Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Amin : FID blok Masela molor hingga 2020

by Aulia Rachman Siregar
Maret 17, 2016
in Migas
Reading Time: 1min read
Amin : FID blok Masela molor hingga 2020
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, IndonesiaVisioner-. Keputusan akhir investasi atau final invesment decision (FID) akan molor hingga 2020, akibat keputusan POD atau rencana pembangunan fasilitas pengolahan gasalam cair yang tak kunjung diketok. Perhitungan tersebut masih menggunakan asumsi keputusan pembangunan fasilitas LNG tetap mengacu pada revisi POD, yakni FLNG atau offshore.

Amien Sunaryadi Kepala SKK Migas  mengatakan, FID seharusnya bisa berjalan pada 2018 dengan asumsi POD diputuskan akhir tahun lalu hinggaawal 2016 ini. Namun kenyataan bahwa sampai saat ini tidak kepastian soal Masela, membuat semua jadwal menjadi molor. Bahkaan, bila pada akhirnya diputuskan pembangunan fasilitas LNG dilakukan di darat, maka mundurnya jadwal akan semakin tidak menetu. “Setelah jelang 10 Maret (2016) mereka pastikan tidak bisa akhir 2018 FID. Jadi kalau POD disetujui sekarang maka FID akan mundur akhir 2020. Kalau Onshore maka mundurnya ga jelas akan lebih lama,” kata Amien

Mundur dua tahun bukan tanpa alasan. Menurut Amin, Inpexdan Shell tentu melihat rencana ke depan dengan banyak perhitungan layaknya investor. 2019 adalah tahun pemilihan umum presiden yang dinilai akan tidak ramah terhadap keputusan besar investasi. “Kalau akhir 2018 risiko masih diterima. Begitu masuk 2019 Indoensia adalah masa pemilu dan mereka hitung tahun itu sulit dilakukan pengambilan keputusan investasi dengan nilai yang besar,” lanjiut amain. Selain mundurnya jadwal FID, Inpex memutuskan untuk mengurangi pegawai di Indonesia hingga 40 persen dari total personil yang ada saat ini. Artinya tenaga kerja yang berkurang bisa pindah ke pos Inpex di luar negeri. Dari 350 pegawai Inpex di Indonesia, maka hanya akan tersisa 130 pegawai saja. Sisanya akan dipindah ke proyek lain di luar negeri.

Amien menambahkan, kami sangat khawatir hal ini dapat menimbulkan pemecatan pegawai. Terlebih kondisi hulu migas sedang lesu akibat harga minyak dunia yang rendah. Tidak hanya Inpex, investor Blok Masela lainnya yakni Shell juga meminta kepada insinyur-insinyur yang bekerja untuk proyek Masela agar mencari proyek lainnya di internal perusahaan. Tutup Amin ( MR. Vis)

Previous Post

Urgensi Penataan Ruang di Kabupaten Sidoarjo

Next Post

Ketua PPAD: Pembiaran angkutan online bisa picu konflik horizontal

Related Posts

Timur Tengah Kembali Panas, Rupiah & Mata Uang Asia Lemas
Ekonomi

Gejolak Harga Energi Berlanjut, Rupiah Masih Tertekan

April 27, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol
Ekonomi

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

April 21, 2026
Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga
BUMN

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

April 21, 2026
Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi
Ekonomi

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

April 21, 2026
Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz
Ekonomi

Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz

April 19, 2026
PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon
BUMN

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

TERPOPULER

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved