Warning: Attempt to read property "child" on null in /home/anandapu/visioner.id/wp-content/themes/jnews/class/ContentTag.php on line 45
Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Mahfud MD: “Menteri Prabowo Agak Lemah”, Kabinet Bayangan Jadi Pengingat

by Visioner Indonesia
Agustus 7, 2026
in Politik
Reading Time: 2min read
Mahfud MD: “Menteri Prabowo Agak Lemah”, Kabinet Bayangan Jadi Pengingat

Jakarta, 7 Agustus 2026 – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD memberikan penilaian blak-blakan terhadap kinerja Kabinet Merah Putih di tengah ramainya isu pembentukan Kabinet Bayangan. Mahfud menilai para menteri di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini “agak-agak lemah”, dan menganggap kehadiran kabinet tandingan sebagai hal yang wajar dan tidak bermasalah secara konstitusional.

“Intinya kan sekarang pemerintahan menurut saya para menterinya tuh agak-agak lemah,” ujar Mahfud dalam podcast di kanal YouTube Mahfud MD Official, Kamis (6/8/2026). Ia menyebut kelemahan para menteri ini menjadi salah satu alasan mengapa publik mulai mencari alternatif pengawasan di luar parlemen.

Menurut Mahfud, Kabinet Bayangan yang dideklarasikan Koalisi Masyarakat Sipil pada 27 Juli 2026 hadir sebagai instrumen pengingat dan pengkritik kebijakan. “Gerakan seperti ini tidak masalah. Tidak ada larangan konstitusional selama tidak mengklaim kekuasaan formal,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa dalam sistem demokrasi, ruang bagi suara alternatif justru diperlukan untuk menjaga keseimbangan.

Mahfud juga membandingkan kondisi saat ini dengan masa lalu. Ia menyebut bahwa ketika ia masih aktif di pemerintahan, kabinet bayangan seperti ini mungkin tidak akan muncul karena menteri-menteri saat itu dinilai lebih kuat secara kapasitas dan pengaruh. “Sekarang, karena banyak kebijakan yang dianggap kontroversial dan minim penjelasan, publik mencari cara sendiri untuk mengawal,” ujarnya.

Menanggapi kritik bahwa Kabinet Bayangan tidak memiliki dasar hukum, Mahfud menegaskan bahwa warga negara memiliki hak konstitusional untuk berserikat dan menyampaikan pendapat, sebagaimana dijamin Pasal 28E dan 28F UUD 1945. “Selama tidak melakukan makar, tidak mengubah struktur negara, dan tidak mengklaim sebagai pemerintah resmi, sah-sah saja,” imbuhnya.

Mahfud juga menyindir bahwa kehadiran kabinet bayangan menjadi alarm bagi pemerintah. “Kalau menterinya kuat dan programnya jelas, orang malas bikin kabinet bayangan. Ini sinyal bahwa ada yang tidak beres,” pungkasnya.


Previous Post

Bos Danantara: 652 Perusahaan BUMN Akan “Hilang”

Next Post

Istana Bantah Surpres Penggantian Kapolri: “Belum Ada, Itu Isu”

Related Posts

Istana Bantah Surpres Penggantian Kapolri: “Belum Ada, Itu Isu”
Politik

Istana Bantah Surpres Penggantian Kapolri: “Belum Ada, Itu Isu”

Agustus 7, 2026
Petinggi Parpol Buka Suara soal Isu Reshuffle: “Hak Prerogatif Presiden, Kami Belum Dengar”
Nasional

Petinggi Parpol Buka Suara soal Isu Reshuffle: “Hak Prerogatif Presiden, Kami Belum Dengar”

Agustus 7, 2026
Hakim Kabulkan Permintaan Nadiem di Sidang Banding, Lima Saksi Akan Dihadirkan Kembali
HUKUM

Hakim Kabulkan Permintaan Nadiem di Sidang Banding, Lima Saksi Akan Dihadirkan Kembali

Agustus 6, 2026
Roy Suryo vs Polri dan Kejaksaan: Hattrick Praperadilan dan Gugatan Ganti Rugi
HUKUM

Roy Suryo Kembali Kalah di Praperadilan Ketiga, Gugatan Ganti Rugi Ditolak Hakim

Agustus 6, 2026
Kemenag Perpanjang Pengajuan Tunjangan Khusus Guru Madrasah 2026 hingga 12 Agustus 2026
Politik

Kemenag Perpanjang Pengajuan Tunjangan Khusus Guru Madrasah 2026 hingga 12 Agustus 2026

Agustus 6, 2026
Mensesneg: Belum Ada Surpres Penggantian Kapolri, Jabatan Hanya Isu
Politik

Mensesneg: Belum Ada Surpres Penggantian Kapolri, Jabatan Hanya Isu

Agustus 6, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Duel Dua Ekonom di Bursa BI: Chatib Basri vs Muliaman Hadad, Siapa yang Tepat?

Sindikat Scamming Apartemen Medan: Mengaku OJK dan Polisi, Raup Rp6,7 M

Istana Bantah Surpres Penggantian Kapolri: “Belum Ada, Itu Isu”

Mahfud MD: “Menteri Prabowo Agak Lemah”, Kabinet Bayangan Jadi Pengingat

Bos Danantara: 652 Perusahaan BUMN Akan “Hilang”

Febrie Adriansyah Diperiksa Tim 9, Kenakan Baju Oranye Khas Tahanan KPK

TERPOPULER

Duel Dua Ekonom di Bursa BI: Chatib Basri vs Muliaman Hadad, Siapa yang Tepat?

Sindikat Scamming Apartemen Medan: Mengaku OJK dan Polisi, Raup Rp6,7 M

Istana Bantah Surpres Penggantian Kapolri: “Belum Ada, Itu Isu”

Mahfud MD: “Menteri Prabowo Agak Lemah”, Kabinet Bayangan Jadi Pengingat

Bos Danantara: 652 Perusahaan BUMN Akan “Hilang”

Febrie Adriansyah Diperiksa Tim 9, Kenakan Baju Oranye Khas Tahanan KPK

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved