Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Keuangan negara dalam keadaan defisit, pemerintah masih tambah hutang

by Aulia Rachman Siregar
Juni 19, 2016
in Nasional
Reading Time: 2min read
Keuangan negara dalam keadaan defisit, pemerintah masih tambah hutang

Visioner. id Jakarta- Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengajukan tambahan utang sebesar Rp 21 triliun untuk menutup pelebaran defisit yang diproyeksikan sebesar Rp 313,2 triliun atau 2,48 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2016.  Utang ini masuk dalam kebutuhan tambahan pembiayaan sebesar Rp 40,2 triliun.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Suahasil Nazara mengungkapkan, defisit anggaran mengalami peningkatan dari Rp 272,2 triliun atau 2,15 persen dari PDB di APBN Induk 2016 menjadi Rp 313,2 triliun atau 2,48 persen terhadap PDB dalam RAPBN-P tahun ini.
“Karena defisit anggaran melebar jadi 2,48 persen dari PDB, kebutuhan pembiayaan pun meningkat Rp 40,2 triliun,” ujar dia saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/6/2016).
Sumber pembiayaan Rp 40,2 triliun, kata Suahasil dipenuhi dari Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 19 triliun tahun lalu dan Rp 21,2 triliun melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN).
“Kami harap meskipun defisit melebar, tidak berpengaruh negatif terhadap pasar karena setengahnya (pembiayaan) dibiayai dari SAL,” ujar Suahasil.
Seperti diketahui, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) telah menarik utang sebesar Rp 262,4 triliun melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) hingga 31 Maret 2016. Sementara dari Bank Dunia (World Bank), pemerintah telah menyerap komitmen pinjaman senilai US$ 500 juta.
“Realisasi penerbitan SBN netto sampai dengan 31 Maret ini sebesar Rp 165,5 triliun atau secara gross mencapai Rp 262,4 triliun,” ucap Direktur Strategis dan Portofolio Utang DJPPR, Schneider Siahaan.
Ia juga menjelaskan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko telah menarik pinjaman program dari Bank Dunia sebesar US$ 500 juta. Sementara untuk porsi kepemilikan di surat utang Indonesia pada posisi 30 Maret 2016, Schneider mengakui mencapai 38,3 persen atau senilai Rp 604,7 triliun.
“Dari Bank Dunia ini adalah pinjaman lama atau tahun lalu yang ditarik awal tahun ini,” kata dia
Previous Post

Agenda besar “para Naga” selamatkan Ahok

Next Post

Belgia Hancurkan Republik Irlandia

Related Posts

Asap Karhutla Kepung Negara Tetangga, Indonesia Perkuat Diplomasi dan Penanganan Darurat
Luar Negeri

Asap Karhutla Kepung Negara Tetangga, Indonesia Perkuat Diplomasi dan Penanganan Darurat

Agustus 23, 2026
Kepala BGN Siap Pecat ASN yang Terbukti Melanggar SOP & Aturan
Nasional

Kepala BGN Siap Pecat ASN yang Terbukti Melanggar SOP & Aturan

Agustus 23, 2026
Menteri Jangan Diam! DPR Soroti Pemblokiran DP Haji 2027 oleh Arab Saudi
Nasional

Menteri Jangan Diam! DPR Soroti Pemblokiran DP Haji 2027 oleh Arab Saudi

Agustus 23, 2026
Istana Bantah Isu Penunjukan Haji Isam Pimpin Penanganan Karhutla: “Hoaks”
Nasional

Istana Bantah Isu Penunjukan Haji Isam Pimpin Penanganan Karhutla: “Hoaks”

Agustus 23, 2026
Menteri P2MI Beberkan Modus Jebakan PMI di Balik Gaji Fantastis: Ini Langkah Nyata Pengawasan
Nasional

Menteri P2MI Beberkan Modus Jebakan PMI di Balik Gaji Fantastis: Ini Langkah Nyata Pengawasan

Agustus 22, 2026
Wapres Gibran Gendong Bayi Korban Gempa di Flores, Janji Bantu Biaya Kuliah Hingga Selesai
Daerah

Wapres Gibran Gendong Bayi Korban Gempa di Flores, Janji Bantu Biaya Kuliah Hingga Selesai

Agustus 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di Sembilan Polda, Terbanyak dari Riau

CNG 3 Kg & Kompor Listrik: Dua “Penolong” Subsidi Energi yang Masih Terbatas

Asap Karhutla Kepung Negara Tetangga, Indonesia Perkuat Diplomasi dan Penanganan Darurat

Kepala BGN Siap Pecat ASN yang Terbukti Melanggar SOP & Aturan

Menyingkap Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Digerebek, Polisi Sita 360.000 Lembar

90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”

TERPOPULER

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di Sembilan Polda, Terbanyak dari Riau

CNG 3 Kg & Kompor Listrik: Dua “Penolong” Subsidi Energi yang Masih Terbatas

Asap Karhutla Kepung Negara Tetangga, Indonesia Perkuat Diplomasi dan Penanganan Darurat

Kepala BGN Siap Pecat ASN yang Terbukti Melanggar SOP & Aturan

Menyingkap Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Digerebek, Polisi Sita 360.000 Lembar

90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved