Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Haramkan PLTU Baru, PLN Ditantang Jawab Utang Rp711 T: Mampukah?

by Visioner Indonesia
Januari 12, 2026
in BUMN
Reading Time: 2min read

JAKARTA – Memasuki pekan kedua Januari 2026, PT PLN (Persero) di bawah kepemimpinan Darmawan Prasodjo mengambil langkah paling berani dalam sejarah energi nasional: menghentikan total seluruh proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara baru. Kebijakan “haram batu bara” ini menjadi tiket emas yang membawa PLN masuk ke jajaran elit Fortune Global 500.

Namun, di balik narasi hijau yang memukau dunia, sebuah tantangan finansial raksasa membayangi. Laporan neraca terbaru menunjukkan beban utang PLN masih bertengger di angka Rp711 triliun per awal 2026. Pertanyaan besar pun muncul ke permukaan: mampukah PLN membiayai transisi energi tanpa membuat neraca keuangan negara jebol?

Dukungan Penuh dengan Catatan

Romadhon Jasn, perwakilan masyarakat sipil yang konsisten mengawal transformasi PLN, menyatakan bahwa publik berada di belakang PLN dalam visi transisi energi ini. Namun, ia mengingatkan agar manajemen tidak terjebak dalam “euforia citra” yang mengabaikan fundamental ekonomi.

“Kita harus bangga, PLN sekarang bicara bahasa dunia dengan target Net Zero Emission. Ini adalah penguatan bagi kedaulatan energi kita,” ujar Romadhon dalam diskusi publik di Jakarta, Senin (12/1).

“Namun, sebagai sahabat yang ingin PLN kuat, saya harus mengingatkan: hati-hati. Utang Rp711 triliun itu nyata. Transisi dari fosil ke EBT butuh modal raksasa. Jangan sampai ambisi ‘mengharamkan’ batu bara justru memicu beban bunga utang yang ujung-ujungnya dibebankan ke tarif rakyat atau subsidi APBN yang makin membengkak,” tambahnya dengan nada mengingatkan.

Laba Triliunan vs Ketergantungan Subsidi

PLN memang mencatatkan laba usaha impresif sebesar Rp30,6 triliun pada semester I-2025. Prestasi ini menjadi alasan kuat bagi pemerintah untuk menahan tarif listrik tetap (tidak naik) pada triwulan I-2026 guna menjaga daya beli masyarakat.

Akan tetapi, Romadhon Jasn memberikan analisis yang lebih dalam. Ia menyoroti bahwa laba tersebut masih berkelindan dengan subsidi listrik Rp104,97 triliun dari APBN tahun ini. “Kita ingin melihat PLN yang labanya organik dari efisiensi dan penjualan, bukan sekadar kompensasi negara. Ke depannya, transparansi alokasi investasi hijau senilai Rp3.000 triliun dalam RUPTL harus dipelototi agar tepat sasaran,” tegasnya.

Ujian Keandalan di Lapangan

Selain isu finansial, viralnya lonjakan transaksi SPKLU di Bali hingga 751 persen menjadi bukti infrastruktur PLN mulai adaptif. Namun, masyarakat sipil mengingatkan agar fokus tidak hanya di kota besar.

“Dukungan kami kepada Darmawan Prasodjo adalah dukungan yang mengikat hati. Kami ingin beliau sukses, tapi kesuksesan itu harus dirasakan warga di pelosok yang masih sering mati lampu, bukan cuma indah di presentasi Fortune 500,” tutup Romadhon.

Kini, publik menunggu pembuktian PLN. Apakah kebijakan mengharamkan PLTU baru ini akan menjadi tonggak kemandirian energi, atau justru menjadi beban sejarah baru dalam tumpukan utang yang kian tinggi?

Previous Post

Pleno Tandingan Pilkades Masalili Dituding Sarat Kongkalikong dan Nepotisme

Next Post

Polda Metro Jaya Bentuk Direktorat Khusus PPA & PPO, Publik Titip Harapan Besar pada Kepemimpinan Baru

Related Posts

Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa
BUMN

Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa

Agustus 22, 2026
Aset BUMN Idle Rp50 Triliun per Tahun, Pemerintah Buka Kolaborasi Swasta: Ini Daftar Proyek Prioritas
BUMN

Aset BUMN Idle Rp50 Triliun per Tahun, Pemerintah Buka Kolaborasi Swasta: Ini Daftar Proyek Prioritas

Agustus 22, 2026
Pemerintah Wajib Batasi BBM Orang Kaya, Tahun Depan Jadi Prioritas
BUMN

Pemerintah Wajib Batasi BBM Orang Kaya, Tahun Depan Jadi Prioritas

Agustus 22, 2026
“Prabowo: Swasta Boleh Kelola Aset BUMN, Tapi Siapa yang Awasi?”
BUMN

“Prabowo: Swasta Boleh Kelola Aset BUMN, Tapi Siapa yang Awasi?”

Agustus 22, 2026
Ubah Sampah Jadi Rupiah, Program PLN EPI Raup Cuan Hingga Rp1,5 Juta Per Bulan
BUMN

Ubah Sampah Jadi Rupiah, Program PLN EPI Raup Cuan Hingga Rp1,5 Juta Per Bulan

Agustus 22, 2026
Aset BUMN Banyak yang Nganggur, Pemerintah Libatkan Swasta untuk Optimalisasi
BUMN

Aset BUMN Banyak yang Nganggur, Pemerintah Libatkan Swasta untuk Optimalisasi

Agustus 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

Prabowo Panggil Menhan Sjafrie dan Kepala BIN ke Hambalang, Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Rekening Donasi Demo 27 Agustus Diblokir, Warga Mengeluh: “Kami Salah Apa?” Jangan Asal Blokir!

Isu Hijab di Unhan Viral, Kemhan Beri Bantahan dan Evaluasi Aturan

TERPOPULER

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Maulid Nabi?

Prabowo Panggil Menhan Sjafrie dan Kepala BIN ke Hambalang, Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Rekening Donasi Demo 27 Agustus Diblokir, Warga Mengeluh: “Kami Salah Apa?” Jangan Asal Blokir!

Isu Hijab di Unhan Viral, Kemhan Beri Bantahan dan Evaluasi Aturan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved