Indonesia Visioner
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Siapa Layak Jadi Bupati Bangkalan Ramaikan Bursa Pilkada Serentak 2024

by Visioner Indonesia
Maret 20, 2024
in HUKUM
Reading Time: 3min read
Foto : Ilustrasi

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan digelar serentak pada hari Rabu 27 November 2024 mendatang. Pilpres dan Pileg baru saja sudah selesai, tinggal pemilihan kepala daerah yaitu Gubernur dan Bupati atau Walikota. Masing-masing partai politik yang lolos mendapatkan kursi di DPRD Bangkalan tentunya sudah bersiap-siap berlaga dengan jagonya di Pilkada baik melalui koaliasi atau tanpa gabungan karena sudah memenuhi persyaratan dalam ketentuan peraturan mencalonkan Bupati atau Wakil Bupati sehingga tidak koalisi dengan partai lainnya.

Bursa kandidat calon Bupati Kabupaten Bangkalan 2024 mulai mencuat.

Terutama karena jauh hari jelang penetapan KPU Jawa timur masyarakat Bangkalan telah mengetahui partai pemenang Pileg 2024 di daerah.

Rekapitulasi perolehan suara di tingkat Kabupaten, sudah tuntas dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan.

Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapatkan suara terbanyak 148.803, suara. Diikuti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 103.803 suara, dan peringkat ketiga diperoleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 87.566 suara.

Dari hasil perolehan suara tersebut, hampir dipastikan kursi Ketua DPRD Bangkalan akan ditempati oleh kader PKB, dengan perolehan 9 kursi.

PDIP diprediksi meraih 7 kursi, Gerindra 6 kursi, PPP 6 kursi, Golkar 4 kursi, Nasdem 4 kursi, PAN 5 kursi, Demokrat 4 kursi, Hanura 2 kursi, Gelora dan Perindo masing-masing 1 kursi.
Empat partai besar di Bangkalan yakni Partai PKB, Partai Nasdem, Partai Gerindra, dan Partai PDI Perjuangan menggondol total 18 Kursi dari hanya 25 Kursi yang diperebutkan.

Hal ini menjadi menarik untuk pilkada Bangkalan 2024 dengan adanya nama-nama yang bakal masuk ke Bursa Calon Bupati Bangkalan selanjutnya.

“Memang banyak nama yang beredar di masyarakat, ketokohan di masyarakat dan kendaraan partai politik adalah yang menentukan kekuatan calon kepala daerah Kabupaten Bangkalan ke depan” sebut Ketua Organisasi Pemuda Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, Rabu (20/3/2024).

Romadhon menaksir tujuh nama yang diperhitungkan dalam kontestasi bursa Calon Bupati Bangkalan yakni Safiuddin Asmoro (PKB), KH. Hasani bis Zuber (Demokrat), Mahfudz (PDIP), KH. Hasbullah Muhtaram (PPP), R. KH. Nasih Aschal (Nasdem), R. Imron Amin (Gerindra) dan H. Aziz (PAN)

“Tujuh nama besar ini, mengerucut dari spekulasi politik atas banyaknya nama tokoh yang telah diseleksi berdasarkan tiket berupa dukungan minimal 10 Kursi di DPRD,” kata Romaddon.

Ketujuh tokoh ini dianggap memiliki posisi tawar yang kuat dan telah memiliki basis massa yang nyata di akar rumput serta terbukti bisa bersaing menjadi kosong satu di Kabupaten Bangkalan.

Selain itu Awang Dharmawan sebagai Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya menjelaskan bahwa, “mesin relawan dan kampanye politik yang sudah berjalan pada pemilihan legislatif 2024, dapat menjadi keuntungan bagi para legislatif terpilih untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bangkalan.

Terlebih ada beberapa anggota DPR RI dan DPRD Jawa Timur incumbent yang berasal dari Bangkalan yang terbukti memiliki basis pemilih yang kuat.” Menanggapi tujuh nama bursa calon kepala daerah tersebut, Awang menyatakan bahwa potensi ketokohan juga harus diperkuat dengan rekam pengalaman kerja dan program apa saja yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bangkalan, semakin dikenal ketokohannya dan kontribusinya bagi masyarakat maka semakin menjadi modal penting dalam kontestasi Pilkada Bangkalan ke depan.

Previous Post

JAN Apresiasi Cooling System Polri Pemilu 2024

Next Post

Viral Video Diduga Pungli Pengurusan Sporadik Tanah di Kikim Tengah, Mahendra: Sangat Memalukan

Related Posts

Muhadjir Effendy Akui Teken Surat Pengalihan Kuota Haji di Sidang Korupsi
HUKUM

Muhadjir Effendy Akui Teken Surat Pengalihan Kuota Haji di Sidang Korupsi

September 1, 2026
UU ITE Digugat ke MK: Kewenangan Pemerintah Putus Akses Dinilai “Cek Kosong”
HUKUM

UU ITE Digugat ke MK: Kewenangan Pemerintah Putus Akses Dinilai “Cek Kosong”

September 1, 2026
Romli Atmasasmita: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif, JAN: Modal Kuat Jaga Kepercayaan Publik
HUKUM

Romli Atmasasmita: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif, JAN: Modal Kuat Jaga Kepercayaan Publik

September 1, 2026
Amran “Bersih-bersih” Kementan, 13 Pejabat Dicopot Gara-gara Judol!
HUKUM

Amran “Bersih-bersih” Kementan, 13 Pejabat Dicopot Gara-gara Judol!

September 1, 2026
Ibam Kecewa Vonis Nadiem Diperberat: “Keadilan Bukan Ditentukan Suara Mayoritas!”
HUKUM

Ibam Kecewa Vonis Nadiem Diperberat: “Keadilan Bukan Ditentukan Suara Mayoritas!”

September 1, 2026
Warga Tewas Setelah Demo 27 Agustus, Kompolnas: Harus Diusut Tuntas!
HUKUM

Warga Tewas Setelah Demo 27 Agustus, Kompolnas: Harus Diusut Tuntas!

September 1, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Ironi RI Kaya Kelapa Tapi Impor Puluhan Ribu Ton Santan dari Singapura

Destry Damayanti Resmi Gubernur BI, Perry Warjiyo Beri Pesan: Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak

Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke TNI Tertinggi, DPR Terendah

Irjen Agus Suryonugroho Purnabakti: Seragam Polantas Adalah Janji kepada Masyarakat

Muhadjir Effendy Akui Teken Surat Pengalihan Kuota Haji di Sidang Korupsi

Ario Soejono, Putra Tulungagung yang Jadi Menteri Pertama di Pemerintahan Belanda

TERPOPULER

Ironi RI Kaya Kelapa Tapi Impor Puluhan Ribu Ton Santan dari Singapura

Destry Damayanti Resmi Gubernur BI, Perry Warjiyo Beri Pesan: Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak

Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke TNI Tertinggi, DPR Terendah

Irjen Agus Suryonugroho Purnabakti: Seragam Polantas Adalah Janji kepada Masyarakat

Muhadjir Effendy Akui Teken Surat Pengalihan Kuota Haji di Sidang Korupsi

Ario Soejono, Putra Tulungagung yang Jadi Menteri Pertama di Pemerintahan Belanda

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
  • COMPANY PROFILE

Indonesia Visioner - All Rights Reserved