Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Hilman Mengaku Mobil Setnov Melaju Kencang

by Aulia Rachman Siregar
April 27, 2018
in HUKUM
Reading Time: 2min read
Hilman Mengaku Mobil Setnov Melaju Kencang
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Visioner- Majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jakarta mencecar mantan jurnalis Metro TV Hilman Mattauch mengenai peristiwa kecelakaan mobil bekas Ketua DPR Setya Novanto pada 16 November 2017.

“Saat keluar DPR, saya lihat GPS macet, jadi lebih dekat lewat belakang Permata Hijau, dari perempatan Permata Hijau ke jalan Panjang,” kata Hilman dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (26/4/2018) malam.

Hilman baru mulai bersaksi pada sekitar pukul 22.00 WIB untuk mantan pengacara Ketua DPR Setya Novanto, Fredrich Yunadi yang didakwa bersama-sama dengan dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo yang menghindarkan Setnov diperiksa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi KTP-Elektronik.

“Kejadiannya di jalan satu arah di sebelah kiri tapi menabrak ke kanan, nabrak lampu penerangan jalan, bukan tiang listrik. Pelek mobil pecah sebelah kanan, as mobil pecah, roda juga habis, karena kena pembatas jalan,” ungkap Hilman.

“Tadi katanya pelan-pelan jalannya mobil karena di perumahan, kok bisa begitu? Kira-kira berapa spidometernya?,” tanya ketua majelis Saifudin Zuhri.


“Saya lupa tapi cukup kencang, mungkin sekitar 50 km/jam,” jawab Hilman.

“Saya lihat Pak Setnov di belakang dan Reza marah ke saya, lalu Reza membopong Pak Novanto ke lampu merah ke arah depan, sambil marah-marah dengan kata-kata kasar,” jelas Hilman.

Hilman mengaku tidak mengikuti keduanya karena kaget dan takut, ia bahkan sempat muntah.

“Reza sempat balik ke mobil lalu saya telepon kantor mengatakan kecelakaan,” ungkap Hilman.

Tak lama setelah kejadian, seorang tukang ojek menghampirinya dan menawarkan untuk mengantarkan Hilman ke RS Medika Permata Hijau karena tukang ojek itu sudah mengantarkan Setnov ke rumah sakit yang sama.

“Saya bengong saja, shock, saya lalu naik ojek tadi ke kantor. Saya ditanyai di kantor dan saya telepon derek dan ternyata sudah dibawa ke Satlantas Pancoran,” jelas Hilman

Tags: HilmanKencangSetnov mobil
Previous Post

Polda Jatim Akan Teliti Korban Miras Oplosan

Next Post

Ahmad Yohan: Gerindra jangan Urus Rumah Tangga PAN

Related Posts

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi
HUKUM

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Mei 26, 2026
RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara
HUKUM

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Mei 21, 2026
Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit
HUKUM

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

April 27, 2026
BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes
HUKUM

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

April 24, 2026
KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan
HUKUM

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

April 24, 2026
Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif
HUKUM

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

April 24, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved