Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Amin : FID blok Masela molor hingga 2020

by Aulia Rachman Siregar
Maret 17, 2016
in Migas
Reading Time: 1min read
Amin : FID blok Masela molor hingga 2020

Jakarta, IndonesiaVisioner-. Keputusan akhir investasi atau final invesment decision (FID) akan molor hingga 2020, akibat keputusan POD atau rencana pembangunan fasilitas pengolahan gasalam cair yang tak kunjung diketok. Perhitungan tersebut masih menggunakan asumsi keputusan pembangunan fasilitas LNG tetap mengacu pada revisi POD, yakni FLNG atau offshore.

Amien Sunaryadi Kepala SKK Migas  mengatakan, FID seharusnya bisa berjalan pada 2018 dengan asumsi POD diputuskan akhir tahun lalu hinggaawal 2016 ini. Namun kenyataan bahwa sampai saat ini tidak kepastian soal Masela, membuat semua jadwal menjadi molor. Bahkaan, bila pada akhirnya diputuskan pembangunan fasilitas LNG dilakukan di darat, maka mundurnya jadwal akan semakin tidak menetu. “Setelah jelang 10 Maret (2016) mereka pastikan tidak bisa akhir 2018 FID. Jadi kalau POD disetujui sekarang maka FID akan mundur akhir 2020. Kalau Onshore maka mundurnya ga jelas akan lebih lama,” kata Amien

Mundur dua tahun bukan tanpa alasan. Menurut Amin, Inpexdan Shell tentu melihat rencana ke depan dengan banyak perhitungan layaknya investor. 2019 adalah tahun pemilihan umum presiden yang dinilai akan tidak ramah terhadap keputusan besar investasi. “Kalau akhir 2018 risiko masih diterima. Begitu masuk 2019 Indoensia adalah masa pemilu dan mereka hitung tahun itu sulit dilakukan pengambilan keputusan investasi dengan nilai yang besar,” lanjiut amain. Selain mundurnya jadwal FID, Inpex memutuskan untuk mengurangi pegawai di Indonesia hingga 40 persen dari total personil yang ada saat ini. Artinya tenaga kerja yang berkurang bisa pindah ke pos Inpex di luar negeri. Dari 350 pegawai Inpex di Indonesia, maka hanya akan tersisa 130 pegawai saja. Sisanya akan dipindah ke proyek lain di luar negeri.

Amien menambahkan, kami sangat khawatir hal ini dapat menimbulkan pemecatan pegawai. Terlebih kondisi hulu migas sedang lesu akibat harga minyak dunia yang rendah. Tidak hanya Inpex, investor Blok Masela lainnya yakni Shell juga meminta kepada insinyur-insinyur yang bekerja untuk proyek Masela agar mencari proyek lainnya di internal perusahaan. Tutup Amin ( MR. Vis)

Previous Post

Urgensi Penataan Ruang di Kabupaten Sidoarjo

Next Post

Ketua PPAD: Pembiaran angkutan online bisa picu konflik horizontal

Related Posts

Antrean BBM Subsidi Warnai Momen HUT RI di Pangkalpinang
Daerah

Antrean BBM Subsidi Warnai Momen HUT RI di Pangkalpinang

Agustus 17, 2026
Orang Kaya Akan Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah
BUMN

Orang Kaya Akan Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah

Agustus 15, 2026
Harga BBM Pertamina Sabtu 8 Agustus 2026: Ada Perubahan? Begini Daftar Terbaru
BUMN

Harga BBM Pertamina Sabtu 8 Agustus 2026: Ada Perubahan? Begini Daftar Terbaru

Agustus 8, 2026
Sulap Sampah Jadi Energi Bersih, Pertamina Perkuat Transisi Energi
Daerah

Sulap Sampah Jadi Energi Bersih, Pertamina Perkuat Transisi Energi

Agustus 5, 2026
Kunjungi Tiga Fasilitas Strategis, Komut Pertamina Perkuat Sinergi One Pertamina
BUMN

Kunjungi Tiga Fasilitas Strategis, Komut Pertamina Perkuat Sinergi One Pertamina

Agustus 5, 2026
PLN Masuk ke Sekolah, Siswa Diajak Sulap Sampah Jadi Energi
Migas

PLN Masuk ke Sekolah, Siswa Diajak Sulap Sampah Jadi Energi

Agustus 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Kubu Febrie: Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan

DPR-Pemerintah Finalisasi Regulasi Ojol dan Angkutan Barang, RUU LLAJ Prioritaskan Keselamatan

Peringatan Keras untuk NU: Jangan Biarkan Kepentingan Kuasa Menggerogoti Khittah!

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan

TERPOPULER

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Kubu Febrie: Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan

DPR-Pemerintah Finalisasi Regulasi Ojol dan Angkutan Barang, RUU LLAJ Prioritaskan Keselamatan

Peringatan Keras untuk NU: Jangan Biarkan Kepentingan Kuasa Menggerogoti Khittah!

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved