Jakarta, 4 Agustus 2026 – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari menyatakan bahwa pemerintah ingin menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai perayaan yang lebih dekat dengan rakyat. Rangkaian kegiatan dirancang secara partisipatif, inklusif, dan terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa hasil dari setiap keringat pembangunan tidak hanya dinikmati segelintir orang, melainkan dapat dirasakan secara nyata, lebih luas, dan merata oleh setiap masyarakat di seluruh pelosok Nusantara,” ujar Qodari dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Peringatan tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” yang menjadi arah bersama bangsa. Tema ini mengajak seluruh elemen untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa melalui kerja keras dan kolaborasi.
Rangkaian Kegiatan yang Disiapkan
Rangkaian Bulan Kemerdekaan telah diawali dengan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Selanjutnya, sepanjang Agustus akan digelar berbagai agenda kenegaraan dan hiburan rakyat.
Pada 14 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR serta Pidato Penyampaian Rancangan APBN 2027 beserta Nota Keuangan di hadapan DPR RI.
Sehari sebelum puncak peringatan, tepatnya 15 Agustus 2026, pemerintah akan menggelar Ziarah Nasional, Apel Kehormatan, dan Renungan Suci sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan dan pahlawan bangsa.
Puncak Perayaan dan Pesta Rakyat
Puncak peringatan akan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, melalui Upacara Detik-Detik Proklamasi dan Upacara Penurunan Bendera Pusaka di Istana Merdeka.
“Presiden Prabowo akan bertindak sebagai inspektur upacara. Masyarakat juga akan diundang dengan peserta sekitar 8.100 peserta,” ujar Qodari.
Pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti upacara secara langsung melalui mekanisme perebutan undangan atau war tiket yang informasinya akan diumumkan kemudian.
Selain upacara kenegaraan, pemerintah juga menyiapkan Pesta Rakyat yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional dan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Berbagai kegiatan seperti panggung hiburan, perlombaan tradisional, pertunjukan seni, hingga pembagian ratusan ribu porsi makanan gratis akan diselenggarakan untuk memeriahkan perayaan bersama masyarakat.
Rangkaian Bulan Kemerdekaan akan ditutup dengan Merdeka Run yang terbuka gratis bagi masyarakat. Acara ini diharapkan mendorong kreativitas generasi muda dan menggerakkan perekonomian masyarakat.






