
Jakarta, 08 Oktober 2025 – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Cabang Jakarta Selatan sukses menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “BUMN di Era Baru: Mandiri, Efisien, dan Berorientasi Global Pasca-Danantara” di Gedung Serbaguna GP Ansor Jakarta Selatan. Acara yang dihadiri lebih dari 70 peserta dari Angggota GP Ansor se Jakarta Selatan dan Aktivis ini bertujuan untuk membahas transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di tengah dinamika ekonomi pasca-krisis global yang disebut sebagai “Danantara”. Diskusi ini menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Tema diskusi kali ini difokuskan pada tiga pilar utama: kemandirian operasional, efisiensi manajemen, serta orientasi globalisasi BUMN. Pasca-Danantara, yang merujuk pada fase pemulihan ekonomi nasional setelah gejolak pandemi dan ketidakpastian geopolitik, BUMN dihadapkan pada tantangan untuk beradaptasi dengan teknologi digital dan pasar internasional. Ketua GP Ansor Jakarta Selatan, Bobby, menekankan bahwa acara ini bukan hanya forum diskusi, melainkan panggilan aksi bagi pemuda untuk mendukung reformasi struktural BUMN agar lebih kompetitif dan inklusif.
Acara dibuka dengan sambutan dari Bobby, yang menyampaikan visi GP Ansor dalam memperkuat peran pemuda Nahdlatul Ulama (NU) dalam isu ekonomi nasional. Dukungan kuat dari PT PELNI sebagai mitra strategis pada acara ini. Sebagai BUMN pelopor di sektor maritim.
Peserta diskusi, yang terdiri dari Anggota GP Ansor Jakarta Selatan dan Aktivis aktif berpartisipasi melalui panel diskusi ini. Beberapa isu hangat yang muncul termasuk pemanfaatan AI untuk optimalisasi rantai pasok BUMN serta tantangan regulasi dalam ekspansi ke pasar ASEAN. Survei pasca-acara menunjukkan 85% peserta merasa lebih optimis terhadap prospek BUMN pasca-Danantara, dengan mayoritas menyarankan pembentukan forum serupa secara berkala untuk monitoring kemajuan reformasi.
Sebagai penutup, acara diakhiri dengan deklarasi bersama yang menyerukan pemerintah dan BUMN untuk mempercepat agenda transformasi digital dan kemandirian. GP Ansor Jakarta Selatan berjanji akan melanjutkan inisiatif ini melalui seri diskusi lanjutan di tahun 2026, dengan fokus pada sektor-sektor prioritas seperti energi dan infrastruktur. Acara ini menjadi bukti bahwa pemuda Indonesia siap berperan aktif dalam membangun BUMN yang tangguh dan berdaya saing global.
