Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Mas Tom Masih Bersahaja

by Aulia Rachman Siregar
Maret 13, 2016
in Opini
Reading Time: 1min read
Mas Tom Masih Bersahaja
0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Oumo Abdul Syukur

Mas Tom, demikian panggilan bersahabat Bang Sulastomo, Ketua Umum PB HMI Periode 1963-1966, Saat Kongres ke-7 HMI diselenggarakan  di Jakarta pada tanggal 14 September 1963, beliau berasal dari Fakultas Kedokteran UI dan mantan Ketua Hmum HMI cabang Jakarta.

Bicara sesepuh HMI yang satu ini memang tak ada habisnya, kuliah di Fakultas kedokteran UI, setelah wisudah menjadi pempinan harian umum Pelita, penulis, kolumnis media cetak yang cukup produktif diusianya yang sudah senja. Mas Tom, sosok  yang mampu mengkonversi ilmu kedokteran kedalam dunia jurnalistik. Kekritisannya pada dunia mahasiwa tak pernah pudar, terakhir saya membaca tulisan beliau tentang kongres HMI Riau dikolom Opini Kompas. Saat berdiskusi ringan dengan beliau, memang muncul keresahan atas perjalanan HMI dan dinamikanya. Kader mestinya jujur pada dirinya bahwa HMI sudah mudur beberapa langkah, lakukan efaluasi dan benahi mulai dari sekarang.

Kisah muda Sulastomo dipenuhi dengan ketenangan hati dan keteguhan prinsip, hal ini dibuktikan dengan kesuksesannya membawa HMI melalui prahara di rezim Orla. Beliau adalah saksi hidup atas profokasi PKI dan beberapa organisasi dibawahnya mendesak Soekarno untuk sesegera mungkin membubarkan HMI. Tokoh yang didalam jiwanya sudah terpahat rapi konsep-konsep ke-Indonesiaan dan ke-Islaman. Kecintaannya pada HMI selalu diwujudkan dalam tulisan kritis dimedia.

Itu Mas Tom, raganya boleh dikatakan menjelang magrib, tetapi  jiwa aktifisnya seperti matahari baru terbit.

Previous Post

Tensi Politik Menjelang Pilgub Tajam

Next Post

Mahar Politik Mahal, Calon Harus Siap Terjegal.

Related Posts

BGN Kaji Efesiensi Anggaran
Artikel

Audit Triliunan dan Rapuhnya Negara: Mengapa Kebocoran Fiskal Terus Berulang?

April 23, 2026
Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?
Artikel

Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?

April 6, 2026
Default

Menjaga Marwah Bhayangkara: Mengapa Independensi Polri Adalah Harga Mati

Januari 30, 2026
Opini

Menagih Janji di Balik Sepatu Bot Pramono: Mengapa Jakarta 2026 Masih Menjadi Kolam Raksasa?

Januari 24, 2026
Opini

Lumbung Pangan di Balik Jeruji: Saat Penjara Menyuplai Piring Rakyat

Januari 19, 2026
Opini

Mengakhiri Demokrasi Biaya Tinggi:
Pilkada Langsung Itu Gagal: Kenapa Kita Masih Takut Balik ke DPRD?

Januari 5, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved