Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Polda Metro Jaya Bentuk Direktorat Khusus PPA & PPO, Publik Titip Harapan Besar pada Kepemimpinan Baru

by Visioner Indonesia
Januari 12, 2026
in HUKUM
Reading Time: 2min read

Jakarta – Polda Metro Jaya resmi memperkuat struktur organisasinya dengan membentuk Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO). Direktorat ini dipimpin oleh Rita Wulandari dan dilantik langsung oleh Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (12/1/2025).

Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa pembentukan direktorat ini bukan sekadar penambahan struktur, melainkan penguatan komitmen institusi dalam melindungi kelompok rentan. Penanganan kasus perempuan, anak, dan perdagangan orang dinilai membutuhkan pendekatan khusus yang mengedepankan empati, keadilan, dan perlindungan hak asasi manusia.

Apresiasi atas langkah ini datang dari masyarakat sipil. Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) menilai pembentukan Dirres PPA dan PPO sebagai sinyal kuat bahwa Polri semakin serius menjadikan korban sebagai pusat keadilan. Ketua JAN, Romadhon Jasn, menyebut kebijakan ini sebagai lompatan penting dalam reformasi pelayanan kepolisian.

Dalam sambutannya, Irjen Asep menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme. Ia meminta jajaran Dirres PPA dan PPO menjalankan tugas dengan kepekaan tinggi terhadap korban, serta menjadikan keadilan substantif sebagai tujuan utama, bukan sekadar penyelesaian administrasi perkara.

Romadhon Jasn menilai pesan Kapolda tersebut sangat relevan dengan kebutuhan publik hari ini. “Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak bisa ditangani dengan pendekatan biasa. Dibutuhkan empati, keberanian, dan kepemimpinan yang berpihak pada korban. Penunjukan Kombes Rita Wulandari adalah langkah tepat,” ujarnya.

Irjen Asep juga mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektoral dengan lembaga perlindungan, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat. Menurutnya, pencegahan dan penindakan kejahatan PPA dan PPO hanya bisa efektif jika dilakukan secara kolaboratif dan responsif terhadap laporan warga.

JAN berharap kehadiran direktorat ini menjadi standar baru pelayanan kepolisian. “Kami berharap Dirres PPA dan PPO menjadi rumah aman bagi korban. Jangan ada lagi rasa takut melapor. Publik menaruh harapan besar agar keadilan benar-benar dirasakan,” kata Romadhon.

Sebagai penutup, Romadhon menegaskan bahwa langkah ini memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. “Jika dijalankan konsisten, direktorat ini bisa menjadi wajah baru Polri yang humanis dan berkeadilan. Negara hadir bukan hanya untuk menindak pelaku, tetapi memulihkan korban,” pungkasnya.

Previous Post

Haramkan PLTU Baru, PLN Ditantang Jawab Utang Rp711 T: Mampukah?

Next Post

Diduga Nistakan Agama, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan GPMN Jatim ke Polisi

Related Posts

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang
HUKUM

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Agustus 24, 2026
Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di Sembilan Polda, Terbanyak dari Riau
HUKUM

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di Sembilan Polda, Terbanyak dari Riau

Agustus 23, 2026
Menyingkap Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Digerebek, Polisi Sita 360.000 Lembar
HUKUM

Menyingkap Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Digerebek, Polisi Sita 360.000 Lembar

Agustus 23, 2026
KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta
HUKUM

KPK Ungkap Jalur Mandiri Jadi Ladang Korupsi: 73 Kursi Unsoed “Dijual”, Tarifnya Rp50-500 Juta

Agustus 23, 2026
KPK Duga Ada Peran Guru di Kasus Korupsi Penerimaan Maba Unsoed, Harga Kursi Rp50-500 Juta
HUKUM

KPK Duga Ada Peran Guru di Kasus Korupsi Penerimaan Maba Unsoed, Harga Kursi Rp50-500 Juta

Agustus 22, 2026
KPK OTT Rektor Unsoed: Jual Beli Kursi di Tiga Fakultas, Kampus Lain Ikut Dievaluasi
HUKUM

KPK OTT Rektor Unsoed: Jual Beli Kursi di Tiga Fakultas, Kampus Lain Ikut Dievaluasi

Agustus 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

Prabowo Panggil Menhan Sjafrie dan Kepala BIN ke Hambalang, Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Rekening Donasi Demo 27 Agustus Diblokir, Warga Mengeluh: “Kami Salah Apa?” Jangan Asal Blokir!

Isu Hijab di Unhan Viral, Kemhan Beri Bantahan dan Evaluasi Aturan

TERPOPULER

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

Prabowo Panggil Menhan Sjafrie dan Kepala BIN ke Hambalang, Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Rekening Donasi Demo 27 Agustus Diblokir, Warga Mengeluh: “Kami Salah Apa?” Jangan Asal Blokir!

Isu Hijab di Unhan Viral, Kemhan Beri Bantahan dan Evaluasi Aturan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved