tambah Dendi.

Dendi kemudian meminta masyarakat mendukung upaya pimpinan KPK dalam memberantas korupsi. Upaya pelemahan KPK melalui kriminalisasi pimpinannya harus segera dihentikan.

“Jangan lagi ada kriminalisasi pimpinan KPK. Cukup Antasari Azhar yang jadi korban “Perang” dua instutusi negara. Jangan ada Antasari Antasari lain yang jadi korban pengeroyokan pimpinan KPK saat lembaga ini berikhtiar serius, berjuang keras memberantas korupsi di negeri ini,” pungkas Dendi

Previous Post

Mahendra Ancam Laporkan Pemberitaan Setoran Parkir dan Perselingkuhan ASN di Pagar Alam yang Dinilai Mencemarkan Nama Baik

Next Post

Putusan MK Dinilai Cacat Hukum, Mahasiswa Desak Pembentukan Mahkamah Kehormatan MK dan Minta KPU Patuhi PKPU 19/2023

Related Posts

Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved