Pemerintah Arab Saudi dikabarkan telah menyiagakan pasaukan dan kendaraan tempur dalam sekala besar di kota Jizan, yang berlokasi di dekat perbatasan dengan Yaman. Kota Jizan merupakan kota diperbatasan yang sering kali menjadi pusat pertempuran dengan pemberontak Syiah Houthi.
Seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (8/6/2015), Pemerintah Arab Saudi dilaporkan menyiagakan pasukan dan kendaraan tempur dalam skala besar. Ratusan kendaraan tempur dan ribuan pasukan terlatih disiagakan di kota Jizan.
Belum diketahui tujuan dari penyiagaan pasukan Arab Saudi di wilayah perbatasan dengan Yaman tersebut. beberapa pihak menduga, Pemerintah Arab Saudi tengah bersiap-siap untuk melakukan perang darat dengan pemberontak Syiah Houthi dan seluruh simpatisannya.
Pemerintah Arab Saudi sampai saat ini belum meberikan pernyataan secara resmi terkait keputusan mereka dalam menyiagakan ribuan pasukan dan ratusan kendaraan di wilayah Jizan. Penyiagaan pasukan Arab Saudi terjadi sehari setelah pesawat tempurnya melancarkan serangan besar-besaran ke beberapa wilayah di Yaman.
Seranga Udara Arab Saudi
Sebelumnya pada hari Ahad (7/6/2015), koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan serangan udara ke ibukota Yaman yang menewaskan sedikitnya 44 orang, serangan udara ini terjadi sepekan sebelum dimulainya perundingan damai yang telah dijadwalkan antara faksi-faksi yang sedang berselisih.
Pemboman tersebut menargetkan markas angkatan besenjata Yaman di Sana’a yang saat ini dikuasai oleh Pemberontak Syiah Houthi.
Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Sabtu, mengumumkan akan dilakukannya perundingan multilateral yang akan dimulai pada tanggal 14 juni di Jenewa, Swiss. Uapaya perundingan perdamain dan gencatan senjata antara pihak yang berperang di Yaman telah berulang kali dimediasikan oleh PBB namun selalu gagal.




