Jakarta, IndonesiaVisioner-. Belasan orang yang tergabung dalam organisasi Kawan Istana bersama Forum Mahasiswa Maluku Jakarta, melakukan aksi demostrasi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka mendukung KPK untuk menagkap Mafia Infrastruktur Di Komisi V DPR RI.
Riken, Kordinator Lapangan mengemukakan bahwa tujuan demostrasi ini untuk mengingatkan KPK agar tidak lupa kasus yang membelit Damayanti Wisnu Putranti yang tertangkap tangan (OTT) oleh KPK dalam kasus mafia Proyek infrastruktur di komisi V.
” jagan-jangan karena Damayanti adalah anggota dewan dari partai berkuasa sehingga KPK takut membogkar mega skandal ini” lanjut riken dalam orasinya yang dilakukan Jum’ad (8/4/2016)
Kata Riken, Tertangkapnya kader moncong putih mestinya membuka kotak pandora anggota-anggota komisi V yang ikut bermain dalam pusaran mafia infrastruktur. Kami menduga kuat ada free 40 milliar mega proyek mengalir kesejumlah anggota dan kader partai di komisi infrastruktur tersebut.
Kehadiran kami untuk mengingatkan KPK agar jangan sampai Amnesia dengan kasus infrastruktur di komisi V yang melibatkan anggota dan ketua komisi infrastruktur. Tegasnya.
Kami juga meminta KPK untuk menetapkan sprindik baru kepada Mereka yang disebut Damayanti seperti Andi Taufan Tiro (ATT) kader PAN, Andi Iwan Darmawan Aras (AID) Kader Gerindra. Umar Arsal (UA) Kader PD, Fahri Djemi Francis (FJ) Kader Gerindra.
” ini mega skandal yang harus ditangani serius, andai KPK mendiamkan kami akan turun lagi dalam jumlah yang lebih banyak” kecam Riken. (MR. Vis)






