
Banyuwangi (31/07/2025) – Usaha untuk mewujudkan cita-cita reformasi dan pelaksanaan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara secara konsekuen serta untuk mengakhiri berbagai permasalahan atau persoalan yang terjadi sekarang ini, diperlukan kesadaran dan komitmen seluruh warga masyarakat untuk memanatapkan rasa persataun dan kesatauan nasional.
Hal ini dapat dicapai apabila setiap warga negera mampu hidup dalam kemajemukan dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan. Selain itu, banyak masyarakat yang belum memahami dan mengerti bahkan merasa asing terhadap nilai-nilai 4 pilar kebangsaan.
Belakangan ini juga terjadi degrasi etis dan moral dikalangan masyarakat. Untuk itu dipandang perlu masyarakat diberikan pemahaman tentang nilai-nilai 4 pilar kebangsaan. Hal itu disampaikan Anggota MPR RI, Zulfikar Arse Sadikin., S.I.P., M.Si saat memaparkan materi 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang berlangsung diaula Cafe Rida, Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar.
Acara sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini dihadiri 150 orang yang terdiri dari unsur masyarakat baik tokoh agama, pemuda dan ibu – ibu. Sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini dimulai pukul 13.00 WIB, dan para peserta juga sangat antusias untuk mengikuti sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini hingga acara Selesei pada pukul 15.00 WIB.
Zulfikar juga menyampaikan secara panjang dan lebar tentang 4 pilar ini tentang bagaimana menjaga etika dan moral untuk selalu menjaga persaudaraan dan persatuan bangsa ini, dan berharap para peserta ini bisa menjadi contoh untuk bisa mengimplementasikan substansi 4 pilar ini dalam kehidupan sehari hari untuk mencapai peradaban yang mengedepankan nilai luhur kesantunan.


