Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Korea Utara Ancam Korea Selatan Akan Dijadikan Lautan Api

by Redaksi
Agustus 15, 2015
in Luar Negeri
Reading Time: 2min read
Korea Utara ancam Korea Selatan
0
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korea Utara mengancam akan membuat Korea Selatan menjadi “lautan api” kecuali pegiat dari Negara Gingseng berhenti melepaskan selebaran propaganda melintasi perbatasan kedua Negara yang dijaga ketat itu. Peringatan tersebut diberikan beberapa jam setelah polisi Korea Selatan mencegah pegiat melepaskan selebaran di tengah peningkatan ketegangan militer di semenanjung itu.

“Pasukan boneka seharusnya tidak melupakan sedetik pun bahwa seluruh Korsel bisa berubah menjadi lautan api karena penyebaran gila-gilaan selebaran itu,” kata pihak Pyongyang dalam pernyataan yang disiarkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA). Dengan tegas, Pyongyang meminta Seoul untuk tidak menguji kesabaran tentara-tentaranya.

Mereka menuduh para pegiat Korea Selatan menggunakan taktik serang dan lari di kawasan perbatasan untuk mengirimkan selebaran anti-Pyongyang ke Korea Utara puluhan kali lebih pada Juni, Juli dan Agustus. Pelepasan selebaran itu dianggap oleh pihak Utara sebagai “pernyataan terbuka untuk perang” melawan Korea Utara.

Sekitar 100 petugas polisi Korsel membentuk pagar betis untuk mencegah kendaraan yang membawa sekitar 30 pegiat ke kota Paju di perbatasan, tempat di mana mereka akan melepaskan balon-balon helium membawa selebaran menuju Korea Utara. Selebaran itu mencemooh dinasti Kim yang berkuasa dan mengecam serangan ranjau yang dituduhkan kepada Pyongyang dan melukai dua tentara patroli perbatasan Korea Selatan bulan ini.

Korsel bertekad bahwa Korut akan membayar mahal untuk serangan tersebut dan pada pekan ini telah memulai kembali (setelah selama satu dekade terhenti) penyiaran pesan-pesan propaganda ke arah Korut menggunakan pengeras suara yang dipasang di sepanjang perbatasan. Seoul juga telah mengumumkan latihan militer bersama dengan Amerika Serikat menggunakan persenjataan berat dan peluru hidup, tidak jauh dari perbatasan.

Korut sebelumnya telah membantah berada dibalik ledakan ranjau, Komisi Pertahanan Nasional (NDC) Korea Utara mengatakan bahwa tuduhan Korsel bahwa tentaranya menyelinap masuk perbatasan dan menanamkan ranjau di sepanjang rute patroli sebagai tuduhan “konyol”.

“Jika militer kami benar-benar akan mencapai satu tujuan militer, kami akan menggunakan senjata berat, bukannya tiga ranjau,” kata komisi itu dalam pernyataannya di KCNA seperti dikutip dari antaranews.com. (Syaifulloh Amir / AP)

Tags: kim jong unKorea SelatanKorea Utara
Previous Post

Dian Sastro Naik Ojek, Simak Komentarnya Tentang Para Go-Jekers

Next Post

Amien Rais: PAN Kok Seperti Kena Kutukan Sejarah…

Related Posts

Diplomasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Naik 5 Hari Beruntun
Luar Negeri

Diplomasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Naik 5 Hari Beruntun

April 24, 2026
Diplomasi Buntu, Kicauan Trump di Medsos Hambat Damai AS-Iran
Luar Negeri

Diplomasi Buntu, Kicauan Trump di Medsos Hambat Damai AS-Iran

April 24, 2026
Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran
Luar Negeri

Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran

April 11, 2026
Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang
Luar Negeri

Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang

April 6, 2026
Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz
Luar Negeri

Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz

April 6, 2026
Heboh Netanyahu Diisukan Meninggal
Luar Negeri

Heboh Netanyahu Diisukan Meninggal

Maret 16, 2026

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved