Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Lumpur Tarumajaya Makin Parah, Bisa seperti Lumpur Sidoarjo?

by Aulia Rachman Siregar
Agustus 9, 2016
in Daerah, Migas, Peristiwa
Reading Time: 2min read
Lumpur Tarumajaya Makin Parah, Bisa seperti Lumpur Sidoarjo?
0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Semburan lumpur akibat pengeboran jaringan pipa di Desa Segara Makmur RT 003/08, KecamatanTarumajaya, Kabupaten Bekasi, kian parah, Senin (8/8) siang.

Lumpur yang awalnya hanya keluar dari lantai rumah warga setempat, kini menutupi Jalan Marunda Makmur, Kampung Kebon Kelapa, sejauh 25 meter.

Mungkinkah lumpur ini bisa seperti kasus Lumpur Sidoarjo, Jawa Timur?

Ketua RT setempat, Juroh (55), mengatakan, semburan lumpur tersebut terjadi Minggu (7/8) sekira pukul 23.00. Saat itu, tiba-tiba lumpur menyembur dari lokasi pengeboran di sekitar lokasi hingga merembet ke jalan raya.

“Ketinggian lumpur mencapai 20 cm dari malam sampai tadi siang,” ujar Juroh kepada wartawan, Senin (8/8) malam.

Akibat kejadian tersebut, aktivitas kendaraan dari arah Marunda ke Tarumajaya atau sebaliknya menjadi terganggu. Bahkan kemacetan mulai terjadi sejak Senin (8/8) pukul 05.00 hingga pukul 19.00. “Sampai pukul tujuh malam sekarang masih macet, karena kendaraan banyak yang tidak bisa melintas di lokasi,” kata Juroh.

Dia mengungkapkan, semburan lumpur tersebut tidak hanya menutupi jalan raya, tetapi juga masuk ke jalan lingkungan warga yaitu di Gang Manggar dan Gang Antena. Ketinggian lumpur di Jalan Marunda sekitar 15 cm. “Bahkan lumpur ada yang masuk juga ke perumahan warga,” ucapnya lagi.

Menurutnya, pihak PT Pertamina Gas (Pertagas) yang membangun jaringan pipa sudah berupaya menanggulanginya. Salah satunya dengan mengerahkan tiga unit truk untuk menyedot lumpur tersebut.

Menurut dia, hujan yang mengguyur wilayah setempat dari siang hingga sore membuat lumpur menjadi cepat menjalar. Dia memprediksi, jika tidak turun hujan, maka akses jalan tersebut akan lumpuh.

“Untungnya tadi hujan, jadi lumpur kesiram dan jalanan sudah bisa dilintasi. Tapi dampaknya kemacetan parah,” ucapnya. “Sekarang pengeboran dihentikan dulu karena kondisi seperti ini,” ucapnya.

Dihentikan

Sebelumnya, peristiwa semburan lumpur juga terjadi beberapa kali di Jalan Marunda Makmur, Kampung Kebon Kelapa. Semburan lumpur pertama terjadi pada Senin (1/8) dan terakhir pada Rabu (3/8) siang. Saat itu, warga dikejutkan dengan lumpur yang menyembur dari dalam tanah dan lantai keramik rumahnya.

Akibat kejadian tersebut, toko obat milik Abdul Kodir (42) mengalami kerusakan. Bahkan dia harus merugi hingga Rp 270 juta akibat kejadian tersebut. “Barang dagangan senilai Rp 40 juta rusak, omzet hilang Rp 30 juta per lima hari dan bagian rumah banyak yang rusak Rp 200 juta,” ujar Abdul.

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin menyatakan, telah mengajukan permohonan kepada pelaksana proyek untuk menghentikan terlebih dahulu pengeboran tersebut. Dia meminta, pelaksana proyek mempelajari permasalahannya sehingga semburan lumpur di permukiman warga bisa teratasi dengan baik.

“Saya juga sempat berbicara dengan Ombudsman, soalnya mereka ini belum memperpanjang izin. Meski begitu kita tetap mengizinkan walau bagaimana pun itu BUMN yang memiliki tugas untuk membangun,” ucap Neneng singkat. (iv)

 

 

Previous Post

Menjawab “Industri” Pendidikan Berbasis Karakter Melalui Full Day School

Next Post

Untuk Memenuhi Kebutuhan Gas Nasional, Lapindo Brantas, Inc. Melakukan Perawatan (Workover) Sumur Wunut 4

Related Posts

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol
Ekonomi

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

April 21, 2026
Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga
BUMN

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

April 21, 2026
Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi
Ekonomi

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

April 21, 2026
Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz
Ekonomi

Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz

April 19, 2026
Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon
BUMN

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Layanan Digital Polri: Hadiah Inovasi Bagi Warga yang Merindukan Pelayanan Cepat dan Transparan

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

Harga Emas Antam Naik Saat Emas Dunia Malah Turun

Gencatan Senjata AS-Iran Hampir Selesai, Mau Jual atau Beli Emas?

TERPOPULER

Layanan Digital Polri: Hadiah Inovasi Bagi Warga yang Merindukan Pelayanan Cepat dan Transparan

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

Harga Emas Antam Naik Saat Emas Dunia Malah Turun

Gencatan Senjata AS-Iran Hampir Selesai, Mau Jual atau Beli Emas?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved