Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Angka Rp 1,8 Miliar SPPG Digiring untuk Menyesatkan Publik?

by Visioner Indonesia
Februari 22, 2026
in Ekonomi
Reading Time: 2min read

JAKARTA,- Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait narasi viral yang menyebut Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meraup keuntungan bersih hingga Rp 1,8 miliar per tahun. Isu tersebut dinilai keliru karena tidak memahami struktur pembiayaan dan mekanisme investasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya, menjelaskan bahwa angka Rp 1,8 miliar merupakan estimasi pendapatan kotor maksimal, bukan laba bersih. Perhitungan itu didasarkan pada operasional selama 313 hari dalam satu tahun, yang masih harus dikurangi berbagai komponen biaya seperti operasional harian, upah tenaga kerja, pemeliharaan fasilitas, hingga penyusutan aset bernilai tinggi.

Untuk menjadi mitra, pengelola wajib membangun infrastruktur dapur sesuai Juknis 401.1 Tahun 2026 dengan standar teknis ketat. Estimasi belanja awal atau CapEx yang dikeluarkan dari dana pribadi berkisar antara Rp 2,5 miliar hingga Rp 6 miliar, bergantung lokasi dan kapasitas produksi.

Dengan nilai investasi tersebut, titik impas atau break-even point (BEP) secara rasional baru tercapai setelah 2 hingga 2,5 tahun operasional. Artinya, pada fase awal, mitra masih berada dalam tahap pengembalian modal serta menghadapi risiko usaha yang signifikan.

Menanggapi polemik ini, pegiat sosial Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, menilai kegaduhan tersebut menjadi pengingat agar publik tidak mudah terpancing oleh angka yang tidak disertai konteks. Ia menegaskan bahwa penyajian data tanpa penjelasan menyeluruh berpotensi menciptakan persepsi keliru terhadap tujuan program.

Romadhon mengapresiasi langkah BGN yang mengaktifkan platform “Gizi-Log” untuk memantau alokasi anggaran secara real-time. Sistem digital tersebut dirancang mendeteksi potensi penyimpangan, termasuk indikasi mark-up bahan baku maupun penurunan mutu makanan pada tingkat daerah.

“Gizi-Log memagari piring anak-anak dari praktik tak bertanggung jawab yang memanfaatkan celah administrasi. Jika sistem menemukan harga pembelian melampaui standar pasar tanpa dasar rasional, akses anggaran vendor akan langsung dibekukan,” ujar Romadhon, Minggu (22/2)di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa kebijakan daftar hitam permanen bagi penyedia yang bekerja sama dengan tengkulak tidak sah merupakan langkah tegas menjaga integritas rantai pasok. Digitalisasi ini memastikan anggaran negara benar-benar bertransformasi menjadi asupan bergizi bagi siswa, bukan hilang sebagai margin tersembunyi perantara.

Sebagai bentuk pengawasan tambahan, Romadhon mengusulkan pemasangan “Papan Belanja Harian” di setiap sekolah agar orang tua dapat memantau transparansi harga secara langsung dan menyelaraskan data sistem pusat dengan kondisi riil di lapangan. “Kita tidak boleh terjebak polemik angka tanpa melihat manfaat nyata. Program ini harus dijaga bersama agar jutaan anak menerima gizi konsisten, dan publik berperan sebagai pengawas yang objektif,” pungkasnya.

Previous Post

Bertemu KDEI Taipei, Mukhtarudin
Pastikan Layanan Transparan bagi PMI di Taiwan

Next Post

Suara Publik: Dukung Kemandirian Kilang Pertamina Demi Keteduhan Ibadah Ramadan 2026

Related Posts

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Harapan Damai di Timur Tengah
Ekonomi

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Harapan Damai di Timur Tengah

Agustus 26, 2026
Menkeu Siapkan Dana Karhutla Rp5 T ke BNPB: “Jangan di-Markup”
Ekonomi

Menkeu Siapkan Dana Karhutla Rp5 T ke BNPB: “Jangan di-Markup”

Agustus 26, 2026
Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026
Ekonomi

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Agustus 25, 2026
Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali, Diklaim Hemat Rp73,9 T per Tahun
Ekonomi

Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali, Diklaim Hemat Rp73,9 T per Tahun

Agustus 25, 2026
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Transaksi dan Pengiriman Uang bagi PMI
Ekonomi

BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Transaksi dan Pengiriman Uang bagi PMI

Agustus 23, 2026
Saham Haji Isam Melonjak 70% dalam Sepekan, BEI Masukkan dalam UMA
Ekonomi

Saham Haji Isam Melonjak 70% dalam Sepekan, BEI Masukkan dalam UMA

Agustus 23, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Temui Purbaya, Bos BGN Lapor Pengurangan SPPG & Penerima MBG

KRL Greenline Kembali Normal Usai Tertahan Kerumunan Massa

Budiman Sudjatmiko: Uang Koruptor Bisa Jadi Modal Entaskan Kemiskinan Lewat RUU Perampasan Aset

Soal Perusakan dan Pembakaran Fasilitas di Jakarta, Polisi: Ulah Kelompok Perusuh!

Polri Tangkap Yuwanky, Pemilik Klub Malam Planet Batam DPO Kasus Narkoba

Nasaruddin Umar Fokus Jadi Menag, Tak Maju Calon Ketum PBNU

TERPOPULER

Temui Purbaya, Bos BGN Lapor Pengurangan SPPG & Penerima MBG

KRL Greenline Kembali Normal Usai Tertahan Kerumunan Massa

Budiman Sudjatmiko: Uang Koruptor Bisa Jadi Modal Entaskan Kemiskinan Lewat RUU Perampasan Aset

Soal Perusakan dan Pembakaran Fasilitas di Jakarta, Polisi: Ulah Kelompok Perusuh!

Polri Tangkap Yuwanky, Pemilik Klub Malam Planet Batam DPO Kasus Narkoba

Nasaruddin Umar Fokus Jadi Menag, Tak Maju Calon Ketum PBNU

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved