Jabatan Menkeu Kembali Dipegang Alumnus Universitas Indonesia

Jakarta, 14 September 2026 – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) dalam reshuffle kabinet di Istana Negara, Senin (14/9/2026) sore. Pelantikan ini menandai kembalinya jabatan bendahara negara ke tangan alumnus Universitas Indonesia (UI) .

Suahasil merupakan lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) untuk jenjang sarjana. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister dan doktor di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat .

Tradisi Alumnus UI di Kursi Menkeu

Dengan dilantiknya Suahasil, tradisi panjang alumnus UI yang menduduki kursi Menkeu kembali berlanjut. Sebelumnya, sejumlah nama besar tercatat pernah menjabat posisi strategis ini, di antaranya:

  1. Sri Mulyani Indrawati – Menkeu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo, juga alumnus FEB UI.
  2. Chatib Basri – Menkeu era SBY, lulusan FEB UI.
  3. Agus Martowardojo – Menkeu era SBY, alumnus FEB UI.
  4. Bambang Brodjonegoro – Menkeu era Jokowi, alumnus FEB UI.

Suahasil sendiri sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan mendampingi Purbaya Yudhi Sadewa sejak Oktober 2024. Ia dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024-2029 .

Rekam Jejak Suahasil

Suahasil Nazara memiliki rekam jejak panjang di Kementerian Keuangan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional. Ia juga dikenal sebagai akademisi yang mengajar di FEB UI sebelum berkarier di pemerintahan.

Di bawah kepemimpinannya sebagai Menkeu, Suahasil diharapkan dapat menjaga stabilitas fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global. Presiden Prabowo secara khusus memberikan arahan agar Suahasil menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara .

Tanggapan Pasar dan Ekonom

Ekonom menilai pelantikan Suahasil memberikan sinyal kesinambungan kebijakan fiskal. “Suahasil adalah orang dalam yang sudah memahami seluk-beluk APBN dan kebijakan fiskal. Ini memberikan kepastian bagi pasar,” ujar seorang analis ekonomi di Jakarta.

Namun, tantangan tidak ringan menanti. Suahasil harus menghadapi tekanan global, pelemahan rupiah, serta kebutuhan pembiayaan program-program prioritas pemerintah. Kemampuannya menjaga keseimbangan antara disiplin fiskal dan kebutuhan belanja negara akan menjadi ujian utama .


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terkait

Terbaru