Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Klarifikasi Sejarah Berulang, Dulu HMI Sekarang FPI

by Aulia Rachman Siregar
Januari 31, 2017
in Artikel
Reading Time: 2min read
0
SHARES
41
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Edisi Revisi:

Melihat kondisi kekinian, dimana aparat negara, partai politik (parpol) hingga organisasi masyarakat (ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ramai-ramai menuntut pembubaran Front Pembela Islam (FPI) mengingatkan kita pada era 1960-an, saat Orde Lama dan Partai Komunis Indonesia (PKI) berkuasa.

Saat itu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) digempur dari segala penjuru arah karena menolak paham Nasakom (Nasionalis-Agama-Komunis). Mulai parpol, ormas, hingga aparat negara pro PKI mendesak HMI dibubarkan. Presiden Soekarno pun memberi angin tuntutan itu dengan alasan HMI tidak progresif-revolusioner karena menolak Nasakom.

Sampai-sampai dalam pidatonya di depan anggota CGMI (Central Gerakan Mahasiswa Indonesia–underbow PKI) pentolan PKI DN Aidit berseru: kalau tidak bisa membubarkan HMI lebih baik kalian pakai sarung…!

Sama seperti sekarang, setiap aksi HMI selalu disaingi aksi CGMI dan sayap-sayap PKI lainnya. Ulama dan tokoh-tokoh yang pro HMI difitnah, dikriminalkan, dipenjara, termasuk Buya Hamka. Aksi HMI diserang dan dibubarkan, tidak diberi ruang bernafas sama sekali.

Namun ALLAH MAHA BESAR, MAHA PENOLONG. Alhamdulillaah HMI membuktikan dirinya adalah “Anak Zaman”. HMI gagal dibubarkan, dan tetap eksis sebagai organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia, hingga sekarang akan memperingati Ulang Tahunnya yang ke-70 pada 5 Februari 2017 mendatang. Justru PKI dan Orde Lama yang terjungkal.

Setengah abad berselang, kini FPI yang dibully karena meminta Basuki Tjahaja Purnama penghina Islam dihukum. Pimpinannya, Habib Rizieq Syihab, simpatisan dan tokoh-tokoh yang mendukungnya, dikriminalkan, dikejar-kejar bagaikan teroris. Aksi-aksinya diganggu, dan difitnah sebagai gerakan Islam radikal intoleran.

Sekarang, tinggal bagaimana ummat Islam bersikap. Larut dalam fitnah terhadap FPI, atau menjadikan FPI sebagai aset bangsa yang harus dijaga dari berbagai teror penguasa dzalim serta antek-anteknya.

Terlepas dari itu semua, ALLAH MAHA BESAR-MAHA KUASA. Janji ALLAH akan berlaku, “siapa menolong agama ALLAH, maka ALLAH akan menolongnya”. FPI akan tetap eksis dan jaya, penyerangnya akan terjungkal binasa.

ALLAHUAKBAR…. !!!

Abraham Lagaligo

Ketua Umum HMI Cabang Surabaya 2002-2003.

———————-

Catatan:

*Naskah ini merupakan revisi/koreksi dari naskah yang sudah viral sebelumnya.

** Dimohon semua pihak yang menggunakan naskah ini dapat menghapus/mengabaikan naskah sebelumnya.

*** Dengan ini saya memohon maaf kepada Presidium dan Seluruh KaderGMNI, serta Seluruh Senior dan Alumni GMNI atas kesalahan dalam penulisan sejarah GMNI.

Previous Post

PERMEN PI, IMPLEMENTASI NAWACITA

Next Post

Fenomenal Habib Rizieq dan Kontoversinya

Related Posts

BGN Kaji Efesiensi Anggaran
Artikel

Audit Triliunan dan Rapuhnya Negara: Mengapa Kebocoran Fiskal Terus Berulang?

April 23, 2026
Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?
Artikel

Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?

April 6, 2026
Artikel

Operasi Besar Polri dan Ricuh Bandung: Mengantisipasi Bola Liar Gerakan Mahasiswa

September 2, 2025
Artikel

BPS jangan bahayakan Ekonomi dengan data yang Unreliable

Agustus 9, 2025
Artikel

KP3 POLRI Dorong Wakapolri Baru Penuhi Kriteria “MAMPU” untuk Transformasi Polri

Juni 16, 2025
AI Turun Tangan, Pengangguran Berhamburan
Artikel

AI Turun Tangan, Pengangguran Berhamburan

Juli 15, 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Ketua Pemuda Muncar Bergerak Icha Soroti Korupsi BGN dan Pelemahan Rupiah

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

TERPOPULER

Ketua Pemuda Muncar Bergerak Icha Soroti Korupsi BGN dan Pelemahan Rupiah

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved