Jakarta, 5 Agustus 2026 – Badan Musyawarah (Bamus) Betawi dan Polda Metro Jaya memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan dan kondusivitas Ibu Kota menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang. Komitmen ini disampaikan jajaran pengurus Bamus Betawi yang dipimpin Ketua Umum H. Riano P. Ahmad usai bersilaturahmi dengan jajaran Polda Metro Jaya, Selasa (4/8/2026) .
Wakil Ketua Umum I Bamus Betawi, Munir Arsad, menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara tokoh masyarakat Betawi dan kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Ibu Kota. “Kami hadir sebagai mitra pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan Jakarta tetap aman, damai, dan kondusif. Menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia, seluruh elemen masyarakat harus bersatu menjaga suasana yang sejuk,” ujarnya .
Menurut Munir, sebagai organisasi payung masyarakat Betawi, Bamus Betawi memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah organisasi sekaligus meneruskan perjuangan para tokoh Betawi yang telah meletakkan fondasi bagi kemajuan masyarakat Betawi dan Jakarta. Ia menyebut perjalanan panjang Bamus Betawi dibangun oleh sejumlah tokoh di Ibu Kota, mulai dari Effendi Yusuf sebagai ketua pertama, hingga kini dipimpin H. Riano P. Ahmad .
Sinergi ini merupakan bagian dari semangat “Jaga Jakarta” yang telah digaungkan sejak tahun lalu. Gerakan ini lahir sebagai respons atas peristiwa kerusuhan yang merusak sejumlah fasilitas umum di Jakarta, termasuk Halte Transjakarta Senen Sentral yang kemudian diubah namanya menjadi Halte Jaga Jakarta sebagai simbol pengingat . Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga telah mendeklarasikan Satgas Jaga Jakarta pada November 2025 untuk memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam menjaga keamanan dan kesiapsiagaan kota .
Bamus Betawi mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memecah belah persatuan. Koordinasi dengan Polda Metro Jaya merupakan langkah preventif agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini melalui kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga. “Kami tidak ingin Jakarta mengalami situasi yang merugikan masyarakat. Menjaga Jakarta adalah tanggung jawab kita bersama,” ucap Munir .
Masyarakat pun diajak untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum dan ketertiban kota. Menutup pernyataannya, Munir mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai penguat persatuan antar sesama anak bangsa. “Mari kita bersama-sama menjaga Jakarta. Insya Allah Jakarta akan tetap aman, damai, nyaman, dan menjadi rumah bersama bagi seluruh warga,” pungkasnya .






