Jakarta, IndonesiaVisioner – Petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah menyatakan siap maju sebagai calon Independen pada Pilgub DKI 2017. Berbagai spekulasi bermunculan, tambah meningkatnya tensi partai-partai politik akan persaingan pilkada tersebut. Padahal, untuk tahapan resmi yang akan dikeluarkan KPU belum dimulai.
Banyak kalangan pengamat melihat dan menilai kondisitersebut masih kewajaran. Karena DKI adalah ibu kota sehingga otomatis menjadi barometer nasional. Direktur Gagas Nusantara Aridho Pamungkas, mengatakan dalam diskusi bertema Jakarta dan Pemimpin masa depan di warung Kopi santai, Jakarta Pusat (13/3)
Aridho menjelaskan, Pilgub DKI lebih mempunyai pengaruh pada pemlihan Pemilihan Presiden nanti kedepan. Siapapu yang menjadi terpilih DKI 1 akan sangat mungkin masuk dalam bursa calon Presiden untuk Pilpres 2019,” ungkapnya.
Penjelasan Aridho sebelumnya memang sudah diperkuat oleh pernyataan dari salah satu tokoh yang siap maju di pilgub DKI, Yusril Ihza Mahendra, mengupkan hal yang sama.
Bahkan, menurut dia, Pilgub bisa jadi batu loncatan, termasuk bagi dirinya sendiri untuk maju di Pilpres 2019. Yusril juga memperkirakan Ahok akan melakukan yang sama jika menang Pilgub DKI 2017.
Aridho menambahkan menilai hal wajar Ahok maju sebagai calon Independen, karena beberapa partai politik terkesan mengulur waktu dalam penentuan sikap. Ditambah lagi adanya isu Deparpolisasi.
“Tensi politik tentang DKI yang semakin panas harusnya Partai politik mempunyai sikap untuk tetap menjaga seluruh kader dan simpatisan di DKI tetap kondusif,” kata Aridho.







Comments 1