Visioner.id,Jakarta – Sejumlah organisasi mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam FORUM JENEPONTO MENGGUGAT akan melakukan aksi unjukrasa di Ibu Kota Jakarta dengan dua titik aksi yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK.RI). Kamis, 28 Maret 2019.
Massa aksi menyampaikan aspirasinya terkait banjir bandang yang terjadi di jeneponto pada tanggal 22 januari 2019 yang diakibatkan hancurnya temporary cofferdam & primary cofferdam pada proyek pembangunan bendungan Kareloe, Sulsel yang berdampak pada beberapa wilayah di Kabupaten Jeneponto, Sulsel.
Amrullah Serang selaku penanggung jawab aksi mengatakan, ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memperjuangkan masyarakat terdampak banjir di jeneponto karena sampai saat ini pihak Pompengan Jeneberang tidak ada niat untuk bertanggung jawab terhadap korban.
Tidak sampai disitu, diduga juga ada indikasi tindak pidana korupsi dalam proyek besar tersebut dikarenakan ada kesalahan bangunan konstruksi yang merupakan sebab hancurnya cofferdam bendungan tersebut. Tegas Arul (sapaan).
Koordinator lapangan, Mulyono menambahkan bahwa aksi yang akan kami lakukan adalah mendesak kepada Kementerian PUPR untuk bertanggung jawab dan mendesak KPK agar segera mengaudit kepala balai pompengan Jeneberang sul sel atas dugaan korupsi pada bendungan kareloe tahap II.
Diketahui bahwa kisaran kerugian akibat benjir bandang tersebut mencapai Rp.182.810.174.000,- dengan korban meninggal 15 orang dan satu orang belum ditemukan hingga saat ini. (Adt).






